
Axel akhirnya mengalah pada Athena yang nggak mau mengalah. Padahal yang mengalah dapat hadiah ha ha ha. Athena nggak tahu aja, tersenyum atas kemenangannya. Axel tak akan bisa mengalahkan Athena dalam hal ngambek-ngambek-an. Padahal kalau Axel mau, tinggal ngambek juga, duduk di rooftop pura-pura jadi hantu, pasti dicariin Athena hi hi hi..
Sayangnya Axel nggak mau lagi, karena rugi ganteng-ganteng tapi nggak ada yang bisa lihat. Kesepian selama bertahun-tahun. Axel sampai bikin sayembara, siapa pun yang bisa melihatnya, jika perempuan akan dinikahi kalau laki-laki dijadikan saudara ha ha ha … kayak sayembara jaman dahulu.
Axel mengelus dada sangat bersyukur karena yang bisa melihatnya cewek cantik tik tik tik, kalau yang melihatnya bencong bisa gawat, minta dinikahi juga karena merasa dirinya perempuan hi hi hi… Axel cinta setengah mati sama Athena. Kalau Athena cinta setengah hidup sama Axel ha ha ha… apa bedanya?
Sekarang pun terpaksa mengikuti kemauan Athena yang ingin menunggunya di kampus jurusannya. Axel khawatir Athena bosan tapi lebih khawatir lagi kalau Athena diganggu cowok-cowok. Namun, yang ditakutkan Axel tak terjadi. Athena justru di datangi seorang cewek.
"Tumben duduk di sini? Biasanya begitu datang langsung pergi," ucap Axella.
__ADS_1
"Aku ingin menunggu tunanganku, kenapa aku langsung pergi?" jawab Athena juga bertanya. Axella tersenyum.
"Axel itu orang yang baik tapi karena mendapat tunangan yang jahat, dia jadi ikutan jahat," ucap Axella.
"Apa maksudmu?" tanya Athena terpancing.
Axella tersenyum. Baru sekarang mereka bertemu empat mata. Selama ini, begitu Athena melihatnya, gadis itu akan segera pergi. Tak pernah ada kesempatan untuk bicara. Axella ingin tahu isi hati Athena, dia begitu membencinya.
"Kalau begitu kamu yang jahat, kamu psycho yang senang melihat orang menderita. Kamu sengaja membuat orang berkonflik. Aku rasa aku tahu sekarang, kamu sebenarnya tidak menyukai kak Axel tapi karena ingin menyakiti aku, kamu berlaku seperti menyukainya. Dasar jahat," ungkap Athena.
__ADS_1
"Kamu salah! Aku suka Axel, apa yang membuat orang tak menyukainya? Tanpa mengenalnya, tanpa bicara, tanpa tahu seperti apa orangnya, hanya cukup melihatnya saja orang sudah jatuh cinta padanya karena dia tampan. Lebih dekat lagi, orang mengenalnya sebagai laki-laki yang baik, semakin jatuh cinta padanya. Belum lagi jika mengetahui kecerdasannya gadis-gadis akan terkagum-kagum padanya dan semakin jatuh cinta. Aku menjadi pelindung baginya di kampus ini. Jika tidak, dia bisa sibuk meladeni gadis-gadis yang ingin mendekatinya. Jadi … Kata siapa aku tidak suka padanya? Aku cinta padanya, tapi sayang dia malah jatuh cinta pada gadis posesif seperti kamu yang hanya membuatnya sibuk memikirkan perasaan kamu!" tutur Axella.
"Kalau begitu kita saling membencimu. Kamu benci aku dan aku sangat benci kamu. Kita tidak perlu bertemu lagi. Jangan pernah hampiri aku," ucap Athena.
"Ya … itulah jahatnya kamu. Aku dan Axel itu punya banyak kenangan indah. Tapi demi kamu dia terpaksa menghindar dariku. Baiklah! Aku sadar, aku tidak seperti kamu yang bisa memaksa Axel menjadi lakk-laki jahat dan aku juga tidak bisa memaksa Axel memikirkan perasaanku. Kamu membuatnya menjadi laki-laki yang lupa kacang pada kulitnya. Habis manis sepah dibuang, dia perlakukan aku seperti itu demi kamu. Baiklah! Aku terima takdirku. Kita adalah air dan api, tidak akan pernah bisa berteman. Kita akan saling membenci karena Axel. Mulai saat ini aku tak akan mau membantunya lagi, dalam hal apa pun. Aku juga tak akan mau melihat wajahnya sedikit pun. Kamu puas gadis jahat!" ucap Axella.
Membuat Athena termangu sekian lama. Axella telah pergi setelah mengungkapkan perasaannya. Athena terdiam memikirkan ucapan Axella. Tiba-tiba merasa menjadi orang yang sangat jahat setelah mendengar curahan hati Axella.
Ya ampun, apa aku sejahat itu? Aku membuat seseorang sakit hati. Aku pasti membuatnya sedih karena Kak Axel menjauhinya. Kenapa aku seperti ini? Karena cemburu aku jadi jahat begini. Harusnya aku percaya pada Kak Axel. Dia tak harus menghindari temannya karena aku, meski gadis itu menyukainya, harusnya aku tak pedulikan itu. Berapa banyak gadis yang menyukai Kak Axel, harusnya aku tak pedulikan semua itu. Harusnya aku hanya percaya Kak Axel mencintaiku. Harusnya aku hanya percaya Kak Axel, batin Athena lalu tertunduk menyesal.
__ADS_1
Gadis itu bahkan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya karena tak bisa menahan tangis. Axella menatap Athena dengan senyum dibibirnya. Membuat gadis yang dicintai Axel itu merasa menyesal hingga menangis, itu sudah membuatmu sangat puas.
...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...