Ghost Love Story

Ghost Love Story
BAB 125 ~ Menjadi Axella ~


__ADS_3

Dulu Athena memanfaatkan pergantian waktu dengan mencium Axel hantu sepuas-puasnya. Kali ini justru Axel yang melakukan itu. Laki-laki itu tak ingin menghabiskan waktu percuma lagi. Begitu melihat Athena laki-laki itu segera membenamkan bibirnya ke bibir gadis cantik yang sangat dirindukannya itu.


Dalam hati bertekad akan mencari tahu di tubuh siapa Athena mendekam. Jika Athena tak bisa menyebutkan siapa orangnya. Maka Axel lah yang akan berjuang untuk mencari tahu. Begitu pergantian waktu berakhir, rasa kecewa tak bisa disembunyikan Axel. Laki-laki itu yakin Athena masih berada di ruangan itu. Sambil tersenyum pahit, Axel menyatakan akan selalu menunggu kedatangan Athena di pergantian waktu.


"Aku akan selalu menunggumu sayang," ucap Axel dengan tatapan sendu ke arah tubuh Athena yang berbaring diam di ranjang pasien.


Meski pelan, Axel yakin Athena pasti bisa mendengarnya. Athena menitikkan air mata, lalu pergi meninggalkan ruang rawat inap itu. Kembali ke rumah Axella. Saat tiba di kamar gadis itu, Axella yang duduk menunggu langsung berdiri dan langsung bertanya. 


"Bertemu dengan Axel?" tanya Axella yang dibalas anggukan oleh Athena.


"Keadaan kondisi kesehatanmu bagaimana?" tanya Axella.

__ADS_1


"Masih seperti itu, tak ada perkembangan sama sekali. Kapan aku bisa kembali ke tubuhku? Oh ya, aku sudah beritahu Kak Axel kalau di luar pergantian waktu, aku mendekam dalam tubuh seseorang," jelas Athena.


"Mendekam dalam tubuh seseorang? Kenapa tak bilang langsung kalau kamu mendekam dalam tubuhku? Kalian bisa bersatu dengan di siang hari," ucap Axella.


"Aku belum cerita ke Kak Axella? Kalau aku tak bisa jujur mengatakan di mana jiwaku selama ini, setiap kali aku bicara, tenggorokanku terasa tercekik," jelas Athena.


"Benarkah? Apa kamu pernah cerita itu? Rasanya belum atau aku yang tak perhatikan? Lalu jika tak bisa lewat bicara bagaimana kalau dengan tulisan. Kamu menulis surat lalu ceritakan semuanya," jelas Axella.


Axella mengangguk. Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh ibu Axella yang memanggil putrinya untuk makan malam. Terlihat kelopak mata Axella yang bergerak-gerak. Axella menoleh pada Athena yang tersenyum sambil menunggu dirinya menghilang dan kembali ke tubuh Axella.


"Ya ampun nak. Jam segini kenapa sudah tidur? Kamu bahkan belum makan malam," ucap Friska.

__ADS_1


"Ya mom, aku akan bangun untuk makan malam tapi jika aku sedang tidur jangan dibangunkan ya. Kepalaku terasa berat, menjelang subuh dan menjelang malam jangan bangunkan aku ya. Biarkan aku bangun sendiri," ucap Athena yang berada dalam tubuh Axella.


"Baiklah, tapi apa kamu yakin kondisi seperti itu baik-baik saja?" tanya Friska.


"Ya mom, aku baik-baik saja. Aku yakin," ucap Athena.


Malam itu Athena telah resmi berperan menjadi Axella. Menjalani hidup sebagai Axella. Athena berharap dengan melakukan sesuatu yang berguna, Athena mendapat anugrah untuk hidup kembali, di tubuhnya lagi. Seperti saat di SMA dulu, Athena banyak melakukan kebaikan agar bisa terus bertemu dengan Axel.


Semakin hari kemampuannya melihat Axel semakin besar bahkan juga mampu melihat hantu yang lain. Setiap saat, setiap waktu bisa melihat hantu tampan itu. Namun, kesalahpahaman terjadi, Axel bahkan kehilangan kekuatannya untuk muncul di hadapan Athena bahkan nyaris terbakar habis demi menolong gadis itu dari niat jahat Evan.


Pagi itu setelah bertemu dengan Axel di rumah sakit, kembali Athena pulang ke rumah Axella demi menjalani rutinitasnya sebagai mahasiswi tingkat akhir itu. Athena pun mengikuti perkuliahan atas petunjuk dari Axella. Athena pun memasuki kelas itu dengan ragu-ragu.

__ADS_1


...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...


__ADS_2