HIDUPKU

HIDUPKU
Rencana Yas


__ADS_3

Pagi pagi sekali yas sudah pergi dari rumah. Dia memang orang yang sangat sibuk, tida bisa jika hanya bersantai dan berdiam diri di rumah melihat kondisi apa yang sedang terjadi di perusahaannya.


Lain halnya dengan keadaan rumah. Dia samasekali tida pernah memperdulikan kiara dari pertama kiara menginjakan kaki dirumahnya. Terlebih keduanya memang sama sama saling tida menyukai jika harus banyak bicara.


Kini yas sedang duduk disebuah kursi kekuasaannya dalam ruangan yang sangat mewah dan megah di kantornya. Dia sedang berfikir apa yang akan di lakukan oleh gadis yang selalu dia panggil ******. Ulah apalagi yg akan kiara perbuat hari ini pikirnya.


"Hans apa jadwal selanjutnya untuk ku"


"Anda akan menghadiri sebuah pameran tuan, mereka akan menggalang dana untuk kepedulian sosial"


"Lalu bagaimana dengan rencana makan malam ku. Aku ingin menjalin kerjasama dengan hottel Xx, agar kedepannya aku bisa memperoleh peluang pasar yang lebih baik"


"Tawaran yang anda ajukan sangat diminati oleh hotel Xx tuan. Mereka sangat antusias dan merespons dengan baik, tetapi"

__ADS_1


"Apa yang mereka inginkan dariku hans"


"Anda mungkin sudah mendengar pemilik hottel Xx menjalin hubungan dengan sebuah model pendatang yang umurnya tidak jauh dari nyonya kiara"


"Apa kabar itu benar benar terjadi sekarang? Apa dia ingin aku membujuk istri tertuanya agar menyetujui hubungan mereka? Dia pikir aku walinya"


"Ah tidak tuan. Hanya saja tuan yogishima meminta anda membawa nyonya kiara, karena dia akan membawa istri mudanya untuk makan malam. Istri mudanya akan sangat mengganggu apabila dia tidak mendapat teman mengobrol"


"Dasar laki laki bodoh. Apa dia sudah buta, wanita itu hanya menginginkan uangnya, kenapa dia repot sekali memamerkannya di khalayak umum. Benar benar menjijikan"


Yas berfikir sejenak apa yang harus dia lakukan nantinya. Ini adalah kerjasama yang jarang sekali yas dapatkan, bagaimanapun dia harus menghormati keputusan rekannya.


"Tidak hans, aku akan membawa wanita ****** itu untuk ikut makan malam denganku. Kau beritahu jen agar dia bisa mempersiapkan wanita itu dengan baik. Aku akan melihat bagaimana dia tersadar dari mimpinya, bahwa dia samasekali tida akan pernah pantas denganku"

__ADS_1


"Baik tuan, akan saya atur semua yang anda butuhkan"


Yas sebenarnya keberatan akan hal itu. Dia berfikir bahwa kiara belum siap untuk hal hal semacam ini. Namun apalah daya semua keputusan hanya yas yang punya kekuasaan.


Hans keluar dari ruangan yas, dia akan menghubungi jen untuk segera mempersiapkan kiara untuk makan malam nanti.


Hans berjalan sambil berdecak dalam hati dan menggelengkan kepalanya, menggerutu atas apa yang telah di putuskan tuannya.


*Merepotkan sekali tuan yas. Bagaimana jika nyonya hanya akan membuatnya malu. Apa yang akan terjadi selanjutnya, aku akan benar benar repot dibuatnya*


Setiap hal yang telah di putuskan akan selalu ada resiko yang diterima oleh seseorang. Tergantung bagaimana dia menyikapi hal hal kecil menjadi bermakna dalam hidupnya.


Yas sudah memutuskan untuk membenci kiara terlebih dahulu sebelum dia mengenal betapa lugunya gadis itu, betapa dia tidak pernah menganggap dirinya pantas untuk yas, betapa dia menyalahkan takdir yang harus menemukan dirinya dengan yas.

__ADS_1


Begitu cepat yas menyimpulkan bahwa dirinya membenci kiara, seharusnya yas sadar tidak ada yang kebetulan di dunia yang kecil ini. Semua telah di rencanakan oleh tuhan. Semua yang terjadi adalah garis yang harus manusia jalani. Terlebih disukai atau tidak, semua harus dinikmati dengan rasa sukur.


Bersambung ..


__ADS_2