IMPERFECT MARRIAGE

IMPERFECT MARRIAGE
IMPERFECT MARRIAGE Episode.10


__ADS_3

"Aku harus segera berangkat sekarang" Ucap Aditya, setelah menyudahi sarapannya.


"Ya pergilah..." Jawab ku


"Kuharap kau tidak merindukanku" Aditya, menggodaku lagi.


Rasanya baru saja kemarin semua sedang tidak baik-baik saja, tapi hari ini semua tiba-tiba berubah. Jujur saja aku belum benar-benar terbiasa dengan ini, tapi aku mencobanya.


“Pergilah...” Ucapku. Dan Ia benar-benar menurutinya.


Aditya beranjak, melangkah menuju pintu depan. Namun baru berselang beberapa detik, langkah itu terhenti.


“Ada apa?.” Tanya ku, bingung.


“Apa kau akan disana saja. Suamimu akan berangkat kerja !.” Ujarnya.


Aku segera menyusul langkah Aditya. Aku tidak pernah tahu bahwa aku harus melakukan itu.


“Aku belum benar-benar terbiasa dengan ini Aditya.” Seru ku.


“Kau akan belajar lebih cepat. Karena sekarang kita harus memulainya dari awal kan.”


Diluar sana sudah ada William yang menyambut kami. Aku bisa memahami wajah bingung William saat melihat Aditya menggenggam tanganku


"Selamat pagi Tuan, Nyonya" Sambutnya pada kami.


Aku dan Aditya hanya dapat terkekeh melihat William dengan wajah bingungnya.


"Apa ada yang salah William, kau seperti baru melihat setan saja" Ucap Aditya, membuat William memperbaiki ekspresinya.


"Tidak apa-apa Tuan" Jawab William


"Aku berangkat Bianca, aku akan pulang seperti biasanya." Ucap Aditya sembari menjatuhkan ciuman sayang di keningku. Aku sedikit malu diperlakukan seperti ini oleh Aditya, apalagi didepan William.


"Baiklah hati-hati Adit" Jawabku singkat.


Dan setelah itu Dia pergi meninggalkan ku.


Aku kembali kedapur menyelesaikan beberapa hal yang belum selesai, belum lagi aku harus membereskan rumah besar ini, menjadi seorang istri memanglah tidak mudah.


Diperjalanan menuju Herlambang Group


William terus memperhatikan Aditya yang menunjukan gelagat aneh pagi ini, beberapa kali William menengok ekspresi Aditya yang sering senyum-senyum sendiri di belakang. Ada apa dengan Aditya dan Bianca sekarang?William terus bertanya dalam hati. Ini seperti bukan Aditya yang dia kenal.

__ADS_1


"Apakah jadwalku cukup padat hari ini? " Tanya Aditya padanya.


"Sepertinya tidak Tuan, hari ini anda hanya perlu menandatangi beberapa berkas saja" Jawab William.


"Baguslah. Aku mungkin bisa pulang lebih cepat hari ini."


"Apa ada masalah Tuan" William balik bertanya.


"Tidak, aku hanya ingin segera kembali ke Garden house! ."


"Saya rasa Anda dan Nyonya Bianca, dalam suasana hati yang baik sekarang." Gurau William lagi.


"Kau terlalu berlebihan menganggapnya, aku bisa saja! ."


"Saya hanya menebak Tuan" Jawab William sambil terkekeh.


"Tapi rahasiakan ini dari Kirana! Aku tidak ingin wanita itu tahu, tentang keadaan hubunganku dan Bianca saat ini ." Aditya menunjukan wajah seriusnya kembali.


"Baik tuan, saya akan mengerti." Patuh William.


...Aditya POV...


Bagaimanapun keadaanya sekarang. Aku harus menjaga perasaan Kirana, aku tidak ingin hanya karena aku dan Bianca, sedang berusaha memperbaiki rumah tangga kami, dia akan kecewa kepadaku.


Aku tidak ingin ada penyesalan, jika suatu saat kehilangan orang yang kucintai.


Sejauh ini Kirana masihlah wanita yang sangat berarti dalam hidupku.


Dan Bianca, aku belum mendapatkan jawaban tentang dirinya. Tapi aku juga tidak ingin membiarkannya pergi, sepertinya aku memang sangat membutuhkannya. Atau mungkin aku terbiasa dengan kehadirannya.


......................


Sesampainya di Herlambang Group, Aditya sudah disambut ramah oleh para karyawan-karyawannya, mereka sedikit terkejut karena tak seperti biasanya Aditya membalas sapaan mereka dengan senyuman, bos yang dikenal kejam dan paling ditakuti itu, mendadak sangat bersahabat sekali hari ini.


Bos kenapa ya?


Apa lagi sakit ya? Salah minum obat kali !


Hampir semua Karyawan bertanya tentang hal itu kepada William.


William hanya bisa menjawabnya dalam hati, ini berkat Bianca, meskipun dia tidak mengetahui apa yang terjadi sebelumnya antara Aditya dan Bianca, namun dia begitu yakin Bianca lah yang membuat suasana hati Aditya lebih baik hari ini.


Tapi kenapa tuan Aditya masih menjalin hubungan dengan Kirana? Seharusnya Aditya sudah meninggalkan wanita itu.

__ADS_1


Entah kenapa William sangat perduli dengan kehidupan Aditya, mungkin karena sejak dulu dia selalu mendampingi Aditya kemanapun, sehingga tak heran, ia sangat berhati-hati menjaga privasi Tuannya itu.


Aditya sudah seperti seorang adik baginya. Dan William hanya berharap Aditya tidak akan salah mengambil langkah, Termasuk dalam urusan hati antara kedua wanita itu.


The Telegraph


Perusahan tempat kekasih gelap Aditya Putra Herlambang bekerja, Kirana Gabriella. Secara keseluruhan Kirana memang bukanlah wanita biasa, ia wanita karier cerdas dan berbakat terutama dalam bidang yang digelutinya sebagai fashion desainer.


Wanita pekerja keras dan mandiri, itulah yang Aditya sukai darinya.


Untuk segala hal Kirana termasuk orang yang sangat ambisius, jika ia sudah menginginkan satu hal, maka ia harus mendapatkannya, dan tidak ada satupun yang dapat menghalangi Kirana. Apalagi Aditya sangat mendukung apapun keinginannya, termasuk dalam menyingkirkan, pesaing-pesaing bisnis perusahan tempat kekasihnya itu berkerja.


Desas-desus mengatakan bahwa orang di balik keberuntungan Kirana adalah seseorang dari Perusahan Herlambang. Mereka bahkan mengatakan bahwa Kirana adalah simpanan salah satu petinggi Perusahaan Herlambang, tetapi tidak akan ada yang menyangka bahwa itu adalah CEO Herlambang Group sendiri, yaitu Aditya.


Jam istirahat Kantor , Pukul 12:00


Kirana duduk bersama beberapa rekan kerjanya Sherly, Lorrent, dan Nessy, setelah selesai menyantap makan siang. Tidak berbeda dari wanita-wanita pada umumnya, hal yang selalu dibahas ketika berkumpul bersama adalah Gosip.


Awalnya pembicaraan itu sangat menarik, hingga salah satu dari mereka membahas tentang keluarga Herlambang, membuat Kirana merasa canggung dan enggan membahasnya, akan tetapi Kirana tidak ada pilihan lain selain mengikuti arah pembahasan mereka.


"Kalian tahu kan Aditya, CEO tampan itu" Ucap Nessy kepada kawan-kawannya, tentu saja ucapan itu memancing semua reaksi mereka.


"Oh Aditya, semua juga tau kali Nes... " Sahut Sherly


"Aditya CEO yang banyak skandal itu.." Seru Lorrent lagi


"Husstt. Jangan ngomong sembarang" Ucap Kirana, memberi peringatan untuk kawan-kawannya itu.


"Tapi aneh ya, istri Aditya tidak pernah kelihatan, dia sangat misterius! " Ucap Nessy lagi


"Entah bagaimana perasaan istrinya itu. Dia sangat sabar menghadapi pemberitaan negatif yang selalu muncul tentang suaminya itu." Seru Lorrent dengan wajah perihatin yang dibuat-buat.


"Ku dengar-dengar dia juga memiliki banyak simpanan! "


"Tapi bagaimanapun, anehnya dia tidak menceraikan Istrinya itu ! bahkan istrinya juga tidak melakukanya" Ucap Nessy membuat topik pembicaraan semakin seru untuk dibahas.


"Benar juga! Apa dia juga takut ya berpisah dari istrinya itu. Karena dia tahu tidak akan ada wanita yang mau menerima sikapnya itu... Hahaha.” Ucap Sherly sambil tertawa.


"Mungkin saja istrinya itu memang tidak pantas menjadi seorang istri, itu sebabnya Aditya mencari kesenangan dari wanita lain. Kurasa itu bukan hal yang salah" Ketus Kirana, membuat semua orang terkejut dengan ucapannya. Sadar bahwa ucapannya sangatlah aneh, Kirana kembali memperbaiki perkataanya.


"Maksudku, mungkin saja! Kita tidak tahu juga apa yang terjadi dalam rumah tangga mereka." Kirana kembali menjelaskan.


Entah kenapa sekarang Kirana merasa terancam dengan posisinya sekarang. Apa lagi Aditya tidak pernah berpikir untuk menceraikan istrinya itu. Meskipun Aditya sudah mengatakan tidak akan pernah menyentuh istrinya itu, siapa yang tahu apa yang mereka lakukan disana.

__ADS_1


Ketakutan Kirana makin besar saja sekarang, ia takut Aditya akan meninggalkannya.


__ADS_2