
Keesokan harinya, saat pagi hari. Setelah membersihkan diri dengan air sumur di halaman belakang penginapan, mereka berdua pergi sarapan.
"Beberapa hari lagi kita akan pergi, kurasa agenda hari ini adalah membeli kereta kuda." Julian makan sarapan nya.
"Kereta kuda? Mengapa kita tidak melakukan perjalanan dengan kekuatanmu, Master?" Claire memiringkan kepalanya.
"...Jika kita menggunakan kekuatan ku, maka kita tidak bisa menikmati pemandangan, dasar bodoh!" Julian menjentikkan jari ke dahi Claire.
"Aduh! Master benar juga ya..." Claire mengelus-elus dahi nya.
"Ya, dan akan aneh jika kita mengunjungi kerajaan lain tanpa kereta kuda." Julian melanjutkan makan nya.
Setelah mereka menyelesaikan sarapan, mereka bertanya kepada Moriz dimana bisa membeli kereta kuda untuk perjalanan.
"Hm, kalian bisa pergi ke Guild Pedagang di tengah kota, bangunan nya berwarna hijau, kalian pasti akan langsung mengetahui nya," jawab Moriz.
"Baiklah, terima kasih." Julian mengangguk lalu segera kesana.
"Apakah ini?" Julian dan Claire berhenti di depan bangunan empat lantai yang berwarna hijau.
Ada banyak orang yang keluar masuk bangunan, dan mereka terlihat membawa beberapa barang dan juga dokumen.
"Hm, mungkin karena ini adalah Guild Pedagang, mereka jadi membawa barang dan dokumen," batin Julian.
"Claire, ayo masuk." Julian berjalan ke dalam bangunan.
"Baik!" Claire mengangguk dan mengikuti Julian.
"Permisi." Julian berjalan ke resepsionis Guild Pedagang.
"Ah, apakah ada yang bisa saya bantu, Tuan?" Resepsionis berdiri menyambut Julian dan Claire.
"Aku disini untuk membeli kereta kuda, kata teman ku disini bisa membeli kereta kuda?" Julian bertanya.
"Tentu bisa, Tuan. Kalau begitu, mari kita duduk disana karena ada berbagai macam kereta kuda dan tuan bisa melihat-lihat nya." Resepsionis mengambil buku dan berjalan ke arah kursi kosong.
"Baiklah." Julian dan Claire mengikuti resepsionis.
"Ada tiga tipe kereta kuda, Tuan. Yang pertama adalah kereta barang, kereta ini memiliki struktur yang kokoh namun juga berat."
"Yang kedua adalah kereta penumpang, dengan struktur yang normal dan memiliki berat yang cukup ringan untuk ditarik dengan satu kuda."
"Lalu yang terakhir adalah kereta kuda yang biasa digunakan oleh para bangsawan dimana ada satu pintu dan beberapa jendela di samping."
Resepsionis membuka buku yang tadi ia ambil dan menjelaskan mengenai tiga jenis kereta kuda kepada Julian dan Claire.
__ADS_1
Kereta kuda jenis pertama dan kedua adalah kereta dengan pintu di depan dan belakang dan ada beberapa yang tidak memiliki atap.
Sedangkan kereta kuda bangsawan sangat tertutup lalu ada pintu dan jendela di sisi-sisi kereta yang bisa menjaga privasi orang di dalam nya.
"Hm, kereta kuda barang namun yang tertutup dan ditarik dengan dua kuda. Apakah ada?" Julian menyentuh dagunya dan berbicara.
"Yang tertutup, apakah maksud anda yang memiliki atap dan juga penutup pintu nya?" Resepsionis mencari-cari di buku.
"Ya, seperti itu." Julian mengangguk.
"Bagaimana dengan ini, Tuan?" Resepsionis menunjukkan gambar di buku.
(Credit : Manga Death march kara hajimaru isekai kyousoukyoku.)
"Tepat sekali. Apakah kereta kuda ini tersedia? Aku akan membeli nya." Julian langsung memutuskan untuk membeli kereta kuda itu.
"Kebetulan sekali ada dua kereta yang tersedia, dan ada satu kereta yang bisa ditarik dengan dua kuda, Tuan!" Resepsionis tersenyum cerah.
Ia sendiri tidak menyangka kalau Julian akan langsung memutuskan untuk membeli nya setelah melihat satu gambar saja.
Biasanya pelanggan akan melihat-lihat gambar dan banyak bertanya namun pada akhirnya mereka tidak jadi membelinya yang membuat resepsionis kesal karena sudah membuang banyak waktu.
"Bagus, ayo kita lihat kereta kuda nya." Julian berdiri.
Mereka bertiga berjalan menuju halaman belakang dimana disana terdapat beberapa kereta kuda dan kuda nya yang ada di kandang.
Setelah memeriksa kondisi kereta kuda nya sebentar dan dipastikan tidak ada masalah, Julian langsung bertanya harga nya.
"Karena tuan akan membeli dengan kuda nya, maka total harga menjadi 7 koin emas, Tuan!" Resepsionis mengatakan harganya dengan gugup.
Karena ia takut kalau Julian akan merasa harganya terlalu mahal dan tidak jadi membeli kereta kuda nya yang membuat resepsionis sedih.
"7 koin emas? Harga yang terjangkau." Julian langsung mengeluarkan sebuah kantung kain dengan isi 8 koin emas.
Claire mengambil kantung kain dari tangan Julian dan memberikannya kepada resepsionis yang sedang terkejut itu.
"Ada 8 koin emas didalamnya, 1 koin untukmu." Julian melambaikan tangannya.
"Benarkah!?" Resepsionis tidak menyangka kalau dirinya akan diberi tip 1 koin emas yang tidak pernah ia mimpikan.
"Ya, kau melayani kami dengan bagus tanpa bertanya yang tidak perlu, aku suka pelayanan mu." Julian mengangguk dan mengonfirmasikan kalau ia memberi tip 1 koin emas.
"Te-terima kasih!" Resepsionis membungkukkan badannya sebagai tanda terima kasih.
Resepsionis segera memanggil petugas yang mengurus kandang kuda dan memintanya untuk mengeluarkan dua kuda yang terbaik.
__ADS_1
Setelah memasang peralatan untuk menarik kereta di tubuh kedua kuda tersebut, kereta kuda sudah bisa digunakan dan hanya tinggal langsung mengendarainya.
Julian dan Claire naik ke kursi kusir lalu Julian segera mengendalikan kuda-kuda untuk menarik kereta nya dengan lancar.
Mungkin karena Julian juga memiliki aura dinosaurus yang membuat kedua kuda itu menjadi tunduk dan tidak melawan sama sekali.
Julian mengemudikan kereta kuda keluar dari Guild Pedagang dan pergi keliling kota sambil mencoba kereta kuda barunya.
"Bagaimana? Bukankah kereta kuda ini bagus?" Julian bertanya kepada Claire yang duduk disampingnya.
"Ya! Pilihan Master memang yang terbaik!" Claire mengangguk dan tersenyum.
"Tapi, Master, mengapa Master memilih kereta barang dengan atap tertutup? Bukan kereta penumpang?" Claire bertanya karena ia bingung dengan pilihan Julian.
"Hm? Karena kita akan mengunjungi banyak tempat, jika kita membeli kereta penumpang, kereta itu berisi kursi yang sudah disatukan dengan struktur kereta."
"Kita tidak akan bisa beristirahat di dalam kereta kita nanti tidak bisa berbaring di dalam karena kursi penumpang nya menghalangi dan tidak bisa di pindahkan."
"Oleh karena itu aku membeli kereta kuda barang yang memiliki atap tertutup agar kita bisa mengubah dalamnya sesuka hati."
Julian menjelaskan alasan mengapa ia memutuskan untuk membeli kereta barang dengan atap tertutup, bukan kereta penumpang.
"Ah! Jadi itu alasannya! Maafkan aku Master yang tidak mengetahui alasan Master membeli kereta barang ini." Claire menundukkan kepalanya.
"Mengapa kau meminta maaf? Kau kan tidak tahu. Jadi angkatlah kepalamu." Julian tertawa dan tidak mempermasalahkan hal itu.
"Baik! Master!" Claire mengangkat kepalanya dan tersenyum.
Setelah satu jam berkeliling Kota Caver, mereka berdua kembali ke penginapan dan menaruh kereta kuda di tempat yang sudah disediakan oleh penginapan.
"Yo, Julian. Sepertinya kau sudah membeli kereta kuda nya ya..." Moriz menyapa Julian yang baru masuk kedalam penginapan.
"Begitulah. Kebetulan sekali kereta kuda yang aku inginkan tersedia dan bisa langsung dibeli." Julian tersenyum dan duduk.
"Baguslah kalau tidak membutuhkan waktu lama. Apakah kalian berdua ingin makan?" Moriz mengangguk dan menawarkan makanan.
"Ya, kami lapar setelah berkeliling kota. Tolong buatkan kami hidangan yang lezat!" Julian menyentuh perutnya yang lapar.
"Haha, tentu saja! Tolong tunggu sebentar!" Moriz tertawa dan pergi ke dapur.
"Besok, kita akan pergi membeli kebutuhan sehari-hari dan beberapa stok makanan karena lusa kita akan langsung pergi dari sini." Julian memberitahu agenda besok kepada Claire.
"Baik, Master! Serahkan kepadaku jika itu terkait dengan kebutuhan sehari-hari!" Claire menawarkan diri untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
"Tentu, aku akan menyerahkan kebutuhan sehari-hari kepadamu. Lalu, aku yang akan membeli stok makanannya." Julian mengangguk dan mengizinkan Claire.
"Baik!" Claire tersenyum cerah.
__ADS_1
Hidangan yang tadi dipesan sudah datang dan mereka lalu makan sambil berbincang-bincang dan membuat rencana untuk lusa.