
Setelah menidurkan Junior,mereka mulai mandi. Kadang Jimin merem*s pydr Ella,hal itu membuat Ella kesal lalu terjadilah ribut kecil. Dan sekarang mereka sudah selesai mandi dan berganti pakaian.
"Tadi kan Ella udah nurut sama om,jadi sekarang Ella mau es cream!" ujar Ella sambil memakaikan dasi Jimin.
"Gak mau es cream nya om aja? Enak loh" goda Jimin.
"Ih apaan sih!" Ella mengencangkan dasi Jimin.
"Akh!" rintih Jimin.
"Huh dasar mes*m!" umpat Ella lalu pergi dari hadapan Jimin.
"Apa salahnya mes*m sama istri sendiri" Jimin mengendorkan dasinya lalu menyeimbangi langkah Ella.
"Ya salah lah! Kan aku masih kecil!" Ella berhenti mendadak membuat Jimin hampir menabrak nya.
"Itu namanya pel*cehan!"kesal Ella.
"Lah mana ada pelec*ehan sama istri sendiri"
"Ada!"
"Terserah kamu lah,jadi minta es cream nggak?"
"Es cream yang mahal" Ella mengangkat satu alisnya.
"Mau minta apa aja yang murah ataupun mahal pasti om turuti,tapi Ella juga harus kasih jatah sama om" ucap Jimin smirk.
"Gak mau" tolak Ella cemberut.
"Biar adil dong"
"Tapi kan Ella takut"
"Ya udah kalau gak mau,gak usah beli es cream"
"Iya iya Ella mau,tapi gak akan sakit kan?" ucap Ella sedikit takut.
"Nggak akan sakit,om yakin kamu bakal ketagihan" ucap Jimin smirk.
"Hmm"
"Ya udah ayo beli es cream termahal" Jimin menggandeng Ella keluar dari ruangannya.
...
Di rooftop sebuah restoran mewah,Jimin dan Ella sedang duduk di salah satu sofa di sana. Memandangi sunset yang begitu indah. Langit yang sudah bercampur antara oren dan biru membuat pemandangan yang sangat indah. Ella tersenyum manis memandangi sunset,tanpa Ella ketahui,Jimin memotret nya diam-diam.
"Manis"ucap Jimin lirih.
__ADS_1
"Kenapa sunset itu indah?" tanya Ella tanpa menoleh ke arah Jimin.
"Gak tau,tapi habis melihat indahnya sunset,kita harus bertemu dunia yang gelap dan dingin" jawab Jimin.
"Tapikan walaupun gelap,tapi ada lampu yang menerangi,ada bulan dan bintang yang menghiasi langit" kali ini,Ella berbicara menatap Jimin.
"Ya begitulah,hal yang terlihat buruk dan menakutkan belum tentu selalu buruk,hal yang terlihat indah belum tentu selalu indah"ucap Jimin.
" Seperti om dong"
"Aku? Kenapa aku?" tanya Jimin heran.
"Karna dulu Ella melihat om yang serem,menakutkan, ganas, tapi sekarang Ella bisa melihat sisi lembut om"senyum manis terukir di bibirnya.
"Om juga dulu ngira kamu orangnya pendiem, kalem, eh ternyata nyebelin"ucap Jimin di selingi tawanya.
"Nggak kok, Ella anaknya baik, kalem, yang nyebelin tuh om bukan Ella!" protes Ella.
"Tuh kan mulai nyebelinnya"
"Terserah om deh,Ella waras jadi Ella diem"ucap Ella lalu menjulurkan lidahnya.
"Om gigit baru tau rasa"
Ella tidak menjawab,dia hanya menatap sinis ke arah Jimin. Lalu pintu rooftop terbuka dan keluarlah beberapa pelayan membawa nampan berisi es cream. Ella terkagum menatap es cream tersebut.
"Siapa bilang buat kamu semua,om juga mau lah"
"Oh kirain om lagi baik terus kasih es cream yang banyak buat Ella"ucap Ella lalu nyengir.
" Hu! Lagi sakit juga" Jimin memukul pelan jidat Ella.
Ella hanya meringis lalu mengambil satu porsi es cream rasa stroberi dan vanilla. Ia memasukkan se sendok es cream ke mulut nya. Setelah itu para pelayan tadi keluar.
"Woahh enak banget,eh ada cincin" ucap Ella.
Ella mengambil cincin yang tertancap di stroberi tersebut. Dan ternyata itu adalah cincin dengan berlian 4,7 karat. pantas saja es cream tersebut sangat mahal karna ada sovenir cincin mahal. hem sultan mah eskrim nya beda
"Bahagia banget cuma minum es cream dapet cincin murah,om bisa beliin yang lebih bagus" heran Jimin di tambah kesombongannya.
"Karna Ella masih normal jadi bahagia,nggak kayak Om yang tiap hari datar, Ella jadi ngerasa nikah sama tembok" gerutu Ella.
__ADS_1
"Masih ku tahan belum ku gigit,liat aja nanti di rumah,om bakal bikin kamu nggak bisa jalan"ancam Jimin dengan smirk nya.
"Ih dasar!" kesal Ella lalu menyenggol Jimin dan mengakibatkan es cream yang tadinya akan masuk ke mulut Jimin jadi tercoret ke pipinya.
Jimin tersenyum tipis menatap Ella yang sudah tertawa puas. Jimin membalas dendam nya,dia menumpahkan sedikit es cream ke leher Ella. Ella langsung melotot terkejut lalu menatap Jimin yang smirk.
"Duh sayang banget tumpah,aku bersihin ya" ucap Jimin lalu menjilat es cream yang ada di leher Ella.
Mengambil kesempitan dalam kesempatan,eh kebalik! Maksudnya mengambil kesempatan dalam kesempitan. Jimin tidak hanya menjilat namun juga menghisap leher jenjangnya. Ella berusaha menahan des*hannya namun gagal,satu des*han lolos dari mulut Ella.
"Mmpphh ah Om! J-Jangan kayak gini!" Ella menjambak kuat rambut Jimin.
Jimin pun menghentikan aksinya. Dia menatap Ella yang sudah seperti udang rebus. Lalu Jimin mengusap bibirnya dan melanjutkan makan es cream.
"Om curang!" kesal Ella.
"Makanya jangan jail sama suami,di jailin balik kok marah" ucap Jimin lalu terkekeh.
Tanpa aba-aba,Ella langsung menggigit pipi Jimin. Sontak saja Jimin menjadi terkejut dengan kelakuan Ella. Di satu sisi merasa sakit namun di satu sisi ia senang.
"Emhh kamu mulai nakal" ucap Jimin yang membuat Ella berhenti menggigit nya.
"Aku...aku cuma lagi balas dendam sama om! Jangan ke PD an!" kesal Ella lalu mengalihkan pandangannya.
"Oh gitu, ya udah besok besok om jailin kamu terus biar di bales"
"Ah terserah om aja deh!" kesal Ella.
Jimin hanya terkekeh melihat istrinya yang kesal. Lalu dia mengacak rambut Ella dan lanjut makan es cream. Makin lama hawa nya makin dingin,Ella berhenti makan es cream karna sudah merasa dingin. Jimin juga berhenti lalu berdiri.
"Ayo pulang,ini sudah hampir malam,kamu harus istirahat" ucap Jimin.
"Ella pengen jalan-jalan dulu" ujar Ella.
"Jalan-jalan kemana? Ini udah hampir malem,hawanya udah dingin,ayo pulang aja"Jimin menarik Ella.
"Ishh, Ella mau jalan-jalan dulu!"rengek Ella.
"Ella,jangan bandel,mau jalan-jalan kemana?"
"Ke Namsan Tower"
"Nggak ah,di sana pasti dingin,kamu belum sembuh total!"
"Ih ya udah!" kesal Ella lalu pergi begitu aja.
"Ella jangan kayak anak kecil" Jimin mengejar langkah Ella.
TBC...
__ADS_1
...Maaf ya kalau author lama banget up nya. karna author juga punya kesibukan lain. author tetep usahain up tiap hari,kalau idenya lancar ya pasti up lebih dari satu,tapi kalau lagi macet ya cuma bisa satu aja. maaf ya🙃...