Ghost Love Story

Ghost Love Story
BAB 101 ~ Direstui ~


__ADS_3

Tn. Dani mengajak Axel dan Athena bicara di ruang tengah. Sebagai orang tua dari Athena yang ingin dilamar, bapak itu ingin mendengarkan dengan sungguh-sungguh niat kedua sejoli itu. Athena menggandeng tangan laki-laki itu untuk menenangkannya. Tersenyum manis pada laki-laki yang dicintainya itu agar berani menghadapi orang tuanya.


Namun, ternyata Tn. Dani tidak duduk di sofa di ruang tengah itu melainkan hanya berdiri menunggu mereka di tengah-tengah ruangan. Menatap mata Axel dengan sangat tajam, membuat jantung Axel langsung berdebar kencang. Merasa bersalah atas ucapannya yang terdengar seperti mengancam. Tn. Dani seperti murka, hingga menunjuk ke arah Axel.


"Awas kamu! Kalau kamu berani membuat anak gadisku menangis, aku akan buat perhitungan denganmu!" ucap Dani dengan tatapan mata yang tajam.


Axel gemetar, tak menyangka akan mendapat ancaman dari Tn. Dani. Axel sama sekali tak ingin membuat orang tua itu marah dan membencinya. Tak terbayangkan oleh laki-laki itu ada rasa benci dengan orang yang ingin dijadikan ayah mertuanya itu. Dengan mata yang berkaca-kaca dan kaki yang lemas, laki-laki itu hampir saja terduduk berlutut jika Tn. Dani tak buru-buru memeluknya.


"Kami restui pernikahan kalian," ucap Dani sambil menepuk punggung laki-laki yang hampir putus asa itu.

__ADS_1


Axel terpaku, tak percaya dengan apa yang didengarnya. Meski Tn. Dani telah melepaskan pelukannya, Axel masih belum sadar dengan apa yang terjadi. Athena menyadarkan calon suaminya itu dan memintanya untuk berterima kasih.


"Terima kasih Pa, terima kasih Ma," ucap Axel seperti robot yang disetel Athena.


Mereka semua tertawa melihat Axel yang sepertinya masih belum sadar dengan sempurna. Setelah Athena memeluk tubuh tinggi itu, barulah Axel seperti sadar dengan situasi. Laki-laki itu pun tertawa meski canggung. Dengan tulus dan sadar, laki-laki itu kembali mengucapkan terima kasih.


Axel bahagia mendapat restu dari kedua orang tua Athena. Rasa tak percaya setelah mengalami kejadian yang membuat jantungnya serasa mau copot. Dikerjai oleh ketiga orang dihadapannya dengan akting calon mertuanya yang terlihat begitu emosi, membuat Axel lemas.


Axel tidak tahu, kalau Ny. Anna telah melihat cincin yang terselip di jari manis Athena dan melaporkannya langsung pada suaminya. Kedua orang tua itu bahagia karena Axel bergerak cepat untuk mengukuhkan cinta mereka ke jenjang pernikahan.

__ADS_1


Meski tadinya tak menyangka kalau ternyata Axel telah menamatkan kuliahnya. Mereka sangat setuju Athena menikah dengan Axel. Selain Axel terlihat sangat perhatian dan sayang pada putri mereka. Tn. Dani dan Ny. Anna telah sangat akrab dengan orang tua Axel. Mereka berempat justru berharap bisa segera menjadi keluarga besar.


"Rasanya belum puas mengucapkan terima kasih sama Papa dan Mama saking bahagianya," ucap Axel sambil menatap gadis yang bersandar di dadanya itu.


"Kalau gitu salurkan bahagianya padaku biar bahagia kita sama rata," ucap Athena.


"Oh ya? Bagaimana caranya?" tanya Axel. Athena mengetuk bibirnya. Axel pun tersenyum.


"Di sini?" tanya Axel yang langsung dibalas anggukan oleh Athena.

__ADS_1


Laki-laki itu tersenyum. Mendapat kesempatan itu siapa yang tidak mau? Begitu lega karena mendapat restu dari kedua orang tua itu, Axel sudah sangat ingin melakukannya. Segera laki-laki itu membenamkan bibirnya ke bibir manis itu. Athena pun menyambutnya dengan bernafsu. Sebuah tantangan yang membuat jantung mereka berdebar-debar nikmat saat berciuman di ruang tengah dengan nekat.


...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...


__ADS_2