
Jimin mengajak Ella ke luar aula.
"Om! Lepasin!" berontak Ella.
Jimin pun berhenti dan melepaskan Ella,dia menatap tajam Ella. Ella pun menjadi gugub dan mengalihkan pandangan.
"Kenapa kamu ceroboh hm? Apa kamu mengenalnya? Kenapa langsung menerima minuman nya?" tegas Jimin.
"Aku kira kan dia teman om,jadi aku terima, lagian gak enak kalau menolak" ucap Ella sambil menunduk.
"Kalau minuman nya di kasih apa apa gimana? Kalau kamu di celakai gimana?!"
"Iya Ella minta maaf" ucap Ella takut.
"Kita pulang sekarang!" ajak Jimin.
"Tapi kan acaranya belum selesai"
"Terus kenapa? Kamu masih mau di sini? Ya udah terserah!" ucap Jimin hendak pergi.
"Kamu tidak akan pernah bahagia sama dia sayang" ucap Bella tiba-tiba nongol.
"Ngapain lo di sini!" tegas Ella.
"Om yang undang" jawab Jimin datar.
"Hm,kenapa? Kamu cemburu? Jimin aja undang gw,pasti dia masih cinta sama gw" ucap Bella kePD an.
"Om sok sok an marahin Ella padahal om sendiri kayak gini! Pulang sekarang!" tegas Ella lalu menarik Jimin pergi dari sana.
Sampai di parkiran Ella langsung masuk tanpa menghiraukan Jimin. Jimin pun ikut masuk lalu menjalankan mobilnya. Di sepanjang perjalanan Ella hanya diam menatap luar jendela.
"Kamu marah sama om?" tanya Jimin memecah keheningan namun Ella hanya diam.
"Om nggak maksud apa apa buat undang Bella,om hanya mau buktiin kalau kita saling menyayangi" ucap Jimin mencoba menjelaskan.
"Hm" balas Ella.
"Jangan marah dong, tadinya kan om yang marah,kenapa malah jadi kamu yang marah"
"Om aku hukum lagi!" ucap Ella kesal.
"Ya udah hukum aja,tapi jangan marah lagi sama om" ucap Jimin.
"Gak usah berisik!" kesal Ella.
Jimin menghela nafas lalu fokus dengan jalan. Jimin mengendarai mobil dengan kecepatan sedang,sampai akhirnya mereka sampai di rumah. Ella langsung turun lalu masuk ke rumah dan di susul Jimin.
"Sayang jangan ngambek" seru Jimin sambil mengejar Ella.
Ella masuk di kamar lalu rebahan di kasur,lalu Jimin masuk dan menghampiri Ella. Ella hanya diam menatap ponselnya.
"Sayang"panggil Jimin.
"Jangan ngambek" Jimin memeluk Ella dari atas.
"Akh,om tuh berat" ucap Ella mendorong Jimin agar menjauh.
"Masa sih om berat" Jimin pun duduk di samping Ella.
"Jangan berisik Ella mau baca FF" ucap Ella.
"FF kok di baca sih,aneh" heran Jimin.
"Ini nih,kalau bukan anak kpopers mana tau FF, FF nya kpopers tuh Fanfiction, kayak novel tapi dalam bentuk video" jelas Ella.
"Hah? Sinetron?"tanya Jimin.
"Au ah om gak akan faham, sini aja nonton bareng Ella" ajak Ella menepuk samping nya,Jimin langsung baring di samping Ella dan memeluk nya.
Mereka berdua pun mulai menonton apa yang di maksud Ella, setelah selesai menonton satu episode,Ella mencoba mencari yang lainnya namun malah menemukan ASMR m**n, Ella menatap Jimin.
"Kenapa?" tanya Jimin.
"Boleh nonton ini nggak?" tanya Ella.
"Apa itu?"
"Nggak tau, tapi ini tulisannya ASMR m**n, gak tau artinya apa tapi ada tanda itu nya" ucap Ella.
"Kok kamu jadi nakal sih" ucap Jimin mencubit pipi Ella.
"Ishh! Biarin aja!"
"Hem iya iya"
Ella pun mencoba menonton ASMR tersebut, dan begitu terkejutnya saat mengetahui apa artinya. Mereka berdua melongo saat mendengar suara des*h*n laki-laki. Jimin buru-buru merebut hp Ella dan mematikan video tersebut.
Ella masih terdiam karna takut Jimin marah.
"Udah udah,besok jangan nonton kayak gini lagi" ucap Jimin.
"Tapi kan om,Ella pengen" ucap Ella ragu.
"Pengen apa?" tanya Jimin.
"Pengen itu.... " ucap Ella menunjuk jun!or Jimin dan membuat Jimin tertawa.
"Kenapa ketawa" bingung Ella.
"Sok sok an minta ini, nanti klo om main kasar nangis" ejek Jimin sambil tertawa.
Ella cemberut lalu meremas Jun!or Jimin dengan kencang.
"Shh ah" rintih Jimin.
__ADS_1
"Rasain aja!" kesal Ella lalu mengalihkan pandangannya kesal.
Jimin tersenyum lalu berkata "ya udah ayo"
"Gak mau! Om main kasar!"
"Enggak sayang, om pelan-pelan kok, atau kamu aja yang mimpi permainan nya" bujuk Jimin.
"Tapi Ella takut"jawab Ella cemberut.
"Ishh kamu udah bangunin jun!or terus gak mau tanggungjawab! Ya udah om paksa" ucap Jimin lalu menindih Ella.
"Eh eh om mau ngapain! Gak mau ih! Turun gak!" berontak Ella.
Jimin langsung menc!um bibir Ella dengan agresif sampai membuat Ella kewalahan dan sesak nafas. Lalu Ella memukul dada Jimin agar Jimin berhenti, Jimin yang menyadari bahwa Ella susah bernafas pun menghentikan aksinya.
"Om mau bunuh Ella?!" ucapnya cemberut.
"Maaf, bibir kamu buat om candu sih"jawab Jimin lalu membuka semua pakaiannya.
"R-roti sobek" ucap Ella berbinar melihat pemandangan inda di depannya.
Jimin smirk lalu berkata "Minta nggak roti sobeknya? Nih om kasih"
"Hm? Ella gigit gapapa?" tanya Ella.
"Gigit aja"
Ella langsung duduk di pangkuan Jimin dan menggigit perut Jimin "Yakk! Kenapa kamu benar-benar menggigit nya! Ck ah" rintih Jimin.
Ella berhenti lalu menatap Jimin "Katanya boleh" ucapnya polos.
"Bukan di gigit gitu ih!" kesal Jimin.
"Lalu?" tanya Ella bingung.
"Nih kayak gini" ucap Jimin lalu menjilat leher Ella dan meninggalkan bekas di sana.
"Emh ah sakit om!"
"Tapi nikmat kan?" goda Jimin.
"Om jangan main-main, langsung aja hmm" ucap Ella menggoyangkan pinggul nya.
"Emh sayang, ternyata kamu bisa agresif" ucap Jimin lalu menggigit bibir bawah Ella.
"Ah yakkk!" kesal Ella lalu memukul Jimin.
"Awh, ishh kenapa sih!"
"Sakit" rintih Ella mengelus bibirnya.
"Sini om obatin" Jimin langsung *****4* bib!r Ella, Ella hanya pasrah dan membalasnya.
"Apa yang om lihat hmm?"
"Sayang, om mau itu" rengek Jimin.
"Emm baiklah daddy" jawab Ella
Jimin pun menidurkan Ella dan memasukkan miliknya. 'jleb' "Akh, YAKKK! om bisa pelan gak sih? sakit tau"kesal Ella.
"Sakit nya cuma sebentar kok"jawan Jimin mulai melakukan aksinya.
Aksi panas pun di mulai, dia menghentak miliknya dengan cepat membuat Ella mend3s*h karna nikmat. Ruangan tersebut sudah di penuhi suara d3s@han dari sepasang suami istri tersebut.
Sepasang suami istri ini sudah terlihat mandi keringat,sampai akhir mereka mencapai puncaknya dan Jimin ambruk di atas Ella.
"Ah aku lelah" ucap Jimin.
"Emh Ella mau lagi" ucap Ella.
Jimin mendongak menatap Ella. "Kamu serius?" tanya Jimin tidak percaya.
"Iya"balas Ella.
"Hm ayo"ucap Jimin senang.
.....
Pagi harinya Ella terbangun karna suara dering alarm. Ella segera mematikan alarm lalu duduk dengan pelan karna masih merasa sakit pada bagian sensitif nya. Dia menatap Jimin yang masih tertidur.
"Om..bangun" ucap Ella menggoyangkan badan Jimin.
"Hmm.." Jimin menggeliat lalu membuka matanya.
"Anterin Ella ke kamar mandi" ucap Ella.
"Kok kamu nggak pake baju?" tanya Jimin lalu duduk.
"Eh,kok om juga nggak pake?" Lanjut Jimin lagi.
"Om mendadak amnesia ya?" tanya Ella.
"Em? Apaan?" ucap Jimin lalu mencoba mengingat.
"Haha iya lupa" ucap Jimin tertawa kecil.
"Ya udah ayo mandi" ajak Jimin.
"Gendong dong, sakit tau" ucap Ella cemberut.
"Ya iyalah sakit, kamu minta terus sih" ucap Jimin terkekeh.
"Ih udah ah om! Malu tau!" kesal Ella.
__ADS_1
"Iya iya sayang, ya udah ayo mandi" Jimin pun menggendong Ella ke kamar mandi.
Setelah mandi, mereka bersiap-siap di walk in closet. Saat Ella memakaikan dasi ke Jimin, ponsel Jimin pun berdering. Dan Jimin segera mengangkat nya.
"Kenapa?" tanya Jimin ke penelpon.
"Hyung kemarin kemana? Tiba-tiba ngilang gitu aja" tanya Jungkook di sebrang sana.
"Ada masalah dikit" jawab Jimin.
"Oh ya udah, tapi Hyung berangkat kan?" tanya Jungkook.
"Iya"
"Ya udah, Jungkook mau bilang sesuatu sama Hyung, tapi nanti aja di kantor" ucap Jungkook.
"Kenapa nggak sekarang?" tanya Jimin.
"Nanti aja Hyung, ya udah Jungkook matiin, bye, eh jangan lupa ajak Ella" ucap Jungkook lalu mematikan telfon.
"Lah"
"Kenapa?" tanya Ella.
"Jungkook mau ngomong sesuatu katanya, udah siap kan? Kita berangkat sekarang"jawab Jimin.
Mereka bedua pun berangkat ke kantor memakai mobil pribadi. Sesampainya di kantor, mereka langsung masuk ke kantor dan menuju ruangan Jimin. Dan ternyata di ruangan sudah ada Jungkook yang menunggu di sofa.
"Hyung" ucap Jungkook lalu berdiri dengan senyumnya.
"Lo kenapa? Mau ngomong apa?" tanya Jimin lalu duduk di kursinya Ella ikut duduk di sofa samping Jungkook.
"Emm..Jungkook suka sama Lisa" ucap Jungkook yang membuat Jimin terkejut.
"Kamu jatuh cinta?" tanya Jimin dan Jungkook hanya mengangguk.
"Ah akhirnya adek gw udah dewasa" ucap Jimin senang lalu menghampiri Jungkook dan memeluk nya.
"Jadi? Kamu udah bilang sama Lisa?" tanya Jimin setelah melepaskan pelukan.
"Belum,Jungkook takut kalau di tolak, gimana caranya ya Hyung?" tanya Jungkook.
"Em gini aja, nanti kan gak ada meeting, kamu ajak jalan-jalan aja dulu, terus ajak makan siang di restoran yang biasanya kita datengin, terus ungkapin deh perasaan lo" jelas Jimin.
"Tapi Jungkook takut Hyung,Hyung aja yang bilang sama Lisa" ucap Jungkook.
"Yak! Lo itu cowo, yakali mau nembak cewe nyuruh Hyung nya, kecuali kalau mau ngelamar, nanti Hyung yang bilang" ucap Jimin.
"Beliin hadiah aja" sela Ella.
"Hadiah apa?" tanya Jungkook.
"Dia sukanya apa, nanti kamu beliin" jawab Ella.
"Kalau gitu nanti Jungkook beliin album BTS aja, dia kan suka BTS" ucap Jungkook.
"Eh,suka BTS? serius?" tanya Ella.
"Iya, waktu acara kemarin malam dia ikut nyanyi saat kita nyanyi waktu itu" jelas Jungkook.
"Woah,lain kali harus Ella ajak nonton konser nih, kalau Jungkook Oppa nikah sama dia kan jadi aku sama dia adik kakak ipar" ucap Ella senang.
"Iya iya terserah" ucap Jimin malas.
"Gimana cara ngomong nya Hyung?" tanya Jungkook.
"Tinggal bilang aja Lisa gw suka sama lo, lo mau nggak jadi pacar gw? Terus tinggal kasih hadiahnya, kalau di trima langsung cium Lisanya kalau di tolak jangan nangis, tunjukin ABS lo, ntar dia luluh" ucap Jimin.
"Em oke"balas Jungkook.
Ella hanya diam sambil senyum senyum megang HP nya, Jimin dan Jungkook menatap Ella heran.
"Kamu kenapa?" tanya Jimin.
"Kalau video ini Ella posting di IG gimana ya?" ucap Ella menahan tawanya sambil melihatkan video Jimin dan Jungkook.
'gw suka sama lo, lo mau nggak jadi pacar gw?' isi dari video tersebut.
"Yakk Ella-!! Nanti di kira om Homo sama Jungkook-!! Hapus nggak-!!" kesal Jimin berusaha merebut HP Ella.
"Haha bodoamat" ucap Ella tertawa sambil menjauhkan Hp nya dari Jimin.
"Ella jahil banget sih"ucap Jungkook.
"Kalau Ella nggak kasih HP nya, om bakal marah sama Ella, Ella mau om marah?" tanya Jimin dengan nada dingin.
"Iya iya Ella hapus, kejem banget sama istri sendiri" ucap Ella cemberut lalu menghapus video nya.
"Ya kamu jadi istri jahil banget" kesal Jimin.
"Udah ah,Jungkook mau nemuin Lisa dulu, do'ain ya Hyung,semoga Lisa mau nikah sama Jungkook" ucap Jungkook.
"Hem ya udah sana pergi,gw mau hukum bocah ini" ucap Jimin membuat Ella takut.
TBC....
HUWAAAAA MAAPIN AUTHOR π author mungkin udah 1 bulan gak update π. yg pertama karna di tolak,terus malah Facebook nya di kunci sama pihak FBπ jadi gak bisa login di Noveltoon π. tapi untung aja setelah berjuang menyelamatkan Facebook, pihak Mangatoon dan Noveltoon membantu author untuk login lagi di akun iniπ seneng banget bisa login lagiπ.
semoga aja masih ada yang nungguin π klo gak ada ya promosi aja lagi lewat Fb baruπ. maaf yaπ Author usahain bakal update terus dan insyaallah klo gak sibuk 2 kali update dalam sehari π Bismillah moga bisaπ.
ya udah bye... btw tungguin JK sama Lisa jadian yokπ€£
tuh, pihak Nt nya berjuang banget hiksπ makasih banyak buat pihak Mt Ntπππ Lopyu dehππππππππ
__ADS_1