Gadis Pembayar Hutang

Gadis Pembayar Hutang
Eps.1 Menikah?


__ADS_3

Pagi hari,Ella yang sudah bangun, sekarang sedang membersihkan badannya di kamar mandi. Sudah lebih dari 15 menit terdengar gemericik air mengalir,dan akhirnya ia keluar dan berdandan di depan kaca rias.



Dengan mengenakan pakaian santai,ia keluar menuju lantai satu. Sesampainya Ella di ruang keluarga,ia melihat ayahnya tertidur pulas di sofa dengan kondisi lusuh. Ia sudah bisa menebak bahwa ayahnya habis mabuk mabukan lagi.


Ella menghela nafas kasar. Lalu ia pergi ke dapur untuk membuatkan ayahnya sup pereda mabuk. Cukup lama ia bergelut dengan alat dapur,sekarang ia berada di meja makan untuk menyiapkan makanan. Saat semua makanan sudah tersaji,ia kembali ke ruang keluarga untuk membangunkan ayahnya.


"Ayah,cepatlah bangun,ini sudah pagi" ucapnya dengan lembut sambil menggoyangkan tubuh ayahnya.


Leo yang merasakan ada seseorang yang memegangnya pun menjadi terganggu dan segera membuka matanya. Ia menatap putrinya dengan muka datar. Ella merasa takut karna akhir akhir ini emosi ayahnya tidak stabil.


"Ayah,ini Ella,cepatlah bangun,Ella sudah menyiapkan sup untukmu" ucap Ella memberanikan diri.


Leo tidak menjawab,dia hanya duduk dengan tatapan kosong. Ella yang mengerti perasaan ayahnya pun duduk di samping ayahnya lalu memeluk nya.


"Ayah,ayolah...jangan seperti ini,apa ayah lupa jika ayah punya seorang putri? Ella akan selalu ada untuk ayah,Ella akan melakukan apapun untuk ayah" ujar Ella.


Leo menatap putrinya yang sedang memeluknya. Matanya mulai berkaca kaca.

__ADS_1


"Apa kamu siap untuk menikah?" ucap Leo tiba-tiba dan membuat Ella membelalakkan matanya.


"Apa maksud ayah?." Ella melepaskan pelukan nya.


"Apa kamu bersedia menikah? Ayah mempunyai hutang yang besar,dan cara satu satunya adalah menikahkan mu dengan klien ayah" ujar Leo.


"Ayah,Ella masih kecil,Ella tidak masalah jika kita jatuh miskin,tapi Ella belum siap untuk menikah" Jawab Ella.


"Ayah mohon,bantu ayah" ucap Leo memohon kepada putrinya.


Ella yang sangat menyayangi Ayahnya menjadi tidak tega. Selama ini ia selalu di manja oleh ayahnya. Sangat durhaka jika membuat ayahnya berlutut memohon kepadanya.


"Baiklah ayah,Ella bersedia menikah dengan klien Ayah" ucap Ella dengan berat hati.


Setelah mereka sarapan,Leo pergi ke kamar nya untuk mandi,sementara Ella...ia pergi ke makam ibunya.


Di tempat yang sunyi sepi itu,Ella menumpahkan air mata yang sudah ia tahan sedari tadi. Ia meluapkan semua kesedihannya di depan makam ibunya.


Sebuah gundukan tanah yang sedikit basah karena guyuran hujan kecil semalam dan bunga yang di taburkan Ella tadi,dengan nisan bertuliskan nama ibunya, Kim Yoori bin Kim Sihwoo.

__ADS_1


Ella mencurahkan semua isi hatinya di depan makam ibunya. Sebenarnya ia sangat ingin menolak pernikahan itu,namun di satu sisi ia tidak ingin membuat ayahnya semakin gila.


Cukup lama ia berada di sana,namun telfonnya berdering sedari tadi membuat acara curhat Ella terganggu. Ia segera mengangkat telfon dan menjauh dari makam ibunya.


"Ella,kamu di mana? Apa kamu lupa jika kita akan pergi ke mall?" ucap seorang perempuan di sebrang sana.


"Maafkan aku Ci,aku gak jadi ikut,kamu tau sendiri kan kondisi ku sekarang?" jawabannya.


Yang menelfon nya adalah Cia,sahabat nya sejak di bangku SD. Saat kepergian ibunya 1 minggu yang lalu,Cia lah yang selalu menemaninya.


"Ya sudah,aku memaklumi mu,yang sabar ya" ucap Cia memberi semangat kepada Ella.


Setelah itu,Ella memutus sambungan telfon secara sepihak. Lalu ia berjalan pergi dari makam dan memutuskan kembali ke rumah.


TBC...


Like☺ semoga suka dengan ceritanya ☺ saya masih author baru,jadi masih perlu belajar banyak 😊


...Makasih yang sudah mampir dan memberi Like😊...

__ADS_1


...BORAHAE💜...


...HAPPY READING 🐣...


__ADS_2