Isekai Dinosaur

Isekai Dinosaur
Claire, Nimi, dan Mine Melawan Scorpiones


__ADS_3

Mereka bertiga tiba di tembok sisi timur dan melihat ada beberapa prajurit yang sedang melawan monster yang sepertinya itu adalah monster kalajengking.


Monster kalajengking atau mereka biasa menyebutnya Scorpiones merupakan kalajengking yang memiliki tinggi sekitar tiga meter dan panjang dua meter.


Namun ada dua perbedaan antara Scorpiones dengan kalajengking biasa selain dari ukurannya.


Pertama, mulut Scorpiones yang memiliki ribuan gigi kecil yang sangat tajam berbeda dengan kalajengking biasa pada umumnya.


Lalu yang kedua adalah kedua tangan Scorpiones bukan berupa capitan melainkan berupa mulut yang sama seperti mulut di kepalanya.


Jadi Scorpiones ini memiliki tiga mulut. Satu di kepalanya dan dua lagi di tangannya yang membuat Scorpiones terlihat menyeramkan.



Claire dan kedua demi-human tidak membuang banyak waktu untuk berbasa-basi dengan prajurit, mereka pergi ke area kosong agar tidak mengganggu yang lain.


"Nimi, Mine, bertarunglah sepuas kalian dan jangan khawatir tentang luka. Sihir penyembuhan ku sudah mengalami peningkatan," ucap Claire sambil tersenyum cerah.


Clare tidak akan bertarung bersama mereka karena tugasnya hanya untuk mengawasi, namun ia akan ikut bertarung jika ada situasi tak terduga.


Nimi terkejut dan berkata, "Benarkah!? Itu bagus! Kami akhirnya bisa bertarung tanpa mengkhawatirkan apa pun."


"Kalau begitu kami akan menyerahkanmu untuk menyembuhkan kami, Claire," tambah Mine.


Claire mengangguk dan membalas, "Ya, serahkan saja padaku."


Nimi dan Mine saling memandang dan mengangguk, mereka berdua mengeluarkan pisau ganda mereka dan langsung memulai pertarungan dengan Scorpiones di dekan mereka.


Mine berlari dengan sangat cepat ke arah Scorpiones di depan sedangkan Nimi menyembunyikan hawa keberadaannya dan menyerang secara diam-diam.


"Sss!" Scorpiones mendesis saat melihat Mine datang dengan niat membunuh.


Scorpiones juga maju ke depan, saat melihat Mine mendekat, ia memanjangkan ekornya dan mengarahkannya ke Mine untuk menusuknya.


Mine yang sedang berlari dengan cepat tahu bahwa ia tidak akan bisa menghindari ekor Scorpiones di bawah, jadi ia menginjak pasir dengan keras dan melompat tinggi.


Mine mendarat di belakang Scorpiones, ia menyalurkan mana di kedua pisaunya dan menyerang kaki kiri bagian belakang Scorpiones.


Kami Scorpions itu ramping, jadi saat terkena serangan Mine yang disalurkan mana, kakinya langsung terpotong dan Scorpiones hampir kehilangan keseimbangannya.


"Sss!!" Scorpiones mendesis dengan marah karena kakinya dipotong.


Ia segera berbalik dan menyerang Mine dengan mulut bergigi tajam di kedua tangannya.


Mine merasakan sesuatu, ia tetap bergeming dan menatap kedua mulut yang sedang mengarah menuju dirinya tanpa rasa takut.


Scorpiones bingung mengapa Mine tidak menghindar, namun ia tidak terlalu peduli karena Mine sudah memotong kakinya.

__ADS_1


Sesaat setelah itu, tiba-tiba saja kaki kanan bagian belakang Scorpiones patah sampai kakinya menekuk, tidak lurus lagi.


"Sss!" Scorpiones mendesis kesakitan dan menghentikan serangannya.


Mine tersenyum karena ia tahu kalau yang menyebabkan kaki kanan bagian belakang Scorpiones patah adalah Mine yang sudah datang dengan menyembunyikan keberadaannya.


Scorpiones berbalik ke arah Nimi yang sudah menunjukkan keberadaannya namun karena ia tidak memiliki kecerdasan, ia melupakan Mine.


Mine melompat dan mendarat di atas punggung Scorpiones, kemudian ia mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi dan menusukkan kedua pisaunya di bagian kepala Scorpiones.


Scorpiones bukan monster yang kuat tapi bukan juga monster yang lemah. Namun Mine sudah berada di level kekuatan yang lain.


Kedua pisau Mine dengan mudahnya menembus cangkang bagian kepala Scorpiones meskipun ia tidak menyalurkan mana di kedua pisaunya.


Namun karena Mine tidak mengetahui struktur tubuh Scorpiones, Scorpiones belum mati karena Mine tidak menyerang otaknya.


Meskipun tidak menembus otaknya, tetap saja serangan Mine berada di kepalanya yang membuat Scorpiones mendesis kesakitan dengan keras.


Scorpiones menggoyang-goyangkan tubuhnya untuk menjatuhkan Mine. Tapi kedua pisau Mine menancap dengan dalam dan Mine memegangnya dengan erat sehingga dirinya tidak jatuh.


Nimi memanfaatkan kesempatan ini, ia menyembunyikan hawa keberadaannya lagi. Kemudian ia berjongkok dan bergerak ke bagian bawah Scorpiones.


Saat Scorpiones masih menggoyang-goyangkan tubuhnya, Nimi menyalurkan mana di kedua pisaunya dan menebas tubuh bagian bawah Scorpiones. Tebasan itu membuat sebuah luka berbentuk silang yang dalam.


Scorpiones sudah sangat marah saat ini karena ia tidak bisa berbuat apa-apa saat tubuhnya diserang dari dua arah oleh Nimi dan Mine.


Mine yang terlalu fokus agar tidak jatuh menjadi lengah. Racun yang ditembakkan oleh Scorpiones mengenai punggung Mine dan melelehkan pakaiannya.


"Ugh!!" Mine merasakan panas yang menyengat di punggungnya.


Mine menarik kedua pisaunya dan melompat dari punggung Scorpiones. Ia menjaga jarak dari Scorpiones dan melihat ekor yang membuat punggungnya panas.


Ia menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan-lahan untuk menenangkan diri dan agar tidak panik.


Disisi lain, Nimi melihat Claire yang menjaga jarak dari Scorpiones mengetahui pasti ada sesuatu yang membuatnya menjaga jarak. Nimi segera pergi dari sana dan menghampiri Mine.


"Mine, ada apa?" tanya Nimi.


"Lihat punggungku, aku diserang dengan racun. Aku tidak menyangka kalau Scorpiones bisa menembakkan racun dari ekornya," jawab Mine dengan nada datar seolah-olah racun di punggungnya tidak berdampak.


"Apa!? Racun!?" Nimi segera melihat punggung Mine dan benar saja, punggungnya berwarna merah karena racun Scorpiones yang panas.


Claire berkata dengan nada khawatir kepada Mine, "Pergi dan minta Claire untuk menyembuhkanmu."


Namun Mine justru terkekeh dan membalas, "Santai saja, aku akan minta Claire menyembuhkan ku nanti setelah kita membunuh Scorpiones ini."


Lalu ia menambahkan, "Jangan khawatir, aku hanya merasa panas yang menyengat di punggungku. Tidak ada rasa sakit selain itu."

__ADS_1


"Baiklah jika kau berkata begitu. Lalu, kita harus cepat membunuh Scorpiones ini." Claire menyipitkan matanya melihat Scorpiones.


"Ya," angguk Mine.


Mine menyalurkan mana di kedua kakinya, ia menginjak pasir di bawahnya dan menerjang ke arah Scorpiones di depan.


Ia melaju dengan kencang ke depan sampai-sampai Scorpiones tidak bereaksi terhadap kecepatannya.


Mine memeluk ekor Scorpiones, ia mendarat di tanah dan menyalurkan mana di kedua tangannya. Kemudian ia menarik Scorpiones dan membantingnya dengan keras.


Kekuatan Mine sudah banyak meningkat karena ia sudah berlatih dengan Julian yang mengajarinya dalam wujud dinosaurus.


Saat ini tubuh Scorpiones terbaik karena Mine membantingnya, lalu saat ia akan membalik tubuhnya lagi, ia melihat bayangan di atasnya.


Bayangan itu adalah Mine yang sudah melompat tinggi. Mine menyatukan kedua tangannya dan menghantam Scorpiones di bawahnya.


"Sss!!!!" Scorpiones mendesis kesakitan karena hantaman Mine terlalu keras sampai membuat bekas di cangkang perutnya.


Scorpiones tidak diberi kesempatan untuk melawan balik. Nimi yang menyembunyikan hawa keberadaannya memotong kedua lengan Scorpiones.


Darah hijau keluar dengan deras dari kedua lengan Scorpiones yang terpotong yang mengenai Nimi dan Mine.


Kemudian, tanpa basa-basi Mine mengeluarkan kedua pisaunya lagi dan menyalurkan mananya. Lalu, ia menusuk bagian bawah kepala Scorpiones.


Tusukan Mine kali ini sangat dalam karena ia menggunakan mana dan itu membuat Scorpiones di bawahnya mati seketika.


"Ayo kembali, Mine. Kita perlu menyembuhkan punggungmu terlebih dahulu," ucap Nimi dengan nada khawatir.


"Aku tahu." Mine tersenyum melihat kekhawatiran Nimi.


Mereka berdua pergi dari sana dan menghampiri Claire yang sedang duduk di atas batu melihat mereka berdua bertarung melawan Scorpiones.


"Hm? Kau terluka?" Claire segera memeriksa punggung Mine.


"Ya, salahku karena ceroboh." Claire mengangguk tak berdaya.


Meskipun luka di punggungnya tidak berdampak banyak, tapi tetap saja itu membuatnya kesal karena ia terkena serangan karena ceroboh.


Claire menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak apa-apa, itu juga salah kita yang tidak mencari informasi mengenai Scorpiones."


Claire kemudian menyembuhkan punggung Mine dengan sihir penyembuhan kecil karena lukanya tidak parah, seperti luka bakar kecil.


Setelah itu, mereka tidak melawan Scorpiones lagi, melainkan menghampiri prajurit dan meminta informasi mengenai Scorpiones.


Prajurit dengan senang hati memberikan catatan kepada mereka mengenai struktur tubuh Scorpiones dan kelemahan-kelemahannya.


Mereka bertiga membacanya dengan seksama sampai benar-benar hafal. Kemudian setelah hafal, mereka mencari Scorpiones lagi dan melawannya.

__ADS_1


__ADS_2