
Yas sudah kembali dengan tas ransel di punggungnya, membuat penampilannya semakin mirip seperti seorang mahasiswa, dia benar benar sempurna dengan fashion yang begitu mewah dalam tubuhnya, tas nya benar benar trendi keluaran terbaru dari brand ternama, membuat dirinya akan terlihat begitu mencolok nantinya. Tida lupa kacamata dan topi yang akan membuat penyamarannya semakin menarik.
Yas begitu tampan sebagai seorang laki laki dengan tubuh sempurnanya, dia seperti model yang akan sangat pantas memakai baju apapun.
"Aku sudah siap"
Tapi hans dan kiara samasekali tida pernah kagum dengan penampilannya, dia malah semakin di tertawakan karena kacamata dan topinya, membuat yas tersenyum ketir merasa penampilannya benar benar kacau.
"Kau sungguh ingin pergi dengan penampilan seperti itu? Berkaca lah. Kau membuat dirimu paling mencolok di antara yang lain, bukan seperti menyembunyikan wajahmu dalam kacamata dan topi itu"
Kiara benar benar geram sampai tida bisa berkata apalagi.
"Terserah kau saja, wajahku memang tampan sejak dulu, jangan salahkan aku jika apapun yang aku kenakan akan membuat orang memperhatikan ku"
*Ya tuhan, ini benar benar nyata, dia benar benar berbeda jika memakai fashion sepeti ini, kenapa dia bisa kren begini, apa yang akan terjadi jika dia bersamaku, dia memang benar, apapun yang dia kenakan akan selalu menjadi pusat perhatian orang*
"Ganti pakaianmu, hans tolong bantu dia berganti, pilihkan baju yang biasa saja, aku tida akan pergi jika kau seperti ini"
__ADS_1
"Kau akan terlambat jika terus mengomentari penampilanku"
Kiara melirik jam tangannya dan ternyata yas memang benar, kiara akan terlambat jika terus berdebat dengan mahluk di hadapannya ini.
"Hans kau pakailah mobil yang biasa ku pakai, ini kunci mu, aku akan memakai mobil porsche178 Boxster, agar dia tida terlambat sekolah"
Kiara terperangah dengan perkataan yas yang di sampaikan kepada hans, dia benar benar ingin marah pada yas karena kelakuannya yang terlihat seperti akan pamer di kampus nantinya.
"Kau gila hah, kau ingin semua orang melihatmu dan heboh ketika aku ada di dalam mobil sport mu itu, jika kau ingin bersamaku ikuti apa yang aku mau, kita ke kampus memakai bus umum, lalu bersikap baik di sana dan jangan membuat ulah, jangan sesekali memamerkan apapun yang kau punya, kau ingin satu universitas heboh dan mengerubungi mu hah!"
Kiara kehilangan kendali, tida habis pikir apa yang di rencanakan oleh yas bodohnya, benar benar membuat amarah memuncak.
Sebenarnya hans ingin mengejek yas jika tida ada kiara, ingin menertawakan yas dengan kencang agar dia malu bukan main, tapi hans mencoba memberikan solusi terbaik agar keadaan tida semakin kacau dan memanas.
"Baiklah aku akan menuruti permintaanmu, tida masalah untuk ku"
Kiara bernafas lega, yas dengan tampang polosnya mendengarkan nasihat dari dua sisi, yas tida ingin hari ini kacau karena ulahnya, dalam benaknya perkataan kiara dan hans ada benarnya juga, karena membuat satu univeristas heboh bukanlah hal yang bagus menurutnya.
__ADS_1
"Hans tolong urus semua pekerjaanku, jika ada sesuatu yang mendesak baru kau boleh menghubungiku"
"Baik tuan"
Lagi lagi kiara keheranan melihat yas yang begitu konyol, tetap saja setelah memperhatikan yas terlihat begitu sempurna dan tampan, kiara melihat dirinya sendiri, melihat dari ujung sepatu sampai dada, tida ada yang menarik hari ini yang dia kenakan, akan seperti apa jika semua orang melihat yas akan menempel pada kiara selama di kampus.
"Kau jangan macam macam, menjauh dariku dari jarak 10 meter, aku tida ingin orang orang membicarakan aku. DAN, jangan memanggil namaku ataupun kau mengatakan kau mengenal aku, kau mengerti"
Kiara berbicara dengan sangat serius, memastikan satu persatu perkataanya dituruti, namun apa yang dilihat dari raut wajah yas, dia hanya tersenyum seperti tida mendengarkan apa yang kiara bicarakan.
Mereka telah meninggalkan hans sendiri di rumah, kiara dan yas berjalan kaki sedikit dari rumah untuk menuju halte bus umum yang menuju ke kampusnya.
Yas terlihat sangat menikmati udara segar yang baru dia rasakan ketika berjalan kaki, dirinya hampir tida pernah memastikan cuaca akan selalu seindah ini setiap harinya, selalu akan ada kesibukan kantor dan pekerjaannya, dan selalu ada malam beserta kesepiannya yang setia menemani hari harinya sejak 5 tahun yang lalu.
Note : Harga mobil porsche178 Boxster sekitar Rp 1,5 Miliar dan membawa mesin berkapasitas 1988cc 4 silinder. Mesin tersebut bisa menghasilkan 300 Hp dan torsi maksimal 380 Nm. Dari hasil pengujian, Ia dapat melaju 0-100 Km/jam hanya dalam waktu 4 detik saja. Dan kecepatan maksimal yang mampu ia raih adalah 275 Km/jam, hanya terdapat 2 kursi dan 2 pintu di sisi kiri dan kanannya. Cocok untuk anak muda yg membawa pacarnya, Tapi bukan untuk pamer dan dibawa pergi ke kampus, itu berlebihan ^_^
--**--
__ADS_1
Bersambung ...