
Axel mengajak Athena duduk di beranda belakang rumah. Duduk bersandar sambil berbincang-bincang membuat akhirnya mereka tertidur. Saat Ny. Olivia pulang dan mendapati mereka yang tertidur di beranda belakang. Ibunda Axel itu tersenyum melihat pemandangan indah dan romantis itu . Membuat nyonya itu tak sabar ingin mengambil foto mereka berdua.
Begitu sayangnya Ny. Olivia pada Athena hingga memerintahkan para juru masak di rumahnya untuk menyiapkan segala makanan lezat untuk mengundang gadis itu makan malam di rumah mereka. Ny. Olivia tahu hari itu adalah hari spesial karena Axel dinyatakan lulus sidang skripsi dan telah dinyatakan lulus kuliah.
Malam sebelumnya laki-laki meminta izin masuk ke kamar orang tuanya. Tentu saja hal itu membuat kedua orang tua Axel heran. Tak biasanya meminta izin bicara hingga menghadap kedua orang tuanya.
"Besok adalah jadwal sidang skripsinya Dad, Mom," ucap Axel setelah menceritakan kalau selama ini dirinya telah mengambil beberapa semester sekaligus.
Belum hilang rasa kaget kedua orang tuanya mendengar kenekatan Axel mengambil semua mata kuliah dalam satu semester itu. Mereka juga dikejutkan oleh pemberitahuan kalau besok adalah jadwal sidang skripsinya. Tn. Tom Cullen hingga menggelengkan kepalanya melihat tekad Axel melakukan semua itu.
"Kenapa tidak cerita pada kami sebelumnya? Apa motivasimu hingga nekad mengambil semua mata kuliah itu? Apa karena Hardy? Kamu ingin sejajar dengan Kakakmu karena kalian anak kembar?" tanya Tom Cullen.
"Hardy bahkan belum tamat Axel," ucap Olivia mengingatkan.
"Ya Mom, sebenarnya bukan karena Hardy tapi karena Athena," ungkap Axel.
"Apa? Athena yang memintamu cepat tamat?" tanya Tom Cullen.
__ADS_1
"Bukan Dad, karena aku ingin segera mapan demi Athena," jawab Axel sambil tersenyum.
Axel urung bercerita niatnya untuk melamar Athena karena laki-laki itu sendiri ragu gadis tercinta itu menerima lamarannya. Axel hanya menjadikan Athena sebagai motivasi untuk segera hidup mandiri dan mapan. Kedua orang tuanya itu bangga pada putranya.
Menjadikan gadis yang dicintainya sebagai motivasi untuk segera menamatkan kuliahnya. Untuk itu Axel meminta doa dari orang tuanya untuk presentasinya nanti saat sidang skripsi. Tentu kedua orang tua Axel mengangguk menyetujui.
Karena itulah Ny. Olivia menunda acara organisasinya demi memberi surprise pada putranya dengan memberi dekorasi dan tulisan ucapan di kamar putranya. Setelah dirasa cukup, Ny. Olivia memandang hasil dekorasinya dengan bangga dan bahagia.
"Selamat atas kelulusanmu sayang, semoga jadi orang yang sukses dalam segala hal," ucapnya.
Lalu pergi melaksanakan kegiatan organisasinya. Saat pulang, begitu bahagia melihat Athena, gadis yang jadi penyemangat putranya itu datang ke rumahnya. Segera memerintahkan untuk menyiapkan makan malam spesial untuk mereka.
"Kan kita kedatangan tamu," jawab Olivia.
"Hmmm, gadis kurus kecil itu? Makan paling cuma sedikit seperti makan kucing, kenapa harus siapkan begini banyak," ucap Hardy lagi meledek Athena.
"Kakak, gini-gini makanku banyak Kak," protes Athena.
__ADS_1
"Kalau gitu Mommy nggak adil, masa begitu ada Athena datang langsung di siapkan makanan yang banyak. Begitu Hani yang datang, Mommy nggak siapin makanan yang banyak," ucap Hardy.
"Ih kamu itu ya, udah ngajarin calon istrimu iri-irian sama ipar. Bukannya waktu itu Mommy juga masak banyak sampai-sampai besoknya kamu mules terus kebanyakan makan," jawab Olivia.
"Oh ya, aku lupa Mom," jawab Hardy tersipu.
Hani mencubit Hardy, gadis itu sudah berulang kali mengkode agar laki-laki itu berhenti memprotes Mommy-nya karena gadis itu ingat Ny. Olivia bahkan ikut terjun langsung ke dapur berhubung kedua orang tua Hani juga ikut datang.
Mereka tertawa melihat Hardy yang meringis dicubit Hani. Pada kesempatan itulah, Axel juga mengumumkan kedua peristiwa penting dalam hidupnya itu. Kelulusannya dan lamarannya yang diterima Athena.
"Apa? Jadi sudah lulus sidang skripsi? Hari ini?" tanya Hardy heran yang dijawab dengan anggukan oleh Axel.
"Selain itu aku juga ingin mengumumkan kalau, Athena sudah menerima lamaranku--"
"Aaah, benarkah sayang?" tanya Olivia tak yakin.
Athena mengangguk, Ny. Olivia langsung bangun dari tempat duduknya untuk memeluk Athena. Gadis itu segera berdiri menyambutnya. Begitu juga dengan Hani. Hardy juga berdiri. Gelagat juga ingin memeluk Athena. Axel langsung merentangkan tangannya. Sekalian mencegat sekaligus seolah-olah minta pelukan.
__ADS_1
Axel merentangkan tangannya dengan wajah selidik. Melihat itu Hardy tertawa. Mereka berpelukan. Tak lupa Hardy mengucapkan selamat pada adik kembarnya itu. Mereka semua pun merayakan hari yang istimewa itu.
...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...