HIDUPKU

HIDUPKU
Pertunjukan telah di mulai


__ADS_3

Yas melihat lihat seisi ruangan mencari cari kursi yang kosong dengan bermaksud akan membelakangi kiara. Dan bagusnya ternyata yas menemukan satu kursi dimana disisinya telah duduk seorang perempuan berperawakan aduhai dan berpakaian modis, tapi sejujurnya bukan itulah sesuatu yang yas incar dari seorang gadis.


"Hai"


"Hai"


Yas menyapa gadis itu dengan ramah. Seisi kelas menjadi tida lagi kondusif, semua wanita matanya hanya tertuju pada yas, melihat dengan penuh kekaguman bahwa seseorang yang tampan benar benar nyata ada di hadapan mereka.


"Hei lepaskan kacamatamu atau dosen akan menegur mu untuk yang kedua kalinya"


Lagi lagi wanita itu berbisik mengajak yas untuk berbicara. Namun kali ini perkataannya benar, yas akan di tegur dosen jika masih mengenakan kacamata.


Yas kini membuka kacamatanya, semua orang melihat dengan takjub mata yang indah itu, mata yang tajam dan berkilau seperti yang kiara katakan, yaitu mata seseorang yang seperti menahan segala amarah namun tetap akan indah bila di lihat baik baik.


"Kau pernah mendengar seseorang berkata matamu indah?"


"Benarkah?"


"Kau tampan sekali, siapa namamu"


"Aku tida akan bicara tentang hal yang tida aku sukai, jadi maafkan aku"


"Jadi bicara tentang hal apa yang kau sukai?"


"Baiklah jika kau memaksa"


"Katakan saja, tapi bolehkah aku bertanya sebelumnya?"


"Tentang?"


"Apa kau mengenal kiara? Kulihat kau bersamanya tadi pagi saat akan berjalan ke dalam kelas?"

__ADS_1


"Menurutmu?"


"Sudah kuduga, ternyata kau hanya iseng dengannya. Lihat saja cara berpakaian mu, sungguh sangat berbeda, kau tida akan pantas dengannya"


"Lalu apa kau mengenal laki laki yang duduk di sisinya sekarang?"


"Apa kau tertarik tentang hal ini?"


"Sangat, karena aku mengenalnya"


Perempuan yang berperawakan aduhai itu terus saja menggoda yas dengan mengajaknya mengobrol, apalagi yas sekarang dibuat penasaran dengan keseharian kiara dan deff saat berada di kampus, yas ingin tahu lebih banyak tentang apa yang sudah terjadi selama ini diluar pengawasannya.


"Sungguh.Aku mengenal namanya adalah deff, dia menjadi laki laki terpopuler di kampus semenjak semester pertama, dia kaya tampan dan juga pandai merayu, siapa yang tida mau dengannya? Dan siapa saja yang dekat dengannya, pasti akan merasa jatuh cinta padanya"


"Termasuk kau?"


"Benar. Deff bisa mengenal wanita hanya dengan 5 menit berkenalan, dan esoknya dia bisa menjadikan wanita itu kekasihnya, lalu satu pekan kemudian dia bisa memutuskan wanita itu"


"Terhadap semua wanita"


"Benarkah?"


"Aku menjadi salah satunya. Dia menjadi laki laki yang paling banyak mantan kekasihnya di kampus ini. Kurasa sekarang dia sedang mendekati kiara"


"Apa mereka berpacaran?"


"Kurasa tidak, deff sudah mendekati kiara cukup lama, tapi tida ada gosip yang menyebar tentang kedekatan mereka yang di anggap sebagai sepasang kekasih. kau tenang saja, Kurasa posisi deff akan tergantikan olehmu, kau akan menjadi laki laki tampan dan terpopuler di kampus mulai hari ini"


Yas hanya tersenyum kali ini, menanggapi apa yang diberitahu wanita di sampingnya. Yas tida mau terlalu banyak bertanya dan bicara, karena semua orang telah berfokus padanya, memperhatikan setiap gerak yang dia lakukan. Tida terkecuali kiara, diapun ikut terus menatap yas yang seakan sedang tebar pesona pada rekan wanita di sampingnya, kiara yang melihat yas tersenyum ramah dengan manis membuat kiara jengkel dan naik darah sampai sampai deff menanyakan sesuatu terhadapnya;


"Ki apa kau baik baik saja"

__ADS_1


"Tentu Apa aku terlihat kurang baik?"


"Ki aku benar benar harus bicara padamu"


"Deff aku tida ingin ada kegaduhan di kelas, jadi tolong hormati keputusanku"


"Ki aku akan menikah, dan besok acara pertunangan ku"


"Benarkah? Selamat jika begitu"


"Ki aku tida main main"


"Apa kau sangat mencintainya?"


"Aku mencintaimu ki"


Kiara menoleh, melihatkan sorot mata yang mengandung ketidak nyamanan saat deff berbicara seperti itu dalam suasana belajar di kelas.


"Cukup deff, kau benar benar keterlaluan"


"Apa kau mencintai ku?"


"Dulu. Saat semuanya masih sama seperti yang kau tau, aku hidup seorang diri dengan keputusasaan dan kau asik mengejar wanita wanita bodoh yang kau permainkan, dan sekarang kau mengatakan kau mencintaiku padahal pernikahanmu sudah di depan mata, kupikir kau sudah berubah semenjak kemarin, tapi ternyata semua masih sama, aku hanya sebatas pengagum mu yang tida pernah kau lihat, dan itu sudah cukup membuatku senang, jadi berhenti mengejar seseorang yang sudah bersuami"


Deff semakin menatap kiara dengan tajam, tida ada yang tau tentang pembicaraan mereka yang serius itu, termasuk yas yang duduk aga menjauh dari jarak kiara dan deff, tapi bukan berarti yas tida menyadari mereka sedang berbicara serius, yas melihat deff menatap kiara dengan penuh ancaman, dan yas tentu saja geram dan cemburu. Bagaimanapun yas tetaplah seorang manusia, seorang laki laki yang baru saja merasakan cinta seorang perempuan, jadi wajar saja jika dia amat kesal dengan pemandangan saling menatap itu.


Deff tida menyadari keadaan dan suasana apa yang sedang terjadi di kelasnya, deff tida menyadari bahwa semua orang telah meributkan sosok yang baru saja dilihatnya hari ini, sosok yang di sebut sebagai pria idaman semua kaum wanita, deff hanya berfokus pada kiara yang selalu menghindar darinya semenjak kemarin, jadi dia tida menyadari keberadaan yas yang menjadi bahan sorotan.


Yas sudah sangat geram kali ini karena kiara dan deff semakin saling menatap, dia bangkit dari tempat duduknya tampa suara, padahal dia tau semua mata sedang tertuju padanya, wanita yang ada di sebelahnya benar benar kaget dengan tindakan yas yang bangun menghampiri kursi deff, tanpa dosen tahu yas menarik kerah baju deff yang tadinya sedang menatap kiara dan ....


"Bruuuk"

__ADS_1


Bersambung ...


__ADS_2