HIDUPKU

HIDUPKU
Keterkejutan deff


__ADS_3

"Mm itu, maksudku maaf aku sepertinya harus segera pergi"


"Jika begitu akan ku antar"


"Tida. Maksud ku, deff akan menjemput ku kemari, apa kau tida keberatan"


"Maksudmu laki laki yang bermata coklat itu? Dia yang tampan dan seperti menyukai mu itu, apakah dia akan kemari"


"Kau terlalu berlebihan, dia hanya temanku, dia hanya mengajak ku makan malam, aku sudah memberitahunya bahwa aku ada disini"


"Benarkah? Jadi kau akan makan malam dengannya?"


Kiara hanya tersipu malu mengetahui rencananya telah dia beritahukan pada Arka.


"Mengapa kau tida pulang dulu dan mengganti bajumu, lalu sedikit berdandan untuk laki laki itu, sepertinya kau juga menyukainya"


"Benarkah, apa aku harus melakukan hal seperti itu, tapi menurutku ini bukanlah kencan jadi aku akan berpakaian biasa saja"

__ADS_1


"Kau ini bagaimana, jangan jangan kau belum pernah berkencan sebelumnya, jadi kau tida mengetahui selera laki laki mu itu, aah dasar kenapa kau bodoh sekali"


"Benarkah begitu, jadi apa yang harus kulakukan sekarang"


Kiara tersenyum ketir melihat dirinya dan penampilannya, apa yang di katakan Arka menurutnya ada benarnya juga, bagaimana jika deff melihatnya dengan tatapan ketidaksukaan, apa yang harus dia lakukan sekarang ini.


"Lalu kau akan bagaimana sekarang"


"Aku. Kurasa aku hanya akan seperti ini"


"Benarkah, kau benar benar tida ingin melakukan sesuatu"


"Kau ini benar benar gadis kuno yang puitis rupanya, kau tau, mungkin hati seseorang akan berkata seperti itu, persis seperti yang kau katakan. tapi pikirannya tida, dia memikirkan seseorang gadis dengan pakaian yang menarik dan berdandan sangat spesial ketika pertama kali dia mengajak makan malam, itu akan membuatnya merasa di hargai bahwa kau juga sangat menunggu ajakan ini, bayangkan saja jika kau seperti ini, dia akan merasa tertampar pemikirannya akan mengatakan bahwa kau sedang bercanda dan tida serius dengannya, apa kau samasekali tida berfikir seperti itu"


Ketika kiara benar benar ketakutan dengan perkataan arka padanya, ketika dia merasa bahwa apa yang di katakan arka benar, kiara memikirkan seharusnya dia bertemu dengan sahabatnya terlebih dahulu, meminta saran yang paling tepat untuk malam ini, namun apalah daya ini semua sudah terlambat.


Tida lama suasana ketegangan itu di buyarkan oleh klakson mobil dari luar yang bukan lain adalah mobil deff, kiara sudah mengirimkan pesan pada deff maka dari itu deff menjemputnya di rumah lama ini.

__ADS_1


"Ah, itu, maksudku sepertinya deff sudah datang, aku harus pergi sekarang"


"Baiklah, aku akan mengantarmu sampai depan pintu"


Seperti yang telah di beritahu, kiara keluar dengan perasaan cemas dan memikirkan dirinya yang begitu sangat bodoh dan tidak berarti, setelah di depan pintu kiara membalikan badan dan berpamitan pada Arka untu pergi.


"Aku harus pergi, lain kali aku harus bercerita tentang satu hal padamu"


"Baiklah, aku akan menunggu lain kali itu, kau bisa menghubungiku kapanpun kau mau"


"Selamat malam"


Arka melemparkan senyum dan mengusap rambut kiara dengan lembut, kiara sangat terkejut dengan perlakuan arka pada dirinya? Deff yang juga melihat pemandangan itu bertanya tanya, apa yang sebenarnya terjadi di sana? Mengapa pemandangan ini seperti membuatnya kesal.


"Hati hati, jika ada sesuatu hubungi aku"


"Baiklah aku permisi"

__ADS_1


Kiara segera meninggalkan arka yang sedang mematung melihat kepergiannya dengan deff. Dengan sigap deff langsung membukakan pintu untuk kiara agar segera masuk kedalam mobilnya, deff ingin bertanya apa yg sebenarnya terjadi pada kiara mengapa dia bisa sedekat itu dengan si pemilik rumah


Bersambung ..


__ADS_2