Ghost Love Story

Ghost Love Story
BAB 106 ~ Rencana Pertunangan ~


__ADS_3

Axel dan Athena kembali fokus pada perkuliahan. Axel tak lagi belajar bersama Axella dan jelas dirasakan Axel kalau Athena sangat jarang merasa kesal. Rasa bahagia mereka jalani hari demi hari. Tanpa ada salah paham dan rasa cemburu. Saat melihat Axella, Axel hanya menghindar, ada rasa bersalah setiap kali melakukan itu tetapi harus Axel lakukan karena Axel telah merasakan sendiri, damainya jauh dari Axella.


Apa aku berlebihan bersikap seperti ini? Apa sikapku tidak dinilai kekanak-kanakan? Rasanya memang seperti itu tapi sejak tak ada Axella, Athena jadi lebih tenang. Nggak marah-marah, nggak ngambek, nggak sedih, nggak nangis, kalau gitu apa mungkin Axella yang sengaja memancing Athena seperti itu? Sikap Axella memang sengaja ingin menyakiti hati Athena. Jika dia baik-baik saja, mana mungkin Athena marah tanpa alasan? Batin Axel bertanya-tanya.


Hubungannya yang tenang dengan Athena membuat Axel yakin, menjauh dari Axella adalah langkah yang tepat. Apalagi sekarang mereka telah bertunangan. Kedua keluarga pun telah sama-sama setuju. Axel ingin menjauh dari hal-hal yang merusak keharmonisan hubungannya dengan Athena.


Kalau Athena marah dan batal menikah kan nggak lucu. Udah usaha habis-habisan, tinggal satu langkah lagi bubar gara-gara nekat menyapa Axella. Nggak lah! Resiko, lagian dia juga jahat. Niatnya buruk sama Athena. Mana mungkin aku suka dengan orang yang ingin bersikap jahat pada Athena? Lebih baik menghindar saja, nggak ada gunanya baik-baik sama Axella, batin Axel yang kembali masuk ke kelas Axella hari ini.


Axel merasa keputusannya memutuskan hubungan pertemanan dengan Axella adalah keputusan yang tepat. Saat mengantar Athena pulang, tiba-tiba Axel dipanggil oleh Mama Athena. Laki-laki itu merasa bingung tapi akhirnya mengikuti keinginan calon ibu mertuanya itu.


"Ada apa sih Ma, Kak Axel itu masih ada kuliah," ucap Athena yang tak ingin ibunya membuang waktu Axel.


"Nggak apa-apa sayang," jawab Axel.


"Nggak apa-apa?  Giliran sama aku langsung kabur. Giliran dipanggil Mama langsung nurut," ucap Athena menggerutu.


Axel tertawa dan langsung mencubit pipi calon istrinya itu. Athena telah begitu pengertian setelah mengetahui alasan Axel sibuk hingga tak ada waktu untuknya. Namun, sekarang protes karena Axel yang menyediakan waktu untuk ibunya bicara.

__ADS_1


"Mama cuma sebentar sayang," ucap Anna ikutan mencubit pipi putrinya. Athena cemberut dan Axel tertawa.


"Begini Axel, Mama ada rencana untuk mengadakan pesta pertunangan, apa kamu keberatan? Jika kalian yang punya diri nggak keberatan, Mama akan bicara dengan Mommy dan Daddy-mu," ucap Anna.


"Oh itu, kalau aku nggak masalah Ma, bagaimana dengan Athena?" tanya Axel.


Laki-laki itu langsung menoleh ke arah gadis yang dicintainya. Athena mengangguk. Axel pun tersenyum.


"Athena setuju Ma, aku akan kasih tahu sama Mommy dan Daddy kalau Ma mau bicara. Kapan Mommy boleh datang, Ma?" tanya Axel terlihat semangat.


"Tapi sepertinya, Mommy akan setuju Ma. Kalau untuk masalah itu," jawab Axel.


"Oh ya baiklah tapi nggak apa-apa biar nanti Mama yang temui orang tuamu," ucap Anna.


Axel pun mengangguk, Anna mempersilahkan Axel untuk melanjutkan aktivitasnya. Laki-laki itu pun segera pamit ke kampus. Athena mengantarkan Axel hingga ke teras, laki-laki itu terlihat melangkah sambil tersenyum.


Athena meraih tangan Axel, dan itu mengagetkan Axel. Athena tersenyum. Gadis itu merasa tak enak hati karena akan menambah kesibukan laki-laki itu.

__ADS_1


"Nggak apa-apa sayang, aku justru senang. Mama bersemangat dengan pertunangan ini, aku justru merasa bahagia," ucap Axel.


"Tapi pasti merepotkan Kakak, juga Mommy dan Daddy," ucap Athena.


"Nggak sayang, aku rasa mereka justru senang, percayalah!" ucap Axel.


"Sungguh?" 


"Sungguh!"


"Kakak juga senang?" tanya Athena


"Sangat senang," jawab Axel.


Athena tersenyum, laki-laki itu pun pamit kembali ke kampus setelah mengecup kening Athena. Saat akan ingin naik ke atas mobil Athena pun ikut mengantarnya. Axel langsung mencuri ciuman dari gadis itu. Athena tersenyum malu karena Axel yang tak pernah mau melewatkan kesempatan mencium bibirnya.


...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...

__ADS_1


__ADS_2