
Hans kembali menghubungi jen, apakah dia sudah mulai mengajari kiara akan dasar dasar yang perlu ia ketahui tentang dunia yang berbeda 180° dengan kehidupannya selama ini? Hans pikir kiara mungkin tida akan bertahan lama dengan kehidupan ini, dia akan benar benar menyerah dan memohon pada yas agar dilepaskan dari kehidupannya yang menyedihkan.
"Jen kau mengerti apa yang harus kau lakukan bukan?"
"Baik sekertaris hans, semua akan berjalan dengan baik"
"Baguslah. Kau memang dapat aku andalkan, ku tutup telfonnya"
Hans benar benar akan mengandalkan jen kali ini, dia tida mau kejadian seperti kemarin terulang. Bagaimana mungkin kiara sangat santai ketika dirinya berada di dalam sel tahanan walaupun dia tahu sekarang dirinya adalah bagian dari keluarga gunawan? Kali ini hans meminta agar jen jangan membiarkan kiara untuk pergi dengan alasan apapun.
Di waktu yang bersamaan kiara sudah bangun sedari tadi pagi, dia bermaksud untuk pergi kuliah dan mengunjungi toko buku untuk mengejar pelajaran yang tertinggal kemarin. Namun jen menahannya dan malah mengajaknya berdialog.
"Nyonya apa yang akan saya katakan hanya untuk kebaikan anda, mengertilah bahwa semua telah berbeda sekarang"
"Yah kau memang benar jen, seharusnya aku menurut sedikit padamu. Tapi bagaimana dengan kuliahku? Apa tida bisa kita memulainya setelah aku selesai dengan urusanku"
"Kau tidak punya banyak waktu nyonya"
"Jen, sebenarnya apa yang tuan yas inginkan dariku? dia menikahi ku hanya untuk menyiksaku bukan? apakah dia tida punya hati, tidakkah dia kasihan melihatku yang sebatang kara dan menyedihkan ini"
__ADS_1
"Nyonya aku beritahu sesuatu agar kau lebih memahami situasi ini"
"Apa itu jen"
"Apa kau menggugurkan kandungan mu?"
"Kau sudah gila jen, aku bahkan tidak pernah berfikir akan melakukan hal itu. Di samping tida berani, kau kan tau aku tidak mungkin punya uang sebanyak itu"
"Aku sudah menduganya, anda adalah gadis yang baik, lalu apakah kau mengandung janin itu?"
"Jen. Ayolah, ini baru saj 23 hari dari kejadian hari itu, aku belum memeriksanya, aku juga tida merasakan apapun di dalam perutku"
Kiara benar benar mendengarkan jen dengan sangat serius, dia tau bahwa jen tida akan mungkin mencelakainya. Kiara merasa bahwa jen adalah satu satunya orang yang dapat dirinya percaya.
"Nyonya seharusnya anda sudah tahu masalah apa yang menimpa anda sekarang, seharusnya anda lebih waspada jika tida ingin terlibat dalam keluarga ini"
"Keluarga? Tuan yas hanya seorang diri jen, kau bercanda"
"Nyonya maksudku bukan keluarga seperti ayah dan ibu, kakak beradik, atau yang lainnya. Namun silsilah atau keturunan yang akan menyangkut hidup dan mati mu. Hancur dan bangkitnya kau hanya tuan yas yang akan menentukan"
__ADS_1
"Jen aku sungguh tida mengerti apa yang kau bicarakan, semua yang ada disini seperti memakai bahasa isyarat. Aku yang terlalu bodoh atau bagaimana?"
Jen benar benar harus menghembuskan nafasnya, susah sekali untuk membuat kiara mengerti bahwa dirinya berada dalam situasi berbahaya.
"Nyonya pernikahan yang kau lakukan bersama tuan yas hanyalah sandiwara"
"Tentu saja aku mengetahuinya jen. Jika ini bukan sandiwara, mana mungkin seorang suami mencekik istrinya di depan orang banyak karena hal sepele. Dia memang tida waras kan ?"
"Nyonya kumohon mengertilah apa yang aku sampaikan"
"Jen bicaralah dengan jelas agar aku mengerti"
"Nyonya, tuan yas menikahi mu karena dia pikir kau akan mengandung anaknya. Jika memang benar kau mengandung anaknya, mungin waktu pernikahan ini akan sangat lama bagimu. Tuan yas akan menunggu sampai kelahiran bayi itu tiba, lalu tuan yas akan melakukan tes DNA agar dia mengetahui bahwa anak yang dilahirkan olehmu adalah benar benar darah dagingnya. Dan jika memang terbukti itu adalah darah dagingnya, tuan yas akan merawatnya menjadikan dia pewaris sesungguhnya dalam keluarga gunawan. Namun anda harus tau, bahwa anda akan di ceraikan dengan alasan yang tida masuk akal, bahkan anda akan merasa semua tida adil, namun baiknya kau akan mendapat saham 15% dari perusahaan OT. Tapi aku tida tau apa yang terjadi jika kau melahirkan bukan dari hasil hubungan antara dirimu dan tuan yas!"
"Apa. benar benar manusia gila. Dia sudah cukup membuat aku menderita, kini ketika aku mengetahui aku mengandung seorang bayi, dia akan mengambilnya dariku? Ya tuhan mahluk apa sebenarnya dia? Dia sungguh tega menendang ku dan memisahkan aku dari anak yang aku kandung sendiri?"
"Bukan hanya itu, Jika dalam kurun waktu 2 bulan anda terbukti tidak mengandung, anda akan diusir secara tidak terhormat dari rumah ini, dengan alasan kau meminta cerai darinya. Serta dengan pernyataan kepada awak media bahwa kau menikah dengan tuan yas hanya karena menginginkan saham sebesar 0,50% dari perusahaan OT untuk bertahan hidup"
"Benarkah, apa kau percaya aku seperti itu jen, cukup jen aku tida bisa meneruskan obrolan ini lagi, aku benar benar muak dengan sikapnya"
__ADS_1
Bersambung ...