
Athena menyarankan Axella untuk kembali ke tubuhnya. Tak disangka Axella menolak saran dari Athena. Tanpa diketahui gadis itu, Axella ternyata telah merencanakan untuk bunuh diri. Kondisi orang tuanya yang tidak lagi harmonis. Menyebabkannya tak memiliki semangat untuk hidup.
Berawal dari perselingkuhan yang dilakukan ayahnya menyebabkan kerap terjadinya cekcok kedua orang tuanya. Ibunya yang tak lagi percaya pada ayahnya kerap kali menuduh perselingkuhan masih terjadi, sementara sang ayah menyalahkan sang ibu yang tak pernah memberikan pelayanan yang baik sebagai seorang istri.
Adu mulut dan perkelahian berakibat hilangnya perhatian kedua orang tua itu terhadap putri satu-satunya mereka. Kurangnya kasih sayang yang dirasakan Axella tak disadari oleh kedua orang tuanya. Beranggapan Axella telah tumbuh besar dan bisa memikirkan dirinya sendiri.
Namun, sebesar apa pun usia seorang anak, tetaplah butuh perhatian dari orang tuanya. Apalagi Axella adalah anak tunggal, tak memiliki saudara untuk berbagi kesedihan, kekesalan dan kemarahan. Semua ditelan sendiri olehnya.
Saat masih di SMA, gadis itu bahkan tak pernah melihat raport nya. Axella terlanjur kecewa. Saat meminta ayahnya untuk mengambilkan raportnya, sang ayah menyuruh Axella meminta ibunya. Saat ibunya itu bersedia, saat gadis itu menunggu di sekolah, ibunya itu tak kunjung datang.
__ADS_1
Guru wali kelasnya bahkan menatapnya dengan wajah sedih. Gadis cantik itu duduk diam menunggu di kelas, sementara wali murid dan putra putri mereka semua telah pulang ke rumah. Axella masih diam menunggu ibunya.
Begitu kasihan pada Axella, guru wali kelas itu tak mau mendesaknya. Ibu itu bersedia menunggu meski sekolah telah mulai kosong. Namun, Axella akhirnya memutuskan untuk pulang.
"Maaf Bu, sebaiknya kita pulang saja. Mommy sepertinya tidak akan datang," ucap Axella tak enak hati. Melihat itu ibu wali kelas itu merasa kasihan.
"Kamu tak ingin melihat hasil belajarmu? Akan ibu perlihatkan kalau kamu mau," ucap ibu wali kelas itu melihat Axella yang ingin keluar dari kelas. Gadis itu menoleh lalu menggelengkan kepalanya.
Axella bertahan hidup tanpa kasih sayang orang tuanya. Sehari-hari, hanya menjalankan aktivitas di sekolah. Membaca buku dan mengerjakan tugas dengan earphone yang selalu melekat di telinganya. Tak peduli dengan keadaan di rumah, hanya berkutat dengan buku-buku pelajaran membuatnya lulus di universitas favorit.
__ADS_1
Kecerdasan Axella membuat gadis itu terpilih untuk menjadi anggota BEM. Mempertemukannya dengan Axel saat mengikuti hari pertama ospek. Untuk pertama kalinya hari Axella terasa berbeda. Gadis yang terbiasa duduk sendiri menikmati makan roti di tanam kampus itu tiba-tiba bertemu lagi dengan Axel. Bertemu lagi, bertemu lagi, hingga mereka semakin akrab. Axella menjalani hidup yang bahagia.
Kini gadis yang terlanjur bahagia mengenal Axel itu diminta menjauh dari Axel. Diminta untuk tak menemuinya lagi. Menghindar dari laki-laki yang telah memberikan warna berbeda dalam hidupnya, membuat tak mampu lagi menjalani hidup. Axella tak ingin meneruskan hidup seperti dulu lagi. Sepi dan tanpa harapan. Tanpa sesuatu yang diinginkan. Axella memutuskan menolak kembali ke tubuhnya.
"Tidak mau! Kamu pikir aku tidak tahu mobil itu akan datang? Aku tidak mau hidup! Kamu pikir aku akan berterima kasih karena kamu menolongku? Aku membencimu! Kamu membuat hidupku menderita! Aku tak mau merasakan hidup menderita! Kalau kamu mau, kamu saja yang ke sana!" seru Axella sambil mendorong tubuh Athena.
Axella justru mendorong Athena ke tubuhnya. Athena yang ingin hidup lagi. Athena yang bahagia hidup bersama laki-laki yang dicintainya. Athena masih ingin bertemu dengan Axel tetapi ditolak oleh tubuhnya sendiri. Axella yang kesal mendorong ruh Athena hingga masuk ke tubuhnya.
Gadis itu terbangun, tiba-tiba menarik nafas panjang dan berat. Matanya terbuka lebar, Athena merasa seluruh tubuhnya sakit. Matanya menatap terang, segala macam alat menempel di tubuhnya. Sakit, merasakan tusukan jarum di pergelangan tangannya. Athena perlahan mengangkat tangan, menggerakkannya tetapi seperti menatap tangan orang lain.
__ADS_1
...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...