
Kini pembicaraan yas dan tuan yogishima telah usai. Mereka berjabat tangan seperti sudah menemukan jalan yang di anggap saling menguntungkan, kiara dan model cantik itu kembali bergabung mengikuti obrolan yang sudah kembali seperti biasa.
Hans membereskan semua kertas kertas di atas meja yang mungkin itu adalah surat kerjasama yang telah terjalin antara dua pengusaha. itulah kira kira yang di tangkap oleh otak kiara selama dia mengikuti jalannya makan malam ini.
"Ah mari kita bersulang tuan yas untuk sama sama keberhasilan antara kerjasama ini"
"Ah baiklah, cheers"
Semua mengangkat gelas tanda persetujuan yang sama sama membuat mereka puas.
"Ah nyonya kau tida minum dari tadi, apa kau ingin memesan sesuatu"
Kiara tertangkap basah oleh model cantik yang merupakan istri kedua tuan yogishima. Kiara hanya mengangkat gelas tanpa meneguk minuman itu sedikitpun, dia memang sangat payah jika minum, dia juga tida terbiasa dengan minuman minuman aneh yang dihidangkan orang orang kelas atas ini. Karena ketika dia kerja di barr pun dia tida pernah mencoba bagaimana rasa minuman yang akan dia hantarkan kepada tamunya.
"Ah, istriku mungkin sedang tida ingin minum, aku akan memesankan sesuatu yang lain untuk mu"
__ADS_1
"Ah tida perlu sayang, aku baik baik saja, aku hanya sedikit kurang berselera hari ini" *cih jijik sekali aku memanggilnya begitu, apa aku terlalu berlebihan kali ini*
"Nyonya, pesanlah minuman yang kau suka, rayakan lah kebahagiaan ini, aku akan sangat berterimakasih jika kau mau menemani kami minum"
*Apa apaan ini, sudah kubilang aku sedang tida berselera, apa dia tuli. Atau dia ingin memastikan sejauh mana otakku berjalan ketika aku harus menjadi istri ******** gila ini. Jika begitu. baiklah akan aku beri dia pelajaran* "Hans tolong pesankan aku segelas margarita"
Kiara berfikir agak lama untuk memesan minuman itu, dia tau bahwa orang yang berada di hadapannya ini benar benar sedang mengujinya.
"Baik nyonya"
Hans segera pergi memanggil pelayan dan meminta minuman yang dipesan oleh kiara.
Seperti yang sudah di duga kiara, tuan yogishima benar benar menguji kiara dengan sebuah minuman, kiara sudah memprediksi ini sebelumnya, dan dia sudah menemukan jawaban yang pastinya sangat cocok dengan pertanyaan yang di ajukan lawannya.
"Mmm, kurasa karena namanya yang cantik"
__ADS_1
Yas sudah menoleh kearah kira dengan sorot mata yang tajam, yas seperti mengancam kiara jika kiara membuat dirinya malu dalam acara makan malam ini, dan dengan santai kiara melanjutkan pembicaraannya.
"Juga Karena Minuman ini dibuat dengan pencampuran tequila, triple sec, dan jeruk limau dalam kapasitas yang sama. Juga diberi sedikit garam di pinggiran gelasnya untuk menambah cita rasa. Aku juga menyukai percampuran yang dipadukan seperti jeruk limau, namun jika kurang menyukai limau kau bisa menggantinya dengan jus lemon atau jeruk nipis. Yang jelas, karena rasanya yang nikmat membuat aku menyukai segelas margarita"
"Kau benar, wanita memang selalu menyukai banyak hal dalam hidupnya"
Yogishima adalah orang yang selalu menyukai wanita yang cerdas dan juga banyak wawasan, dia merasa bahwa wanita seperti itu sangatlah berharga, dia merasa wanita seperti itu akan dibutuhkan juga sewaktu waktu.
"Tuan yas kau sungguh beruntung memilikinya"
Dengan penuh rasa kagum tuan yogishima memuji kiara, dan dengan penuh kesombongan kiara melirik yas dia ingin melihat apa yang akan yas katakan pada rekan nya tentang dirinya yang sudah sempurna dimata laki laki lain.
"Kau terlalu berlebihan tuan, rasanya kaulah yang sangat beruntung mempunyai wanita secantik mona disisi anda"
Ta lama dari perbincangan itu hans kembali dengan seorang pelayan membawakan segelas minuman yang dipesan kiara. Kira berusaha untuk menikmati minuman itu walau dia tida menyukai rasa pait yang ada di dalamnya.
__ADS_1
Semua berjalan sesuai rencana malam ini, apa yang yas harapkan berjalan dengan baik, dan apa yang hans rencanakan semuanya sempurna, hans sangat lega melihat kiara yang semakin meningkat pesat wawasannya, namun disisi lain hans harus mengingatkan jen agar jangan terlalu berlebihan memberikan pengetahuan pada kiara, hans takut jika nanti kiara akan melawan yas dengan sangat berani, dan dia akan membahayakan dirinya sendiri.
Bersambung . .