
Hidden twins, ucap Axel saat tiba-tiba muncul di pergantian waktu. Athena yang sibuk berpikir sendiri tak menyadari laki-laki tampan itu telah muncul, Athena langsung memeluknya. Athena segera menceritakan tentang temuannya dan keanehan yang di dapatnya selama berada di rumah Axel manusia.
Tadi pagi Athena bangun kesiangan hingga dia mendapati hari telah terang. Gadis itu kesal bahkan menangis dan berteriak akan menuntut Axel yang tidak membangunkannya. Hingga gadis itu tidak bisa melepas rindu pada laki-laki tampan itu.
Athena masih memeluk Axel dan Axel membelai rambut gadis itu.
"Katanya mau menuntut? Karena tadi pagi nggak dibangunin?" tanya Axel.
"Ya, kenapa sih? Kak nggak bangunin aku? Jadinya nggak ketemu deh. Tadi itu berangkat sekolah bawaannya kesel. Mana dapat hukuman lagi," keluh Athena.
Gadis itu menggerutu namun Axel cuma tersenyum.
"Aku kasihan sama kamu, kalau kamu nggak bisa bangun sendiri artinya kamu sedang kecapean. Jadi ya biarin aja tetap tidur, lagian kalau kamu lagi tidur aku puas cium bibir kamu," ucap Axel.
"Ih ... dasar, curang, mesum ... maunya enak sendiri," ucap Athena sambil memukul-mukul dada Axel.
Laki-laki itu membiarkan sambil terus tersenyum, namun saat Athena mulai menghentikan pukulannya laki-laki itu justru menangkap tangan Athena. Lalu perlahan mendekatkan wajahnya dan membenamkan bibirnya ke bibir gadis itu.
"Kenapa aku nggak pernah bosan mencium kamu?" tanya Axel.
"Karena aku manis dan imut," jawab Athena kepede-an.
Axel tertawa kemudian mengangguk. Axel kembali mengingat saat-saat pertama mereka bertemu. Sejak awal Axel sudah ingin mencium Athena namun tak pernah bisa terjadi. Perjalanan cinta mereka mengalir hingga akhirnya mereka tak bisa menghilangkan kebiasaan yang satu itu, berciuman.
"Jika kamu selalu berciuman dengan Axel manusia itu, lama-lama kamu bisa jatuh cinta padanya," ucap Axel.
Athena menunduk, sebenarnya gadis itu tidak ingin membicarakan tentang Axel yang satu itu tapi bagaimana lagi? Laki-laki itu sekarang sudah menjadi bagian dari kehidupannya sekarang. Meski Athena merasa tidak akan mungkin bisa jatuh cinta lagi pada laki-laki lain selain Axel tapi tidak menutup kemungkinan dia benar-benar akan mencintai Axel itu jika laki-laki itu tulus mencintainya.
"Kak, tadi Kakak bilang tentang hidden twins itu apa?" tanya Athena mengalihkan pembicaraan dari perasaannya pada Axel manusia.
"Hidden twins adalah kehamilan bayi kembar yang tidak terdeteksi USG. Hal ini terjadi karena janin hanya terlihat samar hingga hasil USG tak bisa membaca adanya bayi kembar di dalam kandungan. Bisa jadi Nyonya itu tidak menyadari kalau ternyata kehamilannya adalah hidden twins," jelas Axel.
Athena mengangguk-angguk meski belum begitu mengerti.
"Ternyata bisa terjadi seperti itu?" tanya Athena heran.
"Hidden twins bukanlah sesuatu yang mustahil, walaupun teknologi USG sudah sangat mutakhir. Tapi teknologi ini pun kadang tidak sempurna. Pantulan gelombang kadang merepresentasikan image yang salah sehingga pembacaan pun tak sesuai dengan aslinya," lanjut Axel lalu duduk di ranjang sambil bersila.
Athena mengikuti, gadis itu juga duduk berhadapan dengan Axel sambil duduk bersila.
"Kenapa bisa terjadi hidden twins?" tanya Athena penasaran.
"Ada beberapa alasan kenapa bayi kembar tidak terdeteksi oleh gelombang ultrasound. Pada trimester awal kehamilan, janin terlihat samar sehingga hasil USG mungkin tak bisa membaca adanya bayi kembar di dalam kandungan, ini bahkan bisa terjadi hingga trimester akhir kehamilan," papar Axel.
Athena terperangah, matanya berkedip namun mulutnya menganga, saking kagumnya pada pengetahuan laki-laki itu. Axel mengetuk dagu Athena hingga membuat gadis itu sadar dan buru-buru menutup mulutnya. Gadis itu tertawa malu-malu karena ketahuan terpesona.
"Kakak memang cerdas, pantas Kakak jurusan IPA," ucap Athena.
Axel tersenyum sambil menyematkan rambut panjang Athena di telinganya.
__ADS_1
"Kamu juga cerdas ... tapi malas," jawab Axel sambil menowel puncak hidung gadis itu.
"Lalu apa penyebab bayi itu tidak bisa terdeteksi USG?" tanya Athena.
"Ada dua kondisi yang mungkin terjadi pada kehamilan bayi kembar. Pertama, masing-masing janin akan membentuk kantung ketuban sendiri. Tapi juga ada kemungkinan mereka berada dalam satu kantung ...,"
"Haaa, dua kantung ketuban? Tapi satu kantung ketuban untuk dipakai dua bayi juga aneh?" gerutu gadis itu. Axel tertawa.
"Bayi kembar yang berada dalam satu kantung dikenal dengan istilah monochorionic monoamniotic, atau kembar mo/mo. Dalam kondisi ini, salah satu bisa saja bersembunyi saat ultrasound di trimester awal. Dengan demikian, di dalam kandungan terlihat seperti hanya ada satu bayi. Salah satu bayi tersembunyi hingga tak terbaca keberadaannya saat menjalani USG," jelas Axel.
"Ada satu lagi keanehan Kak. Ny. Olivia tidak tahu dia mengandung bayi kembar tapi dia merasa melahirkan dua kali tapi itu tidak di hari yang sama, apa itu bisa terjadi?" tanya Athena.
"Meski tidak terlalu umum, bayi kembar lahir beda hari bisa saja terjadi. Hal ini mungkin disebabkan adanya masalah tertentu selama masa kehamilan yang membuat salah satu bayi harus lahirkan lebih dulu atau dikenal dengan prematur dibandingkan bayi kembarannya," jawab Axel.
"Apa sebabnya? Kenapa lahirnya bisa sampai berbeda hari? Kenapa ada yang bisa lahir lebih dulu?" tanya Athena lebih penasaran lagi.
"Bisa jadi karena lapisan yang melindungi salah satu bayi telah sobek lebih dulu. Sementara kembarannya yang lain yang tersembunyi masih dalam keadaan sehat dan tetap tumbuh di dalam rahim ibunya," jelas Axel.
"Kalau begitu bisa jadi Kak Axel adalah kembaran dari Axel yang itu," ucap Athena sambil menunjuk ke sembarang arah.
Axel tersenyum, menatap telunjuk gadis itu yang entah menunjuk siapa. Axel kagum pada Athena yang begitu penasaran dengan masa lalunya.
"Kenapa begitu semangat mencari masa laluku? Bagaimana kalau masa laluku ternyata buruk dan mengecewakanmu?" tanya Axel.
"Aku tidak percaya kalau masa lalu Kak Axel buruk. Karena Kakak orang yang sangat baik. Banyak yang ingin aku ketahui Kak, banyak yang membuatku penasaran. Semua itu berasal dari foto yang di perlihatkan Hani. Ada dua cowok yang aku ketahui dengan wajah yang sama dan nama yang sama pula. Sementara saat melihat foto dari Hani wajah yang sama dengan dua nama yang berbeda. Kakak tidak penasaran dengan itu?" tanya Athena.
"Aku penasaran sayang, tapi saat mengingat Hani, aku jadi takut. Bagaimana kalau ternyata aku adalah Hardy yang mencintai Hani. Athena, aku selalu takut dengan kenyataan itu," ucap Axel menatap mata Athena.
"Athena, apa kamu masih tetap ingin melanjutkan misimu melacak masa laluku?" tanya Axel.
Athena terdiam, rasa penasarannya sangat besar dan Athena sangat ingin mengetahui kebenaran yang sedikit demi sedikit ditemukannya. Athena hanya berharap kalau pun ternyata Axel adalah Hardy. Laki-laki itu akan tetap memilihnya daripada Hani.
Athena akhirnya mengangguk, Axel pasrah. Laki-laki itu pun akhirnya mengangguk lalu menuduk.
"Maafkan aku Kak," ucap Athena.
"Kenapa harus minta maaf?" tanya Axel.
"Karena mungkin ini bukan yang Kakak inginkan," jawab Athena.
"Tapi percayalah, meski bukan ini yang aku inginkan. Aku akan tetap mendukung apa pun yang menjadi keinginanmu," ucap Axel.
Athena langsung memeluk laki-laki bertubuh tinggi itu. Hingga laki-laki itu terlentang di ranjang. Athena rebah di dadanya, gadis itu bersyukur laki-laki itu selalu mengikuti kemauannya. Athena dan Axel berpelukan lalu saling membenamkan bibir mereka hingga pergantian waktu habis.
Keesokan harinya Athena bersiap-siap ke sekolah dengan hati riang. Axel membangunkannya dengan ciuman lembut di pipinya. Athena berpura-pura masih tidur. Axel kembali mencium pipinya untuk pipi satunya lagi. Athena masih pura-pura tidur. Laki-laki itu beralih mencium bibirnya, Athena sekuat tenaga menahan ketawanya.
Axel hampir menyerah, menyerah dengan dua pilihan. Menyerah membangunkan Athena atau menyerah membangunkan dengan cara lembut seperti itu. Axel akhirnya mencoba usaha terakhirnya, jika tidak berhasil Axel akan menggoyang-goyangkan tubuh gadis itu. Karena jika tidak dibangunkan dia sendiri yang akan dimarahi Athena.
Axel mendekati wajah Athena, ingin melancarkan jurus terakhirnya. Bibir Axel menyelusup di pangkal leher Athena dan mulai mengecup dari pangkal leher hingga di bawah rahang Athena. Kecupan yang sangat lembut membuat Athena kegelian.
__ADS_1
Gadis itu bangun dan langsung tertawa, Axel langsung mencubit puncak hidung gadis itu karena sebal di kerjai. Athena mengajak laki-laki itu rebah di sampingnya. Mereka pun berbincang-bincang tentang rencana Athena hari ini.
Imbas dari perasaan bahagia Athena karena dibangunkan Axel pagi itu adalah dia berangkat sekolah seperti orang gila. Sepuluh langkah tiba-tiba senyum sendiri. Dua puluh langkah tiba-tiba tersenyum lagi, jangan-jangan tiga puluh langkah sudah langsung sampai di rumah sakit jiwa.
Tapi dia tidak peduli kalau orang-orang berkata dia gila karena menurutnya orang cantik bebas berbuat apa saja. Ngupil pun di depan orang, tak kan ada yang keberatan. Apalagi kalau cuma senyum, yang ada orang malah membalas senyuman.
Ih gila, senyum-senyum, orang bukan senyum buat dia malah senyum-senyum sama gua, batin Athena yang justru menuduh orang lain gila.
Keceriaan Athena pun berimbas saat pelajaran berlangsung. Gadis itu membebaskan teman-temannya menyontek dari lembar jawaban ulangan hariannya. Saat guru mengetahui itu, Athena di panggil guru dan ditegur langsung di depan kelas.
"Pak, saya itu cuma ingin menolong Pak, kita tidak boleh pelit, jika ada yang meminta tolong, ya kita harus tolong. Kalau teman-teman minta jawaban, saya kasi jawaban. Kalau teman-teman meminta soal, saya kasih soal ...,"
"Yang ada itu minta jawaban, jangan bohong kamu. Nggak ada yang minta soal," sanggah guru IPS itu.
"Kalau nggak ada yang minta soal gimana?" tanya Athena.
"Ya, jangan di kasih," ucap guru IPS itu.
"Kami nggak minta soal sama Bapak, harusnya Bapak jangan kasih," lanjut Athena.
Seisi kelas langsung tertawa, guru IPS itu tercenung. Sampai bingung tadi sudah bicara apa.
Begitu juga saat ulangan Matematika. Lembar jawaban Athena entah sampai di kelas mana eh.. lebay masa sejauh itu. Maksudnya entah sampai ke tangan siapa. Saat guru MTK itu melihat oper-operan lembaran jawaban, Athena pun kembali di panggil KPK, ups... di panggil ke depan kelas.
"Kenapa kamu berbagi jawabanmu sama teman-temanmu? Apa kamu nggak merasa rugi, kamu capek mikir sementara yang lain enak-enakan main contek," ucap guru MTK.
"Berbagi itu tidak akan mendatangkan rugi Bu, yang ada itu mendatangkan berkah. Coba ibu tanya sama guru Agama," ucap Athena.
Kelas geger, sahabat-sahabat Athena tertawa cekikikan. Ada yang berpikir Athena telah kembali seperti dulu lagi. Suka mencari alasan saat di tanya guru. Namun mereka bersyukur karena Athena tetap cerdas tak sama seperti dulu.
"Bu, coba liat Athena sekarang bertambah cerdas. Semua itu berkat sifatnya yang suka berbagi, kalau gitu harusnya kita budayakan berbagi jawaban Bu," ucap seorang siswa.
"Itu sih mau kamu, kerjakan cepat!" bentak guru MTK itu.
Athena pun di suruh kembali duduk dan lembar jawaban Athena telah sampai ke tangan guru itu. Gara-gara guru itu berbisik.
"Psstt, bagi jawabnya!" bisik guru itu pada seorang siswi.
Siswi yang asyik menyontek itu menjawab.
"Bentar lagi," balasnya tanpa menoleh.
"Ayo cepetan!" bisik guru itu lagi.
"Berisik amat sih, nanti ketahuan gu-ru," ucapnya sambil menoleh dan langsung cengengesan sambil menyerahkan lembar jawaban itu pada gurunya.
Athena di bolehkan pulang lebih cepat dari yang lainnya. Sementara yang lain di beri soal tambahan. Semua murid kecewa, Athena pun ikut kecewa. Dia harus menunggu teman-temannya sendirian agar bisa pulang bersama.
Tapi saat sedang menunggu sebuah sedan sport masuk parkiran dan menyita perhatiannya. Axel turun dari mobil itu, Athena langsung menghampiri sebelum bel berbunyi dan itu untuk menghindari keributan dari para siswi yang histeris melihat kedatangan laki-laki tampan itu.
__ADS_1
...~ Bersambung ~...