Gadis Pembayar Hutang

Gadis Pembayar Hutang
cewe murahan!. spesial birthday.3


__ADS_3

Jimin menyusul Ella yang saat ini berada di dapur. Ella menyibukkan diri agar terhindar dari Jimin dan tidak merasakan sakit hati. Ella membantu pembantu di sana dan Jimin berusaha mendekatinya namun selalu gagal.


"Ella kemarilah,aku akan menjelaskan semuanya"panggil Jimin yang duduk di kursi namun Ella tidak menjawab ucapan Jimin.


Saat Jimin hendak mendekati Ella lagi,telfonnya berdering. Dia pun menjauh untuk mengangkat telfonnya dan Ella diam-diam mengamati pergerakan Jimin. Setelah selesai mengangkat telfon,Jimin kembali lagi untuk berpamitan kepada Ella.


"Om berangkat dulu,kamu sarapan yang banyak,nanti boleh juga ke kantor om" ucap Jimin lalu pergi ke ruang kerja mengambil tas kerjanya. Setelah beberapa menit,Jimin kembali ke dapur dan mendekati Ella.


"Salim dulu" ucap Jimin menodongkan tangan.


Ella menatap tangan tersebut sebentar lalu membalas nya untuk salim. Jimin tersenyum lalu mengacak rambut Ella. Ella saat ini benar-benar diam tanpa ekspresi. Jimin merasa bingung namun dia harus segera ke kantor. Jimin mengecup pucuk kepala Ella lalu pergi.


"Dasar laki-laki br3ngsek! Nyebelin!" umpat Ella dalam hati.


"Apa nona dan tuan ada masalah?" tanya pembantu yang sedang memasak.


"Apa mbak sudah punya suami? Atau mungkin pernah pacaran?" tanya Ella.


"Tentu saja saya pernah pacaran,kenapa?"


"Apa yang mbak lakukan kalau pasangan mbak selingkuh?" tanya Ella.


"Selingkuh? Apa tuan selingkuh? Saya rasa tidak mungkin" ucap pembantu tersebut.


"Saya tanya jika pasangan mbak yang selingkuh bukan om" kesal Ella.


"Hehe maaf, jika saya tau pasangan saya selingkuh tentu saja saya marah,namun saya harus memastikan apakah dia benar-benar selingkuh atau tidak,jika iya saya akan memutuskan hubungan dengan nya selamanya" jawab pembantu.


"Em begitu" ucap Ella mengangguk.


"Apa tuan selingkuh?" tanya pembantu.


"Aku tidak tau,tapi tadi malam aku mendengar dia mengucapkan selamat ulang tahun ke seseorang dengan sebutan sayang" jelas Ella.


"Saya sudah mengenal tuan muda dari dulu,tidak mungkin dia selingkuh,bahkan saat di putuskan oleh pacarnya..butuh waktu lama buat Tuan move on,sampai akhirnya tuan menikah i anda,baru tuan bisa move on,jadi saya rasa itu tidak mungkin,lebih baik anda cari tau dulu kebenarannya"ucap pembantu tersebut.


"Baiklah,aku akan mencari tau nanti,terimakasih telah memberikan ku saran" ucap Ella.


"Sama-sama non" jawab pembantu tersebut dengan senyumnya.


"Fokuslah masak,nanti bisa gosong" ucap Ella.


Pembantu tersebut langsung fokus kembali pada masakannya. Ella berjalan menuju kamarnya untuk mandi. Setelah itu ia mengabari Cia bahwa dia tidak masuk sekolah lagi. Lalu dia pergi dari rumah.


Ella sampai di sebuah gedung mewah,di mana lagi jika bukan kantor Jimin. Dia pun memasuki kantor Jimin,dan saat berada di Lobi,dia bertemu dengan Suga. Suga langsung menghampiri nya.


"Halo cil! Lama tak jumpa,jumpa pun tak lama" sapa Suga.


"Hm"balas Ella.


"Kenapa lo cil? Biasanya kan lo crewet,kok jadi jutek? Dan biasanya yang jutek gw kenapa pindah ke elo?" tanya Suga.

__ADS_1


"Huh! Aku ke sini mau ketemu om bukan ketemu om gesrek kayak lo!" kesal Ella.


"Yak! Siapa yang lo sebut gesrek? Gw?"


"Hm,kalau iya kenapa? Gak terima? Sini maju!" ucap Ella.


"Kok lo jadi galak sih" heran Suga.


"Au ah! Minggir Ella mau lewat!" tegas Ella lalu pergi dengan nyenggol Suga walaupun gak kerasa.


"Tadi dia bilang mau ketemu Jimin? what!! Gawat!" ucap Suga panik lalu berlari menyusul Ella.


"Jalan-jalan dulu aja yuk cil,dah sarapan belum? Gw traktir deh" bujuk Suga.


"Sorry gak minat,Ella udah sarapan tadi" jawab Ella dengan muka datar.


"Kalau gitu makan es krim yok" ajak Suga.


"Makan aja sendiri! Kenapa om gangguin Ella terus sih!" kesal Ella.


"Emangnya gak boleh kalau mau jalan sama adek ipar sendiri?" tanya Suga.


"Kalau om bosen hidup dan mau di penggal om Jimin sih terserah" jawab Ella.


"Suami istri sama aja,psikopat!" gumam Suga.


Setelah menaiki lift,mereka sampai di depan ruangan Jimin. Suga tambah khawatir jika Ella mengetahui sesuatu nanti. Sedari tadi Suga membujuk Ella agar tidak masuk ke ruangan namun gagal,Ella sudah membuka pintu sekarang.


"Ah,sudahlah! Gw gak ikut campur" batin Suga lalu pergi dari sana.


"Jadi dia selingkuhan om?" tanya Ella dan membuat Jimin spontan melepaskan pelukan.


"Ella,k-kenapa kamu di sini?" tanya Jimin panik.


"Apa gak boleh seorang istri datang ke kantor suaminya?"balas Ella dengan menahan air mata nya.


"Bukan begitu" ucap Jimin mendekati Ella.


"Jadi ini istri kamu? Hm masih kecil" ucap perempuan yang memeluk Jimin tadi.


"Kenapa jika saya kecil? Setidaknya saya tidak menjadi seorang perempuan yang murahan dan menjadi pelakor! Saya masih memiliki harga diri tidak seperti anda yang ngakunya sudah dewasa namun tidak memiliki harga diri dengan merebut suami orang!" balas Ella dengan emosi memuncak.


"Ella tenanglah,jangan salah faham" ucap Jimin menenangkan Ella.


"Salah faham apa lagi?! Ella melihat sendiri tadi bahwa om berpelukan dengannya! Apa ini urusan pentingnya?" tanya Ella yang sudah tidak bisa menahan air mata nya.


"Tidak sayang,bukan begitu,om mohon dengarkan om dulu" mohon Jimin.


"Jimin,kenapa kamu masih saja mempertahankan nya? Aku sudah kembali sayang,kita bisa mulai semuanya lagi,aku janji kali ini aku akan serius" ucap perempuan tadi,kalian bisa panggil dia Bella.


"Apa yang lo katakan! Aku dan dia sudah menikah dan aku mencintai nya! Kita sudah tidak ada hubungan lagi semenjak lo kabur di hari pertunangan kita! Gw denger lo juga udah punya pacar kan? Kenapa lo kembali setelah gw bahagia!" tegas Jimin.

__ADS_1


"Tapi aku masih mencintai mu" ucap Bella memegang tangan Jimin.


Jimin segera menepis tangan Bella lalu berkata "Tapi aku sudah mencintai istriku!"


"Tapi sayang-"


Plakkk!! Belum selesai Bella mengucapkan kalimat nya,namun Ella keburu marah dan menampar pipi Bella sangat kencang.


"Dasar cewe murahan!! Apa anda tuli?! Dia memilihku! Jadi jika anda masih mempunyai rasa malu dan harga diri silahkan pergi dari sini dan jangan pernah ganggu suami orang lagi!" tegas Ella.


Karna merasa malu dan terhina,Bella langsung pergi dari sana namun sebelum itu,dia menatap tajam Ella. Sekarang hanya ada Ella dan Jimin di ruangan. Jimin menunduk takut karna emosi Ella benar-benar memuncak tadi.


"Apa yang om lakukan! Siapa dia! Kenapa kalian berpelukan?!" tanya Ella.


"D-dia mantanku,tadi saat aku masuk dia sudah ada di sini lalu memelukku, aku sudah menolak tapi tidak bisa lepas" jelas Jimin.


"Seorang King Mafia kalah melawan perempuan? Itu mustahil kecuali om memang merindukan nya dan ingin memeluknya,apa om masih mencintai nya?"


Jimin langsung menatap Ella,lalu berkata "tidak,aku benar-benar sudah melupakan nya, Ella om mohon percayalah pada ku" ucap Jimin.


"Aku tidak tau apa om jujur atau tidak,tapi aku akan memaafkan mu kali ini" ucap Ella.


Jimin langsung memeluknya dengan erat. Namun Ella buru-buru melepaskan pelukan nya dan berkata "mandilah lagi! Jas mu bau parfum wanita itu! Buang saja ke tempat sampah! Aku tidak mau melihat om menggunakan pakaian ini lagi!" Setelah itu Ella duduk di sofa.


"Tapi ini setelan jas kesukaan ku" ucap Jimin.


"Ah iya kesukaan karna habis di peluk mantan terindah,baiklah terserah anda" ucap Ella lalu berdiri.


"Ah iya iya,om akan mandi dan membuang pakaian ini,tapi jangan marah lagi" pinta Jimin.


"Hm! Aku menghukummu! Aku tidak akan memberikan jatah selama 1 tahun" ucap Ella.


"Hah! Gak bisa gitu dong sayang,aku bisa gila kalau nggak diberi jatah" protes Jimin.


"Baiklah 1 bulan saja" ucap Ella.


"Tidak! Satu hari saja sayang,aku mohon" mohon Jimin.


"Cih curang!" kesal Ella.


"Satu hari saja ya?" bujuk Jimin.


"Hm! Cepatlah mandi" ucap Ella.


"Baiklah babby,tunggu di sini atau mau ikut?" goda Jimin.


"Om lupa jika di hukum? Atau mau tambah hukuman lagi menjadi 1 bulan?" ucap Ella.


"Iya iya om mandi sendiri" ucap Jimin cemberut lalu berjalan ke arah kamar mandi.


TBC...

__ADS_1


...Kurang greget ya pelakor nya? author gak mau aja klo kebanyakan masalah tentang pelakor,nanti malah jadi kayak film indosiar 😆...


...btw makasih yang udah mau nungguin author up😆 maaf klo kelamaan 😆...


__ADS_2