Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 57


__ADS_3

Pagi ini Bu Dewi kelihatan sangat sumringah melihat pak Yuda suaminya sudah sadar dari kecelakaan kemarin yang menimpanya itu.


Pak Yuda mengamati ke sekeliling ruangan kamar tempatnya di rawat saat ini.


"Pa, papa sudah siuman," ucap Bu Dewi sambil tersenyum dan mendekat ke arah pak Yuda.


"Papa di mana ma?" tanya pak Yuda pada Bu Dewi.


"Papa sekarang ada di rumah sakit, papa di rawat di sini karena kemarin papa mendapat kecelakaan dan sempat tidak sadar serta kehilangan banyak darah jadinya juga memerlukan transfusi darah pa," tutur Bu Dewi sambil mengusap kening pak Yuda.


"Transfusi ma?" tanya pak Yuda.


"Iya pa, dan karena stok darah yang cocok dengan darah papa di sini kosong jadinya Abi mencari pendonor di kantornya," ucap Bu Dewi.


"Terus siapa yang mau mendonorkan darah nya untuk papa ma?" tanya pak Yuda lagi pada istrinya.


"Mala pa, teman kantor Abian yang sering ngasih masakan hasil buatannya sendiri itu pa," ucap Bu Dewi antusias.


"Iya ma," jawab pak Yuda sambil memegangi kepalanya.

__ADS_1


"Pa, kenapa pa?" tanya Bu Dewi jadi panik melihat pak Yuda yang memegangi kepalanya.


"Ma, papa kenapa?" tanya Abian yang tiba-tiba menyeruak masuk ke dalam kamar papanya.


"Gak tahu ini Bi, tiba-tiba kepala papa sakit katanya," ujar Bu Dewi pada Abian.


"Memangnya tadi papa ngapain ma?" tanya Abi lagi sambil mendekat pada papanya.


"Mmm ... tadi itu mama lihat papa sudah siuman, lalu mama ajak ngobrol dan mama ceritakan perihal donor darah yang di proses kemaren itu," tutur Bu Dewi menjelaskan pada Abian.


"Mama, papa kan baru sadar harusnya mama gak usah banyak cerita dulu perihal itu pada papa," kata Abian menyesalkan tindakan mamanya.


"Iya Bi, mama terlanjur senang sewaktu melihat papa sudah siuman tadi," ucap Bu Dewi yang menyesali perbuatannya tadi.


"Iya cepetan ya Bi," suruh Bu Dewi pada Abian.


"Iya ma," ujar Abian sambil bergegas berjalan keluar dari kamar papanya dan berjalan menuju ke ruang jaga perawat.


"Permisi mbk, bisa minta tolong dokter untuk di cekkan keadaan papa saya," ujar Abian pada perawat yang ada di ruang jaga tersebut.

__ADS_1


"Kenapa dengan papanya mas?" tanya perawat itu pada Abian.


"Saya juga tidak tahu, tadi kata mama masih ngobrol sama mama tapi lama-lama papa memegangi kepalanya sambil mengeluh sakit," ucap Abian pada perawat itu.


"Mmm ... baik saya akan info ke dokter," kata mbk perawat itu dengan ramah pada Abian.


"Iya, makasih mbk," tutur Abi.


Lalu Abian pergi meninggalkan ruang perawat itu dan berjalan kembali menuju ke kamar papanya.


"Bagaimana Bi?" tanya Bu Dewi ketika melihat Abian masuk ke dalam kamar papanya.


"Sebentar lagi dokter ke sini ma," kata Abian.


Dan tak berapa lama kemudian dokter dan seorang perawat masuk kedalam kamar pak Yuda, lalu dokter itu memeriksa keadaan pak Yuda.


"Bagaimana kondisi suami saya dok?" tanya Bu Dewi setelah dokter memeriksa suaminya.


Dokter muda itu menatap Bu Dewi yang kelihatan masih panik.

__ADS_1


"Pak Yuda tidak apa-apa Bu, itu cuma sakit kepala ringan dan sebaiknya biarkan pak Yuda istirahat saja dulu jangan terlalu di paksa banyak bicara," tutur dokter muda tersebut dengan ramah.


"Baik dok, terimakasih," kata Bu Dewi yang sudah terlihat lega sekarang.


__ADS_2