Gadis Pembayar Hutang

Gadis Pembayar Hutang
Eps.22


__ADS_3

Ella dan Jungkook masuk ke dalam kamar untuk menonton tv. Jungkook langsung duduk di sofa,Ella mengambil remot lalu ikut duduk di samping Jungkook. Ella mulai menyalakan tv lalu mencari chanel yang menayangkan Frozen.


"Loh kok bukan Frozen,terus Frozen nya jam berapa?" ujar Ella yang melihat bahwa bukan Frozen yang tayang di tv.


"Ah berarti libur dong,huh gak jadi nonton" ucap Jungkook sedikit kecewa.


"Kalau nggak ada ya udah,balik ke ruang tamu sana" sahut Jimin yang berdiri di ambang pintu lalu berjalan menuju Walk in Closet.


"Lo udah siapin berkas buat meeting kan? Semua laporan harus diserahkan nanti pas meeting,klo nggak...gw hukum" tegas Jimin sebelum akhirnya masuk ke Walk in closet.


"Om emang suka hukum kamu? Dia galak ya di kantor? Suka marahin karyawan nggak?" tanya Ella beruntun.


"Nggak sih,Jimin Hyung aslinya baik,apalagi sama aku,dan dia gak pernah marahin karyawan,dia cuek,tegas,dingin,kalau ada yang buat masalah bukan di marahin tapi langsung di pecat"jelas Jungkook.


"Ah gitu" Ella mengangguk faham.


Buat kalian yang bingung Jungkook kerja apa,jadi Jungkook di percaya Jimin buat pegang salah satu cabang perusahaannya. Karna mereka sudah bersama dari awal Jimin di adopsi kakek nya,jadi Jimin sangat percaya.


"Ya udah karna Frozen nya nggak tayang,kita balik ke ruang tamu aja yuk" ajak Jungkook.


"Oppa aja deh,Ella di sini nungguin Om" jawab Ella.


"Ya udah,Oppa keluar dulu ya"ucap Jungkook lalu keluar dari kamar.


"Om udah selesai siap-siap belum ya" gumam Ella lalu berdiri dan menuju ke Walk in closet.


Jimin yang sedari tadi me menguping percakapan Ella dan Jungkook buru-buru menjauh dari pintu dan segera melepas bajunya. Lalu Ella masuk dan melihat pemandangan roti sobek di depannya.


"Kok belum ganti pakaian?" tanya Ella mendekati Jimin.


Jimin menarik tangan Ella dan memeluk pinggangnya,lalu membisikkan "Bantu aku untuk mengganti pakaian" lalu ia kembali menatap Ella dengan senyumnya.


"Apa om sakit? Nggak punya tangan? Lumpuh?" tanya Ella.


"Apa mata kamu masih berfungsi? Aku masih sehat" jawab Jimin.


"Nah sehat kan? Ya udah pakai sendiri,kalau lumpuh baru aku bantu" ujar Ella dengan senyum sombongnya.


Cup! Satu kecupan berhasil mendarat di bibir Ella dan membuat gadis tersebut melotot karna kaget. Jimin sebagai pelakunya hanya tersenyum lalu melepas semua pakainya. Ella dengan spontan menutup kedua matanya menggunakan tangan.


"Kenapa di tutup? Kamu sudah melihat semuanya kan? Kamu akan terbiasa melihat ku tanpa busana" ucap Jimin yang sedang mencari setelan jas.


"Ya ya aku akan terbiasa,tapi tetap saja om mengagetkan ku!" kesal Ella dan membuka tangannya.


"Kalau begitu,besok kamu yang buka"


"Eh,nggak mau lah,udah buruan pakai bajunya,Ella mau cas hp dulu"


"Huh dasar istri pelit!" gumam Jimin namun masih bisa terdengar oleh Ella.


"BODOAMAT!"teriak Ella padahal masih di dekat Jimin,lalu dia keluar.


...


Setelah selesai mengganti pakaian,Jimin keluar dan berjalan menuju Ella yang fokus dengan Hp nya. Dia jongkok di hadapan Ella.

__ADS_1


"Kalau sedang di isi daya nya jangan di pakek dulu,nanti rusak" Jimin merebut hp Ella.


"Cuma sebentar kok" jawab Ella cemberut.


"Dah nih pakein dasi" pinta Jimin memberikan dasinya kepada Ella.


Ella pun mulai terfokus memakai kan dasi di leher Jimin. Jimin hanya tersenyum memandangi wajah istrinya yang terlihat fokus. Tiba-tiba Ella menarik dasinya dan membuat jarak mereka sangat dekat.


"Ella memang cantik,tapi nggak usah sampai kayak gitu" ucap Ella lalu mengecup sekilas bibir Jimin.


Ella berdiri lalu mengambil parfum. Sementara Jimin masih jongkok melongo tak percaya dengan apa yang baru terjadi. Lalu ia berdiri dan mencubit pipi Ella,Ella hanya meringis kesakitan.


"Siapa yang ngajarin?" tanya Jimin.


"Apa?" lah malah balik nanya.


"Narik dasi om terus cium om,siapa yang ngajarin?" sekali lagi Jimin bertanya.


"Emm...hehe nggak ada yang ngajarin,Ella sering lihat drama Cina,banyak adegan kayak gitu" jawab Ella jujur.


"Ih udah bisa nakal" Jimin mengacak rambut Ella.


"Ih om! Nanti berantakan lagi!" kesal Ella,Jimin hanya terkekeh.


"Sini pakek parfum dulu biar wangi" ucap Ella lalu menyemprotkan parfum ke jas Jimin.


"Hemm enak,baunya seperti tubuhmu" ucap Jimin.


"Ya iyalah,kan ini parfum aku"


"Kamu ikut om ya" ajak Jimin.


"Gak ah,enak di rumah,lagian kan ada Cia masa Ella pergi" ucap Ella lalu keluar.


....


Sesampainya mereka di ruang tamu,mereka hanya bisa melihat Jungkook yang sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya. Tae dan Cia entah kemana,mereka sudah tidak ada.


"Tae sama bocah mes*m di mana?" tanya Jimin lalu duduk di sofa,Ella juga ikut duduk.


"Nggak tau,tadi Tae Hyung bilang mau keluar sama Cia,terus katanya nanti kalau Hyung mau ke markas suruh kabari dia dulu" jawab Jungkook.


"Oh,ya udah kita langsung berangkat aja"


"Hem Ella di rumah sendiri dong" ucap Ella cemberut.


"Ya makanya ayo ikut om" ajak Jimin.


"Oke,tunggu sebentar,Ella siap-siap dulu" ucap Ella langsung berlari.


"TUNGGU YA,JANGAN DI TINGGAL!" seru Ella saat berlari.


"Kenapa Ella masih manggil om? Kenapa nggak sayang aja?" tanya Jungkook pada Jimin.


"Katanya sih udah terlanjur nyaman,Hyung udah suruh manggil sayang tapi dia nggak mau" jawab Jimin.

__ADS_1


"Oh"


"Kapan kamu kenalin pacar kamu ke Hyung? Kamu udah gede loh Kook,walaupun sifat kamu masih bayi tapi harus nikah juga kan?"


"Jungkook aja nggak punya pacar,gimana mau ngenalin sama Hyung" jawab Jungkook.


"Cepet cari makanya" goda Jimin.


"Nggak mau ah,nanti Jungkook nggak bisa bebas"


"Mau sampai kapan kamu kayak gini? Berubahlah,kamu bukan akan kecil lagi,Hyung udah nikah,terus nanti yang jagain kamu siapa?" ucap Jimin menasehati.


"Kan masih ada Jin Hyung,Tae Hyung"


"Mereka juga udah gede,pasti bentar lagi nikah"


"Hyung ah!" kesal Jungkook.


"Hyung nggak nyuruh kamu cepet nikah,tapi hyung minta kamu cepet dewasa,inget umur"


"Huh! Iya iya!" jawab Jungkook dengan nada kesal.


"Yok,Ella udah siap" ucap Ella yang berjalan menuju arah Jimin dan Jungkook.


"Jungkook bawa mobil sendiri kan?" tanya Jimin,Jungkook hanya mengangguk lalu berjalan keluar.


"Jungkook oppa kenapa?" tanya Ella.


"Kumat" jawab Jimin lalu keluar juga.


Ella hanya mengikuti Jimin dari belakang.


Jimin dan Ella satu mobil dengan satu sopir sedangkan Jungkook menyetir sendiri. Mobil mereka berjalan menuju kantor dengan kecepatan sedang.


"Om nanti jadi ke markas?" tanya Ella saat di mobil.


"Hem" jawab Jimin dengan deheman karna dia sedang memeriksa berkas yang di gunakan untuk meeting.


"Ella ikut"


"Hah,ngapain ikut,kamu nanti pulang aja sama pak sopir" kali ini Jimin bicara dengan menatap Ella.


"Kenapa emang? Pokoknya Ella mau ikut" paksa Ella.


"Kalau Ella ikut gw nggak bisa siksa si tua bangka itu dong" batin Jimin.


"Nanti di sana bahaya loh,banyak senjata tajamnya" ucap Jimin mencoba membuat Ella tidak jadi ikut.


"Ella nggak peduli,mau banyak senjata ataupun banyak macan Ella nggak takut,kan ada Om" ucap Ella tetap pada pendiriannya.


"Huft ya sudah" jawab Jimin pasrah.


TBC...


......Maaf baru up :(......

__ADS_1


......biasalah,otak gak bisa di ajak kerjasama 🙃......


__ADS_2