
"Mama mau ngomongin apa ya? sepertinya ada yang serius, apa mama mau ngomongin soal hubungan aku dan Reyna?" Abian menebak-nebak sendiri.
Lalu Abian menelpon Reyna dan berkata padanya " Rey, nanti pulang kerja kamu ikut ke rumah ya?" ujar Abian di telpon.
"Ikut ke rumahmu Bi, ada apa ?" tanya Reyna.
"Mama barusan telpon aku dan menyuruh aku untuk ngajak kamu ke rumah ku," ucap Abi.
"Mmm ... memangnya ada apa ya Bi?" tanya Reyna lagi.
"Aku juga gak tahu Rey, tapi mama bilang tadi ada sesuatu yang mau di bicarakan sama kita berdua."
"Kita berdua?" lagi-lagi Reyna bingung.
"Iya Rey."
"Mmm ... iya udah Bi," jawab Reyna akhirnya.
"Ya udah kalau begitu kamu nanti jangan lupa kasih tahu Bik Sum kalau kamu pulang telat hari ini biar dia gak bingung dan cemas Rey," kata Abi mengi ngatkan Reyna.
__ADS_1
"Iya Bi," jawab Reyna yang kemudian menutup telepon dari Abi.
Reyna mengerutkan kedua alisnya sambil memikirkan sesuatu " Tante Dewi menyuruh Abi mengajak aku ke rumahnya dan Tante Dewi mau ngomongin sesuatu sama aku dan Abi? kira-kira Tante Dewi mau ngomongin apa ya?" Reyna bermonolog.
"Rey, Reyna," panggil pak Dewa yang tiba-tiba masuk kedalam ruangan Reyna dan sudah berdiri di hadapan Reyna.
Seketika Reyna terhenyak dari lamunannya" Iya pak ada apa?" tanya Reyna gelagapan.
"Kamu lagi ngelamunin apa kok sampai gak dengar aku datang tadi," ucap Dewa pada Reyna.
" Mmm ... gak ada pak," ujar Reyna.
"Mmm ... gak ada pak, saya gak ada masalah apa-apa," ujar Reyna.
"Jangan sungkan Rey, kalau kamu ada masalah dengan Abi misalnya...aku juga siap denan senang hati akan membantumu," Dewa tersenyum pada Reyna.
"Iya pak makasih, mmm ... pak Dewa kesini ada perlu apa ya?" tanya Reyna lebih lanjut.
"Oh iya, aku mau minta laporan finansial perusahaan yang bulan kemaren," ujar Dewa.
__ADS_1
"Kenapa pak Dewa gak telpon saja, biar nanti saya yang antarkan ke ruangan pak Dewa," kata Reyna.
"Gak apa-apa Rey, aku lagi pingin keluar ruangan,. aku lagi jenuh di dalam terus dan pingin cari angin segar," ucap Dewa.
"Oh iya pak, tunggu sebentar ya saya ambilkan dulu laporannya," ujar Reyna sambil bergegas berjalan menuju ke rak penyimpanan dokumen-dokumen.
Tak berapa lama Reyna sudah menemukan laporan yang di minta Dewa tadi dan dia langsung menyerahkannya pada Dewa " Ini pak laporannya," ujar Reyna sambil menyodorkan laporan itu pada Dewa.
Dewa lalu menerima laporan finansial yang di berikan Reyna padanya, lalu Dewa membuka lembar demi lembar laporan itu dan membacanya dengan seksama " Oke Rey, laporannya aku bawa dulu ya," ujar Dewa pada Reyna.
"Iya pak ."
Kemudian Dewa bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari ruang kantor Reyna.
Waktu sudah menunjukkan pukul empat sore ini dan waktunya semua karyawan mengakhiri pekerjaannya, pun begitu juga dengan Reyna dan Abian mereka juga sedang berkemas untuk pulang.
Reyna keluar dari ruang kantornya dan dia celingukan mencari Abian yang tidak tampak batang hidungnya.
"Abi mana ya kok belum kesini? apa aku samperin aja ya ke ruangannya," ucap Reyna sambil menatap lurus ke arah ruang kantor Abian.
__ADS_1