HIDUPKU

HIDUPKU
Insiden makan malam


__ADS_3

kali ini benar benar tida ada percakapan didalam sebuah mobil yang membawa tiga orang tersebut, yang tida lain adalah hans, yas dan kiara. Mereka saling diam tanpa memperdulikan siapa saja di sekeliling mereka.


Mobil hampir saja tiba di sebuah restoran yang sudah di pesan hans untuk tuannya itu, hans menurunkan yas dan kiara tepat di depan pintu masuk Restauran yang megah itu, sementara hans telah berlalu bermaksud ingin memarkirkan mobil di basement.


Pun sebelumnya yas telah meminta pada hans agar dirinya di tinggalkan berdua dengan kiara, dan pastikan tida ada siapapun yang mengganggu.


Disisi lain kiara masih memasang muka malasnya karena lelah dan banyaknya hal yang harus dia pikirkan.


*Kenapa dia memasang seperti itu, apa dia tida suka jika aku mengajaknya makan malam*


Kiara melingkarkan tangannya di lengan yas, sudah sewajarnya hal ini dia lakukan karena memang untuk terlihat di muka umum kiara harus bersikap demikian.


"Apa kau lelah"


*Apa pedulimu*


"Jika badanmu kurang sehat lebih baik kita batalkan makan malam ini"

__ADS_1


*Kita? Kenapa harus dengan persetujuanku jika akan membatalkan makan malam nya, ada apa ini, seperti makan malam ini di siapkan untuk ku saja*


"Aku tida suka jika seseorang yang aku ajak bicara hanya diam"


"Aku tida lelah, mari selesaikan makan malam ini, apa jawaban ku membuat anda senang tuan?"


Yas kini tida bicara lagi pada kiara, langkah kaki keduanya semakin dekat dengan meja makan yang telah di pesan, kiara sangat heran dengan keadaan suasana di dalam ruangan itu, kenapa seperti tida ada tanda tanda kemunculan seorang rekan bisnis lainnya.


Yas mempersilahkan kiara untuk duduk, sejenak yas sangat malu akan apa yang ingin dia sampaikan malam ini, namun niatnya sudah setengah jalan terlaksanakan, apa boleh buat ini harus di selesaikan pikirnya.


Kiara yang tida tahu menahu akan situasi ini hanya mengikuti alur yang telah terjadi padanya, dia memperhatikan yas yang sedikit aneh tingkahnya kali ini, beberapa kali kiara melihat wajahnya memerah dan terlihat gelisah.


*Menunggu seseorang? Siapa yang dia maksud? Apakah hans**


"Apa maksud mu!"


*Apa maksud ku?*

__ADS_1


"Bukankah maksud ku sudah jelas mempertanyakan keberadaan seseorang"


"Maksud mun hans?"


"Mengapa harus hans! Bukankah ini adalah makan malam untuk rekan bisnismu"


"Apa yang kau bicarakan, aku benar benar tida mengerti"


*Kenapa wajahnya terlihat kesal, apa aku salah bertanya*


"Lalu, apa anda pikir saya mengerti dengan semua ini, konyol sekali jika memang ini bukan makan malam untuk acara bisnis"


"Kau benar benar lancang mengatakan itu di depanku"


Yas terlihat sangat geram dan marah akan perkataan kiara, situasi jadi kacau, belum yas memberitahu kiara bahwa ini adalah langkah awal untuk menjalin persahabatan dengannya yas seperti menyesali akan saran yang telah di berikan oleh sekertaris nya hans.


Yas bangun dari duduknya, diseret lah tangan kiara dengan paksa sampai kiara benar benar terkejut melihat kejadian itu, apa salah dirinya sehingga membuat bedebah ini sangat kesal dan melakukan penyiksaan, kiara benar benar merasakan sakit di pergelangan tangan dan kakinya, sesekali kiara berteriak minta di lepaskan tetapi yas tida menggubrisnya, kiara tersadar ia akan dibawa keluar dari tempat itu namun saat yas benar benar menyerat nya dengan sangat kasar, kiara terjatuh sebab merasakan kakinya ngilu dan sakit, pergelangan kakinya benar benar memerah. sepertinya, kiara merasakan kakinya tida bisa bergerak dan sangat sakit dibagian pergelangannya. Mungkinkah karena yas menyeretnya dengan paksa dan berjalan begitu cepatnya ?

__ADS_1


"Apa kau tida mendengar teriakan ku yang merintih kesakitan! Semoga tuhan memberikan balasan atas apa yang selalu kau lakukan terhadapku tuan, kau benar benar manusia hina di hadapanku"


Bersambung ...


__ADS_2