
Sudah lebih dari 10 menit mereka berdua berendam di bathtub, namun keadaan kiara belum juga membaik dan sadar, kiara malah semakin hilang kendali dengan mencumbui dada yas saat itu, kiara memberikan banyak tanda merah dari leher sampai perut yas.
Yas sudah mencoba menghentikan aksi kiara, namun apalah daya, pengaruh obat yang dia minum tanpa sadar begitu kuat mempengaruhi keadaan kiara saat ini. Kiara terlihat seperti wanita murahan yang sedang menggoda laki laki tampan malam itu, tanpa sadar yas benar benar melihat semua lekuk tubuh kiara dan merasakan apa yang dia sentuh saat mendekap kiara, dadanya bersentuhan dengan buah dada kiara, dan mulai terasa yas kehilangan kendali saat kiara terus mencumbui leher yas yang putih mulus.
"Baiklah, lakukan sesukamu, dan aku akan segera menyelesaikan ini"
Yas benar benar sudah tida bisa mengontrol kendali dalam bathtub, dia tida dapat menahannya lagi, dia merasa nafasnya mendidih menahan hasrat yang sedari tadi dia sembunyikan, tubuh kiara benar benar menggoda dengan tonjolan buah dada yang tida terlalu besar, yas membiarkan kiara berada dibawah tubuh dirinya, lalu dia mulai mencoba mengendalikan keadaan, yas berbalik mencumbui kiara dari atas kepala sampai kebawah perut. perlahan lahan yas mencoba mencium kiara dengan lembut, kiara masih terpejam tida menyadari bahwa dirinya sudah memancing nafsu seorang laki laki.
__ADS_1
Ciuman itu cukup lama, tangan yas bergerak cukup cepat walau kaku, maklum ini adalah pertama kalinya yas melakukan dengan keadaan sadar. Lalu dengan cepat dia meraba dada kiara yang sudah mengeras sedari tadi, yas mulai memahami apa yang di inginkan wanitanya malam itu, dia mencium leher kiara tanpa meninggalkan bekas merah, lalu menelusuri dada kiara dan menciumnya dengan benar benar nafas membara, kiara menikmati setiap permainan yas dalam air, kiara merasakan kenikmatan yang luar biasa saat yas sedikit sedikit mempermainkannya dengan mengigit put*ng dirinya yang masih berwarna merah muda.
Kiara terus mengerang kenikmatan, membuat suasana semakin panas walau dalam air, yas mencoba menelusuri perut kiara dengan tangan nya, dia tida dapat menciumnya karena sudah tenggelam dalam air, yas mencoba melihat betapa cantiknya paras wanita ini ketika dia tida menampakan sorot mata kebencian padanya, apakah yas JATUH CINTA ??
Kiara membukakan mata sedikit dengan masih keadaan tida sadar. Dia melihat laki lakinya sedang menciumnya dengan lembut, dengan hangat dan penuh dengan perasaan. Kali ini yas mencoba membuka hotpants yang dikenakan kiara, dirinya telah membuka celananya terlebih dahulu sebelumnya, kiara tida merasa keberatan, karena inilah yang seharusnya dia dapatkan dan dia mau.
Tanpa basa basi, yas langsung membuat kiara mengerang lebih keras, kiara menjerit dengan apa yang telah yas lakukan, yas panik saat itu, dia menghentikan niat dan aksinya lalu memeluk kiara, dia tida tega melihat kiara menahan rasa sakit dan meneteskan air mata. Yas mencoba menahan keinginan yang sudah sedari tadi dia tahan, namun kenapa kiara malah kesakitan? Bukahkah ini kedua kalinya bagi keduanya, mengapa masih terasa sakit?
__ADS_1
Apa yang ada di pikiran lelaki saat keinginannya tida dapat di salurkan? Pastilah mereka menunggu moments yang tepat untuk melakukannya kembali ^_^
Yas mencoba menuntun kiara dengan lembut, dia mencium bibir manis kiara agar kiara tida menjerit terlalu keras, bukan karena takut ada yang mendengar, kamar mereka ada di atas belum lagi kamar tidur yang begitu besar, dan kamar mandi yang letaknya jauh menuju tangga, tida akan ada seorangpun yang dapat mendengar. Ini karena yas hanya tida bisa mendengar rengekan kiara yang merasa kesakitan, pikir yas dalam hati. Kiara akan merasa lebih tenang jika bibirnya menciumi bibir yas ketika yas akan melakukan aksinya.
Yas kembali mencobanya secara perlahan, dan kiara masih dengan suasana erangan yang sedikit demi sedikit hilang, yas menikmati setiap alunan yang dia ciptakan, rasa ini mungkin tida akan pernah dia dapatkan kembali setelah kiara sadar. Dirinya tenggelam dalam kenikmatan fantasi yang luar biasa, kiara kini tida lagi merasakan sakit ketika yas mencoba bergerak lebih cepat dari sebelumnya, kiara menambah ketegangan dengan desahan desahan lembut yang keluar dari mulutnya, kiara pun merasakan dirinya berada di langit yang tinggi, yas membawanya terbang sejauh mungkin sampai dia berada di ujung kenikmatan yang sudah sepantasnya dia dapat dari suaminya. Hubungan ini, hubungan yang selalu tida di sengaja, membuat keduanya sama sama merasakan indahnya malam dalam bathtub kamar mandi.
Bersambung ...
__ADS_1