Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 84


__ADS_3

Pagi ini seperti biasa setelah berpakaian rapi Abian segera melangkahkan kakinya keluar dari kamar dan berjalan menuju ke arah meja makan dan di sana sudah menunggu papa dan mamanya untuk sarapan pagi bersama.


"Bi ayo makan, ini mama buatin rendang kesukaan kamu," ucap Bu Dewi sambil meraih piring dan menaruh nasi dan rendang di atas piring tersebut.


Kemudian Bu Dewi menyodorkan piring yang sudah berisi nasi dan rendang itu pada Abian.


"Makasih ma," ucap Abian sambil menerima piring itu dari tangan Bu Dewi.


Bu Dewi tersenyum lalu dia duduk kembali ke kursinya dan menoleh pada pak Yuda sambil berkata " Ayo pa makan," ujar Bu Dewi pada pak Yuda.


"Iya ma," jawab papanya Abian itu sambil menyendok nasi yang ada di piringnya itu.


Abi juga mulai menyantap makanan nya begitu juga dengan Bu Dewi.


"Pa, ma, aku berangkat," ujar Abi sambil menyalami tangan papa dan mamanya.


"Iya,"ucap pak Yuda pada Abi.


"Hati-hati di jalan ya Bi," sambung Bu Dewi pada Abi.


"Iya ma," jawab Abian yang kemudian melangkah pergi meninggalkan papa dan mamanya yang masih duduk di meja makan.

__ADS_1


Abian berjalan menuju ke arah garasi mobilnya dan tak lama kemudian dia pun mulai menjalankan mobilnya meninggalkan rumahnya.


Abian menjalankan mobilnya menuju ke arah rumah Reyna dan tak berapa lama


Abian pun memasuki halaman rumah Reyna.


Lalu Abi memarkir mobilnya di halaman depan rumah reyna, lantas Abi berjalan menuju ke pintu depan "Tok,tok,tok," Abi mengetuk daun pintu rumah Reyna dan tak berapa lama bibik datang membukakan pintu untuk Abian.


"Eh mas Abi!" pekik bibik sambil tersenyum ramah pada Abian.


"Iya Bi," ucap Abi sambil tersenyum juga pada Bik Sum.


"Mari masuk mas Abi, non Reyna masih di kamar nya tadi, bibik mau panggilkan ya," ujar bibik sambil duduk di ruang tamu.


Lalu Bik Sum berjalan masuk ke dalam dan menemui Reyna yang masih ada di dalam kamarnya.


Bik Sum melihat pintu kamar Reyna terbuka sedikit lalu Bik Sum mendekat ke arah pintu kamar Reyna dan melongok ke dalam kamar sambil berkata " Non, mas Abi sudah datang itu ada di ruang tamu menunggu non Reyna," ucap bibik sambil melihat Reyna yang sedang merapikan blazer yang ia kenakan saat ini.


"Oh iya bik aku segera ke ruang tamu menemui Abian makasih ya Bik," ujar Reyna sambil keluar dari kamar dan tersenyum pada Bik Sum.


Kemudian Reyna berjalan menuju ke ruang tamu untuk menemui Abi yang sudah menunggu dirinya dari tadi.

__ADS_1


"Bi," sapa Reyna pada Abian yang sedang sibuk mengutak-utik gawai pipih nya itu.


"Hai Rey," jawab Abi sambil menghentikan mengutak-utik gawai pipihnya itu.


"Mau berangkat sekarang?" tanya Reyna sambil duduk di hadapan Abi.


Abian mengulas senyumnya sambil berkata pada Reyna "Ayo," ucapnya.


"Sebentar ya aku pamit bibik dulu," kata Reyna sambil setengah berlari masuk ke dalam mencari Bik Sum.


"Bik aku berangkat ya," ujar Reyna setelah ketemu Bik Sum di ruang tengah.


"Iya non, hati-hati ya," ucap bibik pada Reyna sambil tersenyum.


"Iya Bik," ujar Reyna.


Kemudian Reyna kembali lagi ke ruang tamu menemui Abian.


"Sudah pamitnya?" tanya Abi pada Reyna.


"Sudah," jawab Reyna.

__ADS_1


"Ayo berangkat," Abi membimbing Reyna keluar dari rumah dan berjalan menuju ke halaman tempat mobil Abian di parkir di sana.


__ADS_2