Ghost Love Story

Ghost Love Story
BAB 108 ~ Pesta Pertunangan ~


__ADS_3

Tanggal pertunangan telah ditetapkan. Mereka melakukan segala macam persiapan. Hardy kadang menggoda Athena membatalkan rencana pertunangan itu. Axel langsung menatap tajam ke arah saudara kembarnya.


"Jangan coba-coba hasut calon istriku ya!"  seru Axel sambil mengepalkan tangannya.


Hardy tertawa, sementara Axel langsung mengajak Athena sambil tersenyum. Karena begitu banyak persiapan, Athena jadi sering ke rumah Axel. Ny. Olivia akan langsung bertanya ini itu, konsep acara, kue, cincin, gaun, apa saja, begitu semangatnya hingga membawa semua brosur untuk diperlihatkan pada Athena.


"Mommy, ini cuma acara pertunangan. Jangan terlalu sibuk, nanti Mommy kecapean," ungkap Athena yang merasa tak enak begitu merepotkan orang tua itu.


"Jangan anggap remeh acara pertunangan, ini demi memberikan kenangan indah untuk kalian," ucap Olivia.


"Oh aku terharu Mommy, tapi aku pasti sedih kalau kurang istirahat apalagi sakit karena ini. Sungguh Mommy, apa pun yang jadi pilihan Mommy, aku suka," ucap Athena yang sama sekali tak ingin membebani calon ibu mertuanya itu.


Saat berdua bersama Axel, Athena meminta laki-laki itu untuk bicara dengan ibunya agar jangan terlalu memikirkan pesta pertunangan itu. Namun, Axel justru meminta Athena yang jangan terlalu mengkhawatirkan ibunya.


"Sayang, Mommy sangat bahagia menyiapkan semua ini, jangan dilarang ya. Nanti Mommy justru malah sedih. Mommy sangat ingin bahagiakan calon menantunya ini," ucap Axel sambil menangkup wajah calon istrinya.


"Tapi …."

__ADS_1


"Mommy itu persis kayak kamu, sedih kalau nggak bisa berikan yang terbaik. Kecewa kalau nggak bisa melakukan sesuatu untuk orang yang disayangi dan sama-sama tak ingin menyusahkan orang lain," jelas Axel.


"Kakak ini sok tahu akhhh," ucap Athena malu.


Terlalu banyak menurutnya sifat baik yang dituduhkan padanya. Athena merasa tak sebaik itu hingga gadis itu menjadi malu untuk menerima dan mengakuinya. Wajah gadis itu memerah karena malu. Axel langsung mengecup bibir calon istrinya itu.


"Mommy mungkin seperti itu tapi aku nggak merasa seperti itu," jawab Athena. 


"Karena kamu gadis yang baik," bisik Axel.


Athena tersenyum. Gadis itu pasrah pada keinginan sang Mommy. Apa pun yang diinginkan calon ibu mertuanya itu, agar ibu cantik itu bahagia. 


Gadis itu mendapat pujian akan keanggunan dan kecantikannya. Begitu juga dengan Axel, membuat para gadis yang terpana. Acara pertunangan itu pun dimulai. Semua hadirin merasakan meriahnya pesta pertunangan itu.


Setelah prosesi pertunangan itu selesai, mereka berdua menyapa para hadirin untuk berterima kasih atas kehadirannya. Kadang menyapa bersama-sama. Kadang secara terpisah.


Tiba-tiba Athena melihat Axella, segera gadis itu menghampiri. Namun, Axella yang menatapnya diam dengan tatapan mata yang tajam itu memilih pergi saat Athena ingin menemuinya. Athena mengejar. Gadis itu ingin minta maaf dan berjanji akan membiarkan Axel berteman dengan gadis itu.

__ADS_1


"Tunggu Kak Axella," ucap Athena menyambar tangan Axella untuk menahannya pergi.


Gadis itu terdiam, lalu membalik tubuhnya menghadap Athena. Athena semakin merasa bersalah melihat ekspresi Axella yang sedih bercampur marah. Athena ingin menghilangkan permusuhan di antara mereka.


"Maafkan aku Kak, aku mohon maafkan juga Kak Axel. Aku ingin Kak Axella kembali berteman dengan Kak Axel. Jangan salahkan Kak Axel karena mengikuti permintaanku. Ini bukan salahnya, aku yang terlalu cemburu. Aku yang tak tahu niat baik Kak Axella. Kak Axella jangan pergi, ayo datang ke pesta pertunangan kami," ucap Athena sambil menarik tangan Axella.


Namun, Axella justru menghentakkan tangannya hingga terlepas dari genggaman Athena. Axella menatap Athena tetapi tak bicara. Melihat itu Athena tahu kalau Axella tak ingin memaafkannya. Axella menatap Athena dengan tatapan yang begitu membenci lalu pergi berlari.


Athena mengejar, tak ingin gadis itu menyimpan dendam padanya. Hatinya merasa tak tenang di saat mengetahui ada seseorang yang membencinya. Athena terus mengejar, seolah-olah hanya itu kesempatannya untuk meminta maaf. Athena ingin mendapatkan maaf dari Axella sebelum gadis itu pergi.


Tiba-tiba Athena melihat cahaya menyoroti tubuh Axella. Gadis itu berlari menyeberang tanpa melihat jalan karena hari yang telah malam dan jalanan yang telah sepi. Gadis itu tak menyangka tiba-tiba muncul mobil yang melaju kencang.


Athena segera mengejar untuk memperingatkan Axella karena teriakannya diabaikan. Gadis itu segera mendorong tubuh Axella hingga tubuh gadis itu terpental dan jatuh. Axella tak sadarkan diri, kepalanya terbentur beton pembatas trotoar. Sementara Athena tertabrak hingga terpental sekian meter di tengah jalan.


Bunyi mobil yang mengerem mendadak menimbulkan suara yang sangat keras. Membuat para tamu undangan sontak menoleh ke arah suara. Axel langsung mencari tunangannya. Memanggil tetapi tetap tak ditemui. Sebagian tamu mengejar ke arah suara untuk mencari tahu apa yang terjadi.


Mereka terkejut saat mendapati, bintang pesta itu justru telah terkapar di tengah jalan.  Sementara gadis lain terkapar di sisi yang lain. Axel langsung memeluk tubuh gadis itu sambil menangis meraung keras.

__ADS_1


...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...


__ADS_2