
Bu Dewi membolakan matanya menatap Reyna sambil bertanya padanya " Maksud kamu gimana Reyna?"
"Ma....Reyna mengijinkan Abi untuk menikahi Mala demi membebaskan papa dari om Hendra," ucap Reyna lagi.
"Gak bisa begitu Reyna....kalian ini sudah menjadi pasangan suami istri...." pekik Bu Dewi.
"Abi juga gak setuju ma dengan keputusan Reyna," imbuh Abian.
"Tapi ma....kita sudah tidak menemukan jalan keluar lagi dan jalan satu-satunya adalah menuruti permintaan om Hendra untuk menikahkan Abi dan Mala kan ma," ujar Reyna lagi meski hatinya sakit untuk mengatakan hal itu.
Bu Dewi terdiam ia menatap Reyna lekat-lekat seperti mencari tahu kenapa Reyna sampai tega berkata seperti itu.
Reyna menatap mama mertuanya itu ia tahu sepertinya Bu Dewi curiga padanya "Ma....mama jangan punya pikiran yang macam-macam karena ucapan Reyna tadi,Reyna iklhas melakukan itu bukan karena Reyna gak cinta pada suami Reyna, Reyna tetap cinta sama Abi dan akan menjadi milik Abi selamanya ma, sampai kita bisa bersama-sama lagi," ujar Reyna hampir menitikkan air matanya.
Bu Dewi sangat terharu dan kasihan mendengar keikhlasan dari Reyna, Reyna rela mengorbankan perasaannya demi suaminya.
__ADS_1
Lalu Bu Dewi memeluk Reyna dengan penuh kasih sayang sambil berkata padanya " Maafkan mama ya Rey, gara-gara hutang papa kamu harus menanggung derita ini," ujar Bu Dewi.
"Ma....Reyna akan ikhlas dengan semua ini dan Reyna yakin suatu hari nanti pasti akan ada kebahagian yang menanti Reyna dan Abi," ucap Reyna sambil tersenyum membesarkan hatinya dan hati Bu Dewi.
"Makasih Rey ....," ucap Bu Dewi semakin erat memeluk Reyna.
Reyna berusaha untuk tidak menitikkan air matanya supaya tidak menambah kesedihan dirinya dan mertuanya itu.
Abi yang melihat akan hal itu hanya bisa terdiam seribu basa.
Tiba-tiba datang bibik yang dengan tergopoh-gopoh menghampiri Bu Dewi.
"Ada apa Bik?" tanya Bu Dewi kaget melihat bibik yang seperti orang ketakutan.
"Di luar ada.....," belum sempat bibik melanjutkan kata-katanya tiba-tiba pak Hendra sudah masuk ke dalam ruang tengah itu dan berteriak pada Abi.
__ADS_1
"Abi!!! bagaimana dengan pilihan yang aku berikan padamu tempo hari?" tanya pak Hendra.
" Maaf om, aku hanya bisa membayar sebagian saja hutang papa dan sisanya aku janji akan segera melunasinya," ucap Abi pada pak Hendra.
"Cuih...!!!" pak Hendra berdecih sambil melotot menatap pada Abian.
"Aku gak butuh janji dan aku mau hutang-piutang papa kamu lunas saat ini juga kalau tidak ....aku akan segera masukkan papa kamu ke penjara hah.. !!" bentak pak Hendra pada Abi.
"Jangan!! jangan masukkan suamiku ke penjara...!! " teriak Bu Dewi sambil menangis yang membuat hati Abi dan Reyna sangat terpukul.
"Oke!!! kalau kalian gak rela Yuda aku jebloskan ke penjara kalian harus turuti permintaan aku paham...!!?" bentak pak Hendra lagi.
Reyna dan Abi saling pandang dan Reyna tahu sepertinya Abian sedang meminta ijin padanya.
Lalu dengan perlahan Reyna mengangguk-anggukkan kepalanya sambil menatap Abi.
__ADS_1
"Baik om, aku turuti permintaan om Hendra tapi om harus ingat pernikahan ini hanya berstatus sementara saja!" ancam Abi juga pada Hendra papanya Mala.
"Oke gak masalah, kalau begitu kamu harus ikut aku sekarang juga !!" ucap pak Hendra pada Abian.