
Setelah satu atau dua jam beristirahat, mereka semua bangun dan melanjutkan perjalanan mereka untuk menemukan jalan keluar.
Sepanjang perjalanan, mereka beberapa kali dihalangi oleh Monster Ulat yang berukuran kecil namun bisa ditangani dengan mudah.
Bahkan Claire juga menggunakan pistol mana untuk membunuh Monster Ulat karena ia merasa tidak berguna karena tidak ada yang perlu disembuhkan.
"Semuanya berhenti. Ada Dismal Monster dalam jumlah banyak di ruangan depan." Julian merasakan energi panas yang dirasakan oleh mata nya.
"Dismal Monster!? Itu monster yang memiliki kekuatan sangat kuat. Apakah kita bisa melewati nya?" Seorang pria berjanggut khawatir.
"Aku bisa mengatasi tiga Dismal Monster sekaligus." Ucap Karina dengan serius.
"Aku dua!" Ucap orang lain.
Yang lain juga berkata kalau mereka bisa mengatasi satu atau dua Dismal Monster dan ada beberapa yang tidak bisa bertarung karena mereka memang bukan petarung.
"Baiklah, yang tidak bisa bertarung tetap di pintu ruangan dan jangan mengganggu yang sedang bertarung. Claire, tolong bantu yang lain dengan pistol mana." Julian memberikan instruksi.
"Baik!" Semua orang mengangguk.
Mereka sudah menerima Julian sebagai pemimpin mereka saat ini karena Julian selalu bersikap tenang dan rasional dalam segala situasi.
Lalu karena Julian bisa menemukan jalan yang cocok untuk dilalui dengan bahaya yang sangat sedikit yang membuat mereka tidak menyia-nyiakan tenaga.
"Bagus." Julian mulai bertransformasi menjadi dinosaurus.
Kali ini bentuknya mirip seperti Allosaurus namun ukuran nya lebih besar dan tinggi lalu memiliki aura yang mengerikan.
Julian bertransformasi menjadi Giganotosaurus yang mirip seperti Tyrannosaurus namun sedikit lebih besar dan tinggi karena ruangan ini memiliki tinggi yang cukup.
Giganotosaurus merupakan salah dinosaurus predator yang paling mengerikan yang ditakuti oleh dinosaurus lain nya pada zaman purba.
Memiliki sisik-sisik kecil namun tajam di atas tubuh nya dan juga kedua lengan nya yang sedikit lebih besar daripada Tyrannosaurus.
Namun Giganotosaurus berbeda dengan Tyrannosaurus dari cara berburu nya. Giganotosaurus lebih cenderung untuk mencederai atau mengoyak mangsa sedangkan Tyrannosaurus langsung membunuh nya.
"Roarr!!!" Julian meraung keras.
"Monster!?" Orang-orang lain kecuali Claire dan Karina terkejut
Karina memang sedikit terkejut karena sebelumnya Julian hanya dalam bentuk hibrida namun keterkejutan nya tidak sebesar orang-orang lain.
"Jangan hiraukan itu! Serang Dismal Monster dengan kekuatan kalian!" Karina juga mulai bergerak menyerang Dismal Monster.
Ia mengarahkan kedua tangan nya ke arah Dismal Monster terdekat lalu muncul petir berwarna emas dari tangan nya yang menyambar Dismal Monster itu.
Namun, sepertinya kekuatan petir Karina masih belum cukup kuat untuk membunuh Dismal Monster dalam sekali serang.
Dismal Monster gang diserang oleh petir Karina menjadi marah dan berlari sambil berteriak-teriak ke arah Karina dan mencoba untuk menyerang nya.
*woosh
Dismal Monster terjatuh karena kaki nya diserang oleh sesuatu yang ternyata Claire menembak nya beberapa kali dengan peluru mana.
__ADS_1
"Bagus!" Karina tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan langsung menyerang Dismal Monster yang terjatuh dengan petir nya secara bertubi-tubi.
"Wargh!!" Dismal Monster itu berteriak kesakitan sebelum pada akhirnya ia mati hangus terbakar.
Karina melanjutkan menyerang Dismal Monster yang lain dan Claire juga membantu Karina dan orang lain jika ada situasi yang tidak terduga.
Tindakan Claire sangat membantu semua orang karena ia memberikan kesempatan untuk semua orang agar bisa membunuh Dismal Monster yang terjatuh.
"Arghh!!" Pria berjanggut tadi terluka karena serangan Dismal Monster dan terhempas sampai terguling-guling di tanah.
"!! - Kalian tolong bawa pria itu kesini!" Claire meminta orang-orang yang tidak bertarung untuk membawa pria berjanggut ke tempat nya.
"Ya!" Mereka mengangguk dan tidak mempermasalahkan kalau yang meminta mereka adalah seorang budak.
Claire segera mengambil tongkat sihir nya dan mulai menggunakan mantra sihir penyembuh untuk menyembuhkan perut pria berjanggut yang terluka parah.
"Healing." Teriak Claire.
Cahaya berwarna emas muncul dari tongkat sihir nya dan menyelimuti perut pria berjanggut yang terluka.
Kemudian perlahan-lahan luka di perut nya mulai pulih namun masih membutuhkan istirahat karena Healing adalah mantra penyembuhan kecil sedangkan luka nya terlalu parah.
Claire masih belum bisa menggunakan mantra sihir penyembuh yang hebat karena ia baru belajar sihir selama satu hari saja.
Apalagi ia hanya belajar dari buku panduan sederhana dan tidak memiliki seorang ahli yang membimbing dan mengajari nya sihir.
"Terimakasih..." Pria berjanggut merasakan rasa sakit nya mulai mereda dan segera mengucapkan terimakasih kepada Claire.
"Sama-sama." Claire tersenyum lalu ia mulai menggunakan pistol mana nya lagi untuk membantu yang lain.
...----------------...
Kemudian ia menggunakan ekor nya untuk menyapu Dismal Monster yang ada di samping nya sampai terjatuh dan menginjak nya dengan kaki nya.
Para Dismal Monster yang dilawan oleh Julian mati dengan cara mengenaskan bahkan mereka tidak sempat untuk berteriak.
Julian melihat ada tiga Dismal Monster di depan nya dan tiba-tiba saja ia kepikiran sesuatu yang sangat ia ingin coba.
Ia membuka mulut nya lebar-lebar dan mengumpulkan mana di tenggorokan nya.
"Fire Ball." Julian menciptakan sebuah bola api di mulut nya lalu menembakkan nya ke arah tiga Dismal Monster di depan nya.
"!!" Ketiga Dismal Monster tidak bisa menghindari nya dan terkena ledakan Fire Ball.
Namun hanya ada satu Dismal Monster yang mati karena dua Dismal Monster itu menggunakan rekan nya sebagai perisai untuk menghalangi dampak ledakan Fire Ball.
"?? - Kukira mereka bukankah makhluk yang cerdas." Julian terdiam dengan tindakan kedua Dismal Monster itu.
Namun ia tidak mempedulikan hal itu dan maju sambil membuka mulut nya dan menggigit kedua Dismal Monster dengan mudah.
"Entah mengapa saat aku menggigit monster dalam wujud dinosaurus aku tidak merasa jijik atau mual." Pikir Julian yang baru menyadari hal itu.
Pertarungan melawan Dismal Monster berlangsung selama 20 menit sebelum pada akhirnya Julian menyelesaikan Dismal Monster terakhir.
Ia langsung mengubah wujudnya menjadi manusia dan menghampiri orang-orang yang sedang terluka karena terkena serangan.
__ADS_1
Namun Claire sudah melakukan penyembuhan kepada mereka dan saat ini mereka hanya membutuhkan istirahat yang cukup.
"Mungkin karena aku terlalu kuat sampai tidak menyadari kalau Dismal Monster itu termasuk monster yang kuat." Batin Julian saat melihat ada banyak orang yang terluka.
Karina juga terlihat memiliki beberapa luka ringan dan terlihat kelelahan. Ia tidak terluka seperti yang lain mungkin karena ia kuat.
"Seperti yang diharapkan dari keluarga bangsawan." Julian sudah yakin kalau Karina dari keluarga bangsawan.
"Hm?" Telinga Julian bergerak karena mendengar suara.
Julian mengubah kaki nya menjadi kaki dari salah satu dinosaurus tercepat di bumi pada zaman purba, yaitu Velociraptor.
Kemudian ia berlari ke jalan di sebelah kiri karena terdapat dua jalan yaitu jalan kiri dan kanan.
Julian sampai di sebuah ruangan kecil dan ia sekarang tahu mengapa tadi ia mendengar suara air yang mengalir, ternyata ada sumber air disini.
Meskipun ia tidak tahu mengapa bisa ada sumber air di dalam Labirin ini, namun ia tidak mempedulikan hal itu dan menyimpan air nya di dalam kantung air.
Kemudian ia kembali lagi ke ruangan sebelumnya dan memberikan air tersebut kepada semua orang karena hanya sedikit dari mereka yang membawa air.
"Terimakasih!!" Semua orang berterimakasih karena Julian bersedia pergi mengambil air dan memberikan nya kepada mereka.
"Istirahat sampai pulih kembali, aku merasa kalau jalan di kanan itu akan membawa kita ke pertarungan yang lebih intens." Ucap Julian yang sudah mengubah kaki nya menjadi kaki manusia lagi.
"Baik!" Semua indah mengangguk dengan serius.
"Kerja bagus." Julian menghampiri Karina.
"Haha, terimakasih, meskipun aku tidak sebaik kau." Karina tertawa kecil.
"Apa yang kau katakan? Jangan membandingkan nya dengan ku karena kita memiliki kekuatan yang sangat berbeda."
"Juga, kau ini termasuk orang yang sangat kuat jika dibandingkan dengan orang-orang pada umumnya, apalagi kau adalah seorang wanita."
"Kau berhasil membuktikan kalau wanita juga bisa bertambah kuat di dunia dimana wanita seringkali dipandang rendah."
Julian duduk di depan Karina dan memberikan nya ucapan yang membangkitkan semangat nya.
"Kau benar." Karina tersenyum.
"Master!" Claire datang.
"Claire, kamu juga sudah bekerja keras. Sekarang beristirahat lah, aku tahu kau sudah menghabiskan banyak MP." Julian tersenyum kepada Claire yang sudah bekerja keras.
[ Claire
HP : 90%
MP : 30%
level kekuatan : 2
level mana : 7 ]
__ADS_1
"Terimakasih, Master!" Claire bahagia karena dipuji oleh Julian.
Julian memberikan Claire kain tebal untuk dirinya beristirahat dan Claire beristirahat dengan tenang di pojok ruangan.