Gadis Pembayar Hutang

Gadis Pembayar Hutang
Menikah


__ADS_3

Sudah sekitar satu jam mereka menonton Tv. Suasana yang indah diselingi tawa mereka saat ada adegan yang lucu. Kadang juga ribut karna beda pendapat. Kali ini Jimin seperti kembali ke masa kecil. Yang biasanya ia selalu bersifat dingin dan terfokus pada pekerjaan,namun sekarang ia banyak tersenyum dan tertawa.


Calon pengantin yang akan resmi menikah satu minggu lagi ini terlihat seperti ayah dan anak. Sepertinya hidup mereka akan harmonis,ah tapi aku juga tidak tau! Apa yang terjadi jika kepolosan seorang Ella sudah hilang?


"Ayah di mana? Daritadi gak keluar" tanya Ella.


"Mana aku tau,aku kan...."


"Ikan?" tanya Ella.


"Wah ternyata selain otak yang tidak berguna mata kamu juga buta,wahh bagaimana nasibku nanti jika menikah dengan mu" goda Jimin.


Ella kesal lalu mencubit perut Jimin. "Akh! Yakk sakit!" rintih Jimin.


"Bisa merasakan sakit juga kah?" melepas cubitan.


"Tenagamu sangat kuat! Gunakan tenagamu untuk melayani ku nanti!" kesal Jimin,ia masih mengelus perutnya yang sakit.


Ella tidak menjawab karna film nya sudah mulai,jadi ia kembali terfokus pada film tersebut. Jimin pun juga ikut terfokus.


Sedari tadi,ternyata ada yang mengamati mereka. Leo,dia berdiri di tangga sambil tersenyum melihat putrinya dan calon mantunya.


"Sepertinya Ella akan bahagia dengan Jimin,jika begini,aku bisa merasa lega,aku bisa pergi dengan tenang" air mata menetes seketika.


"Jika ancaman itu benar-benar terjadi,Ayah minta maaf kepada mu Ella" setelah itu Leo menghapus air matanya dan menghampiri sepasang calon pengantin tersebut.


"Seru banget kayaknya" Leo duduk di samping Ella.


"Oh ayah,apa ayah tertidur? Kenapa baru keluar?" tanya Ella.


"Tidak,ayah hanya sedikit ber istirahat tadi" Elak Leo.

__ADS_1


"Ah begitu" Ella mengangguk paham.


Satu minggu berlalu sangat cepat. Mereka tidak menyangka akan menikah se cepat ini,baru satu minggu mengenal namun sudah akan menikah. Ella pun masih seperti satu minggu yang lalu,seorang gadis yang polos. Jimin juga sudah lebih mengenal Ella setelah dua hari tinggal bersama nya.


Saat ini di sebuah gedung yang megah sedang terjadi acara penting,pernikahan Ella dan Jimin. Gedung mega tersebut sudah di hias sangat indah. Hiasan-hiasan nya juga bukan hiasan biasa yang murah,namun hiasan yang mungkin bisa jutaan.




Meja dan kursi yang sudah tertata rapi dengan gelas gelas di atas meja. Lampu yang di hiasi dengan berlian menambah kemewahan gedung tersebut. Gedung tersebut terlihat bercahaya saat ini.


Beda halnya dengan seorang gadis yang sedang berdandan di ruang rias. Ia tampak gugup,Gadis berusia 15 tahun akan menikah?


Setelah semua tamu undangan datang,acara pun segera di mulai. MC di acara pernikahan Ella dan Jimin mulai mengucapkan kata sambutan.


"Selamat malam para hadirin yang terhormat,puji syukur kepada Tuhan karena telah memberi kesehatan kepada kita semua sehingga bisa datang di acara penting malam ini. Baiklah tidak usah basa basi lagi,kita langsung saja, inilah pengantin pria"



"Baiklah,inilah yang kita tunggu,Wanita pengantin!" ucap MC lagi.



*gaun yang di pakai


Gemuruh tepuk tangan terdengar lagi,kali ini juga terdengar bisik bisik pujian untuk Ella. Gadis berumur 15 tahun yang memakai baju pengantin berwarna putih tersebut berjalan dengan di dampingin ayahnya. Senyum canggung terukir di bibir mungil Ella.


Setelah Ella sampai di depan Jimin,Jimin pun mengulurkan tangannya dan di raih Ella. Mereka naik ke panggung,dan di mulailah acara Ijab Qobul nya. "SAH!" akhirnya mereka berdua sah menjadi suami dan istri. Jimin memakaikan cincin di jari manis Ella,begitupun sebaliknya. Setelah itu,Jimin mencium kening Ella.


"Ci*m!Ci*m!Ci*m!Ci*m" ucap semua tamu yang membuat Ella malu.

__ADS_1


"Bolehkah?" tanya Jimin lirih,Ella hanya mengangguk.


Setelah mendapat persetujuan dari Ella,Jimin langsung saja menyambar bib!r mungil Ella,Ella hanya diam tidak membalas. Setelah itu Jimin melepaskan c!umannya dan menatap Ella dengan senyuman,Ella hanya menunduk dengan pipi yang merah seperti udang rebus.


"Terimakasih" ucap Jimin.


Setelah itu,mereka berdua melemparkan buket bunga secara bersamaan. Terlihat para tamu langsung berebut buket bunga tersebut. Ya,seseorang sudah menangkap nya.


"YEAAHH GW YANG DAPET!" seru orang yang mendapatkan buket bunga.


"Gw tunggu undang dari lo,Tae" ucap Jimin.


Setelah itu,resepsi pun di mulai. Semua orang menikmati makanan yang di sajikan,ada juga yang berdansa. Sementara Ella dan Jimin,mereka sibuk berfoto-foto.


Setelah melalui acara yang melelahkan itu,sekarang terlihat dua pasangan pengantin baru yang masih mengenakan baju pengantin masuk ke dalam kamar.


"Ah aku sangat lelah" ucap Ella.


"Ya sudah,Ayo mandi" ajak Jimin.


"Em aku mandi dulu,lalu om" ucap Ella polos.


"Oh tidak!tidak! Kita mandi bersama" ucap Jimin membuat Ella benar-benar kaget.


TBC...



Leo


__ADS_1


Bonus my baby mochi💜


__ADS_2