Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 90


__ADS_3

"Abi, kamu gak makan malam bareng kita?" tanya Bu Dewi pada Abian yang sudah kelihatan rapi dan bersiap mau pergi.


"Mmm ... enggak ma, malam ini aku ngajak dinner Reyna ma," jawab Abian sambil mendekat ke meja makan ke arah mama dan papanya yang sedang duduk di sana.


"Oh, begitu tapi ... ada acara apa kalian kok dinner malam ini?" tanya Bu Dewi lagi pengen tahu.


"Mmm ... aku di angkat jadi kepala bagian operasional dua per hari ini ma ," ujar Abian sambil mengembangkan senyumnya pada Bu Dewi.


"Oh ya!!" pekik Bu Dewi sembari membelalakkan matanya menatap Abian.


"Selamat ya Bi, semoga sukses selalu," ucap pak Yuda sambil mengulurkan tangannya pada Abian.


"Makasih pa," jawab Abi sambil mencium tangan papanya itu.


Kemudian Bu Dewi bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati Abi, lalu Bu Dewi merentangkan kedua tangan nya dan memeluk Abian putra kesayangannya itu dengan perasaan bangga, Abian menghambur ke dalam pelukan mamanya.


"Selamat ya nak," ucap Bu Dewi sambil mencium kepala Abian.


"Makasih ma," ucap Abi terharu.

__ADS_1


Setelah beberapa detik larut dalam suasana haru, Abi lalu pamitan lagi pada mamanya " Ma, aku berangkat dulu ya mau jemput Reyna," ujar Abian pada mamanya.


"Iya hati-hati ya Bi dan salam buat Reyna," ucap Bu Dewi pada Abi.


"Iya ma," kata Abian sambil melepaskan pelukan mamanya.


Kemudian Abian berjalan menuju ke arah garasi mobilnya dan tak berselang lama ia pun sudah pergi meninggalkan rumahnya menuju ke rumah Reyna untuk menjemputnya dinner malam ini.


Di rumah Reyna sana terlihat Reyna sudah rapi dan duduk di ruang tengah menunggu kedatangan Abian.


Terdengar suara mobil memasuki pelataran rumah Reyna dan Reyna sangat hafal sekali mobil siapa itu yang datang.


"Hai Rey, kamu sudah siap?" tanya Abian ketika melihat Reyna yang membukakan pintu untuknya.


Reyna menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manja pada Abi.


Senyuman yang menurut Abian sangat menggemaskan, lalu dengan refleks Abian memencet hidung Reyna sambil berkata padanya ,"Ayo berangkat sekarang," ajak Abi pada Reyna.


"Iya Bi, aku pamit dulu ya sama bibik," ujar Reyna sambil berjalan masuk kedalam rumahnya.

__ADS_1


Abian duduk di ruang tamu menunggu Reyna yang pamitan pada bibik.


"Bik....aku berangkat dulu ya," ujar Reyna ketika sudah menemukan Bik Sum yang sedang beres-beres di ruang tengah.


"Iya non," jawab bik Sum sambil menyunggingkan senyumnya pada Reyna.


Kemudian Reyna melangkah ke depan menemui Abian lagi " Ayo Bi," ajak Reyna pada Abian.


Lalu Abian bangkit dari duduknya dan menggandeng Reyna keluar menuju ke arah mobil Abian.


Abian melihat Reyna sangat bahagia sekali sejak keluar dari rumah tadi "Rey kamu kelihatannya bahagia sekali malam ini?" tanya Abi pada Reyna ketika mereka sudah berada di dalam mobil.


Reyna menoleh pada Abian sambil tersenyum " Iya aku bahagia banget Bi ," jawab Reyna.


"Kenapa?" tanya Abi lagi penasaran.


"Bagaimana aku gak bahagia sayang....,kamu kan sudah bisa meraih prestasi dengan menduduki jabatan sebagai kepala bagian operasional dua," ujar Reyna sambil memegang lengan Abian dengan manja.


"Iya Rey, dan semua itu juga berkat support dari kamu selama ini, kamu yang selalu ada di samping aku setiap kali aku berkeluh kesah dengan semua masalah pekerjaan yang sedang aku hadapi, kamu juga turut berperan atas prestasi yang aku raih saat ini, makasih ya sayang," ucap Abian tersenyum dan mengusap rambut Reyna yang hitam tergerai itu.

__ADS_1


__ADS_2