Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 111


__ADS_3

"Terus!" ucap Dewa pada Mala.


"Terus kenapa juga ijinnya barengan sama Abian?" Mala makin penasaran.


Dewa mengerucutkan bibirnya sambil menatap Mala " Emangnya kenapa kalau mereka ijinnya barengan, gak boleh gitu atau kamu takut mereka melangsungkan pernikahan hari ini makanya ijin bareng-bareng," seloroh Dewa membuat hati Mala sedikit terkejut.


"Menikah? Ijinnya barengan? mungkin benar juga apa yang di katakan pak Dewa," batin Mala sambil mengernyitkan dahinya.


"Kenapa diam Mala? kamu takut ya Reyna dan Abian menikah," Dewa tertawa terbahak-bahak seolah meledek Mala yang sedang was-was.


"Apa sih pak, gak lucu," kata Mala sambil melangkah keluar dari ruang kantor Dewa.


"Malah pergi dia," ucap Dewa melihat Mala yang tiba-tiba ngeloyor pergi dari ruangan nya.


Di kantor KUA


"Selamat kalian sudah sah menjadi Suami istri," pak Simon mengulurkan tangannya pada Abian dan Reyna yang sudah melewati prosesi pernikahan di KUA yang di pimpin sendiri oleh pak Simon teman pak Yuda papanya Abi.

__ADS_1


"Terimaksih pak," ujar Abian tersenyum bahagia menyambut uluran tangan pak Simon.


Begitu juga halnya dengan Reyna dia pun menyalami tangan pak Simon.


Dengan mengulas senyumnya sambil menganggukkan kepalanya dengan ramah tanda terimakasih pada pak Simon.


"Terimaksih Simon sudah membantu aku menikahkan anakku," ujar pak Yuda pada pak Simon.


"Sama-sama Yuda, oh ya jangan lupa kamu aku tunggu main-main ke rumah bersama keluargamu ya," kata pak Simon.


"Iya, aku pasti akan ke sana bersama keluargaku, kalau begitu aku pamit dulu," ucap pak Yuda.


Di ikuti oleh Bu Dewi, Abian dan Reyna mereka bertiga berjalan bersama di belakang pak Yuda dan pak Simon.


Pak Simon hanya mengantar sampai depan ruangannya saja dan setelah itu dia masuk kembali karena ada jadwal pernikahan lain yang sudah menunggu nya juga.


Sebelum masuk ke dalam mobil, Bu Dewi terlebih dulu memberi selamat pada Reyna dan Abian "Selamat ya semoga kalian menjadi keluarga yang samawa sampai nanti," ucap Bu Dewi tersenyum bahagia pada anak dan menantunya itu.

__ADS_1


Reyna tersenyum tersipu sambil berkata pada Bu Dewi " Makasih Tante," ucapnya.


"Rey ... jangan panggil Tante lagi, panggil mama mulai sekarang ya kamu kan sudah jadi istrinya Abi sekarang dan itu tandanya kamu sekarang juga jadi anak mama," tutur Bu Dewi pada Reyna.


Mata Reyna berkaca-kaca ia mencoba untuk tidak menjatuhkan buliran bening itu ," Iya ma," ucapnya terharu.


Bu Dewi tersenyum lalu ia membimbing Reyna masuk ke dalam mobil.


Sementara Abian dan pak Yuda juga mengikuti masuk ke dalam mobil.


Lalu Abian mengemudikan mobilnya menuju ke arah rumahnya.


Dan tak berapa lama mobil itupun sudah memasuki halaman rumah Abian.


Lalu keempat orang yang sedang berbahagia itupun secara bersamaan turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.


Ketika mereka sudah sampai di dalam rumah Bu Dewi berkata pada Reyna "Rey ...untuk malam ini kamu bermalam di sini saja ya, kan ini malam pertama kalian," Bu Dewi melirik pada Abian yang berdiri di samping Reyna.

__ADS_1


Reyna jadi tersipu malu dan tak bisa berkomentar apapun.


Abian yang menimpali perkataan mamanya " Iyalah ma, Reyna harus nginep di sini,kan sekarang sudah sah jadi istri aku," Abian melirik pada Reyna yang masih tersipu-sipu.


__ADS_2