Gadis Pembayar Hutang

Gadis Pembayar Hutang
Tuan Handoko


__ADS_3

Sesampainya ia di rumah,ia melihat pemandangan yang sangat buruk. Sebuah mobil mewah terpakir di halaman rumahnya,dan terdengar suara tangisan yang di sertai ucapan permohonan. Ia sangat mengenal suara tersebut,Ella buru-buru berlari ke dalam rumah.


"Ayah!" Teriaknya saat melihat seseorang hendak memukul ayahnya.


Ella langsung berlari ke arah Leo dan memeluk erat tubuh Leo.


"APA YANG KALIAN LAKUKAN! KENAPA SANGAT KASAR DENGAN AYAH KU!" tegasnya sambil menangis.


"Ella,kamu larilah,jangan hiraukan ayah" Ucap Ayahnya melepaskan pelukan.


"Tidak Ayah,Ella tidak akan membiarkan Ayah tersakiti oleh mereka!" tegas Ella.


"Apa dia putri mu? Sangat cantik" ucap seorang laki-laki paruh baya yang seumuran dengan Leo.


"Begini saja,kamu serahkan putrimu padaku,maka aku akan melepaskan mu" ucap Laki-laki tersebut sambil menatap Ella dengan tetapan penuh *****.


"Ayah,apakah dia orangnya?" tanya Ella lirih.


"Tidak,bukan dia" jawab Ayahnya.


"INGAT TUAN HANDOKO! URUSAN KITA TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN PUTRIKU! JIKA ANDA MEMEGANG PUTRIKU,TIDAK AKAN KU BIARKAN ANDA HIDUP!" tegas Leo.


"Wow haha" Tuan Handoko tertawa dan bertepuk tangan.


"Anda bisa tegas juga rupanya,apa anda yakin bisa melawan saya?" ucap Tuan Handoko meremehkan Leo.


"Kalian! Cepat pegang tangan gadis itu!" perintah Tuan Handoko kepada anak buahnya.

__ADS_1


Dan semua anak buahnya segera memegangi Ella agar Ella tidak bisa memberontak. Sontak hal itu membuat Leo sangat marah. Dia tak segan-segan memukul wajah Tuan Handoko sampai tersungkur ke lantai.


"DASAR B4JING4N!" ucap Leo penuh emosi.


Ella hanya bisa menangis melihat ayahnya bertengkar dengan Tuan Handoko,ia tak bisa berkutik sedikitpun. Kedua tangannya di pegang oleh anak buah Tuan Handoko.


Namun keberuntungan memihak Leo dan Ella. Tiba-tiba saja ada seseorang yang mendobrak pintu. Hal itu membuat semuanya menoleh ke arah pintu.


"Hai tuan Handoko yang terhormat" ucap seseorang tadi dengan senyum smirk nya.


"Tuan Park" ucap Leo spontan saat melihat seseorang tadi.


Ya,dia adalah Park Jimin,seorang pengusaha muda yang sangat sukses. Dia juga merupakan seorang mafia yang di kenal kejam dan sadis. Tidak ada satupun orang yang berani dengan nya termasuk Handoko.


"T-tuan Park" ucap Handoko dengan gugup.


Park Jimin berjalan mendekati mereka "sepertinya anda sudah bosan hidup,Tuan Handoko?" jangan lupakan senyum smirk yang terukir di bibirnya.


"T-tidak,saya masih sayang nyawa" ucap Handoko sambil terus berjalan mundur.


"Kalau begitu,lepaskan calon istri saya!" Kali ini ia terlihat sangat menyeramkan.


"C-calon istri?" Tanya Handoko kebingungan.


"Gadis itu,dia adalah calon istri saya,cepat lepaskan atau nyawa anda yang akan lepas!" tegas Jimin.


"B-baiklah, cepat lepaskan dia!" perintahnya kepada anak buahnya.

__ADS_1


Lalu anak buahnya segera melepaskan Ella. Ella pun langsung berlari ke arah Ayahnya dan memeluk Leo. Leo juga membalas pelukan anaknya.


"Karna anda sudah berani mengganggu calon istri saya,jadi saya tidak akan membiarkan anda lolos begitu saja" perkataannya membuat bulu kuduk semu orang yang mendengar menjadi berdiri.


"Saya mohon tuan,tolong lepaskan saya" Handoko memohon dengan bersujud di hadapan Jimin.


Jimin tidak menghiraukan nya,ia langsung saja bermain dengan pisau nya. Ia merobek kulit punggung Handoko,shhh itu pasti sangat sakit. Benar saja,Handoko merintih kesakitan,ia juga terus menerus memohon kepada Jimin.


"Cih dasar sampah! Pergilah sebelum nyawa mu melayang!" tegas Jimin.


Sontak saja,Handoko dan para anak buahnya lari keluar rumah.


Lalu Jimin menatap dua orang yang sedang berpelukan. "Apa kalian baik baik saja?" tanyanya kepada Leo dan Ella.


"Iya tuan,saya baik baik saja, terimakasih karna telah menolong saya dan putri saya" ucap Leo sopan.


"Tidak apa,ini tugas saya sebagai calon suami putri anda" ucap Jimin.


"Maksudnya? Apakah dia orang yang ayah maksud?" tanya Ella.


"Iya sayang,dia orangnya,bagaimana? Apa kamu setuju?" tanya Leo penuh harapan.


"Aku tadi sudah mengatakannya ayah,aku setuju" ucap Ella yang membuat senyuman manis berkembang di bibir Jimin.


TBC...


__ADS_1


Bonus, GRAZIELLA ANATASYA


__ADS_2