Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 73


__ADS_3

"Kalau begitu ayo silahkan makan," ujar Bu Dewi pada semuanya.


Kemudian mereka pun mulai makan malam bersama.


Tak ada pembicaraan yang terjadi diantara Abian, reyna dan Mala, semuanya pada diam dan sepertinya Bu Dewi menyadari akan hal itu lalu dia membuka pembicaraan pada ketiganya.


"Reyna, Mala ayo nambah lagi nasinya jangan sungkan-sungkan," ucap Bu Dewi sambil menatap pada Reyna dan Mala.


"Iya Tante," jawab Reyna dan Mala hampir bersamaan.


"Bi, kamu nambah gih nasinya," ucap Bu Dewi pada Abian.


"Iya ma," jawab Abian masih sibuk mengunyah makanannya yang belum habis.


"Rey, nanti rantangnya kamu bawa pulang sekalian ya," kata Bu Dewi pada Reyna.


"Iya Tante," jawab Reyna sambil menghentikan makannya menatap Bu Dewi.

__ADS_1


Setelah menyelesaikan makan malam mereka pun bercengkrama di ruang tengah.


Karena jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam ini, sementara Mala juga belum mau beranjak untuk pulang, Reyna sebenarnya ingin segera pulang karena menurutnya sudah malam dan dia tidak bisa memotong obrolan papa dan mama nya Abian akhirnya dia kirim pesan ke Abi lewat WhatsApp ke ponsel Abian yang duduk di hadapannya.


"Bi sudah jam sembilan aku mau pulang, tapi aku gak enak mau memotong obrolan papa dan mama kamu, gimana?" begitu bunyi pesan WhatsApp yg dikirim Reyna pada Abian.


"Iya Rey, aku akan bilang pada papa dan mama ya," balas WhatsApp Abi pada Reyna.


Reyna menatap Abian dan menganggukkan kepalanya dengan tersenyum.


Bu Dewi melihat ke arah jam dinding yang memang sudah menunjukkan angka sembilan.


"Oh iya Bi, gak terasa ngobrol panjang lebar sampai lupa waktu, ya udah kamu antar Reyna dan Mala duku ya," ujar Bu Dewi pada Abi.


"Sebenarnya saya masih ingin ngobrol lagi sama Tante, tapi...karena Abi ngajak pulang ya udah Tante lain kali aja kita ngobrol lagi," ucap Mala pada Bu Dewi.


"Iya gak apa-apa lagian ini sudah malam gak baik anak perempuan malam-malam masih di luar rumah," kata Bu Dewi.

__ADS_1


"Mmm ... saya pamit pulang dulu ya Tante," ujar Reyna pada Bu Dewi.


"Iya Rey, oh ya rantang kamu sebentar ya Tante ambilkan," kemudian Bu Dewi berjalan menuju ke arah meja makan yang tak jauh dari ruang tengah tempat mereka ngobrol tadi.


"Bik, ini rantangnya sudah di isi makanan yang aku bilang tadi kan?" tanya Bu Dewi sambil berbisik pada bibik yang sedang lewat di sana.


"Iya Bu sudah semua," bisik bibik juga pada Bu Dewi.


Bu Dewi tersenyum pada bibik, Bu Dewi sengaja mengisi rantang Reyna dengan masakan Bu Dewi sendiri yaitu soto daging olahannya sendiri.


Lalu Bu Dewi berjalan ke arah Reyna yang masih duduk di ruang tengah bersama yang lainnya.


"Rey, ini rantangnya," Bu Dewi menyerahkan rantang itu pada Reyna sambil tersenyum.


"Iya Tante," Reyna mengambil rantang itu dan ia merasa rantang itu terasa berat seperti ada isinya tapi karena Bu Dewi tidak mengatakan apa-apa jadinya Reyna juga tidak bertanya.


"Sudah ya ma, aku anterin Reyna pulang dulu," ucap Abi.

__ADS_1


__ADS_2