Isekai Dinosaur

Isekai Dinosaur
Iblis Gurita yang Menjijikan "Unath"


__ADS_3

Satu jam beristirahat sudah cukup untuk semua orang memulihkan diri. Mereka mengambil senjata dan peralatan dan mulai membentuk formasi.


"Claire, bersiaplah untuk segala kemungkinan. Karena mungkin saja kalau kau akan mengubah peran mu," ucap Julian dengan serius.


"Ah! Apakah aku tidak berguna!?" Claire terlihat akan meneteskan air mata.


"Jangan salah paham dulu. Maksudku, kau akan ku jadikan penyihir. Karena kau memiliki afinitas dengan elemen api dan cahaya." Julian menjelaskan nya dengan pelan-pelan agar Claire tidak salah paham.


"Oh begitu. Baiklah! Selama aku berguna untuk mu, Master!" Claire mengangguk dengan penuh semangat.


"Tapi karena kau belum pernah menggunakan sihir api, kau akan menggunakan pistol mana dan mengubah peluru nya menjadi peluru api."


"Namun untuk menyembuhkan orang-orang, kau akan tetap membutuhkan tongkat sihir. Jadi, akan aku berikan kau satu pistol mana lagi."


Julian menjelaskan nya kepada Claire dan memberikan nya satu pistol mana lagi untuk menggunakan mantra sihir elemen api.


"Woah! Baik!" Claire mengambil nya dan ia terlihat sangat bersemangat.


Claire menggunakan sebuah peralatan untuk menaruh tongkat sihir di belakang punggung nya seperti sedang menaruh tombak.


Kemudian ia memegang pistol mana di kedua tangan nya dan saat ini ia tidak terlihat seperti seorang penyembuh melainkan penyerang jarak jauh.


"Semuanya! Bersiap untuk segala situasi! Aku akan membuka pintu nya!" Fran memimpin di garda depan bersama dengan Conall.


Julian berada di tengah karena ia akan mengamati situasi nya terlebih dahulu lalu bertransformasi menjadi dinosaurus yang sesuai dengan situasi tersebut.


Fran mendorong pintu besar itu sampai terbuka lalu mereka semua berjalan memasuki ke dalam ruangan secara bersamaan.


"Kugh..." Mereka semua bisa merasakan kalau udara di dalam ruangan sangat buruk.


Ruangan itu tidak bisa dilihat seberapa luas karena tidak ada pencahayaan dan mereka bisa melihat kalau ada kabur ternak berwarna hitam yang menghalangi pandangan.


"Biarkan aku..." Julian maju ke depan lalu mengubah wujud nya menjadi wujud Pterosaurus.


Ia terbang dengan ketinggian rendah lalu mengepakkan kedua sayap nya dengan kencang yang menghasilkan hembusan angin dan mengusir kabut hitam di depan.


Lalu orang-orang dengan afinitas elemen cahaya menggunakan mantra sihir cahaya mereka untuk membuat penerangan.


Kemudian terlihatlah kalau ruangan ini sangatlah luas bahkan ruangan sebelumnya tidak bisa dibandingkan dengan ruangan ini.


"Kukuku!!!" tawa jahat yang pernah mereka dengar bergema di ruangan.


Bersamaan dengan suara tawa jahat itu, sebuah pusaran hitam muncul di udara dan keluarlah iblis gurita yang menjijikan itu.


"Nama ku adalah Unath, aku merupakan iblis kelas rendah yang melayani raja iblis yang sekarang, Raja Iblis Boldax yang terhormat!"


"Selamat karena kalian telah berhasil sampai ke ruangan ini dalam jumlah yang masih banyak, aku tidak menyangka hal ini."


"Namun! Kalian tetap tidak akan bisa mengalahkan ku karena aku sudah diberikan kekuatan oleh raja iblis karena telah membuat persembahan untuk nya."


"Bergembiralah karena kalian akan menjadi persembahan untuk Raja Iblis Boldax!" Iblis menjijikan itu menyebutkan nama nya.


"Tolong ulur waktu! Aku akan menggunakan sihir besar!" Conall berteriak lalu mundur ke posisi belakang.

__ADS_1


Semua prajurit menyebar dan menyerang Unath dengan serangan kecil namun dalam jumlah banyak bertujuan untuk mengulur waktu.


"Usaha yang sia-sia, manusia." Unath menggerakkan semua tangan dan mengarahkannya ke para prajurit di bawah.


"Black Mana Ball." Unath menciptakan banyak sekali bola berwarna hitam dari semua tangan nya.


Julian yang melihat Unath yang sedang melancarkan serangan segera bertransformasi menjadi dinosaurus lain nya.


Kedua tangan dan kakinya berubah bentuk menjadi kaki yang sama, lalu muncul ekor di tulang punggung nya dan ujung ekor nya memiliki bentuk seperti palu.


Punggung Julian melebar dan menumbuhkan banyak sekali duri-duri yang berukuran sedang dan juga memiliki ketajaman yang tinggi.



Julian bertransformasi menjadi salah satu dinosaurus yang memiliki pertahanan terkuat diantara dinosaurus lain, yaitu Ankylosaurus.


Ankylosaurus memiliki perisai tulang yang ada di punggung nya setebal 5 cm yang melindungi tubuh nya dan disangga dengan empat kaki nya yang besar dan pendek.


Dinosaurus ini juga memiliki cara menyerang dengan menggunakan ekor palu nya yang membuat lawan nya langsung terjatuh.


Julian maju ke depan para prajurit dan menghadang semua bola-bola berwarna hitam yang dikabarkan oleh Unath dengan tubuh keras nya.


"!! - Master!!" Claire berteriak khawatir saat melihat Julian menghadang semua serangan.


Namun ia tidak bisa pergi dari tempat nya karena ia bertugas dalam penyerangan jarak jauh dan hanya bisa percaya kepada Julian.


Claire menyiapkan serangan peluru api yang sudah ia kuasai karena itu cukup mudah, hanya membayangkan sebuah bola kecil dan membuat nya dengan bantuan pistol mana.


Para penyihir segera mempersiapkan mantra sihir yang besar sesuai dengan instruksi Fran dan Pada prajurit memegang senjata mereka dengan erat bersiap untuk pertarungan jarak dekat.


"Meskipun aku bisa menahan semua serangan ini, namun tetap saja rasanya sangat menyakitkan..." Batin Julian.


Setelah semua bola-bola berwarna hitam sudah habis, Julian langsung bergerak ke samping karena ia tahu orang-orang dibelakang nya akan menyerang.


"Serang!!!" Fran berteriak dan memimpin maju diikuti oleh para prajurit.


Bersamaan dengan teriakan Fran, para penyihir langsung melancarkan mantra sihir serangan yang sudah mereka siapkan.


"Kalian manusia rendahan!!!" Unath terkena semua mantra sihir para penyihir.


Unath kehilangan keseimbangannya dan terjatuh ke tanah dimana Fran dan para prajurit sudah menunggu Unath jatuh ke lokasi mereka.


"Tentu saja aku akan membantu!" Julian juga sudah bersiap menggerakkan ekor nya.


Fran dan para prajurit sepertinya menyelimuti senjata mereka dengan mana karena Julian melihat kalau ada energi berwarna samar di senjata mereka.


Mereka semua melakukan segala hal untuk melukai Unath, ada yang menusuk dengan tombak, menebas dengan pedang, atau membelah dengan kapak.


Julian juga menyerang Unath dengan serangan ekor nya yang berbentuk palu dengan keras sampai membuat tangan yang diserang tidak bergerak.


Serangan Julian memang tidak melukai Unath karena ketahanan nya yang kuat namun Julian berhasil membuat tangan-tangan Unath menjadi tidak bergerak.


Bahkan Claire juga membuat tangan-tangan Unath yang akan menyerang para prajurit menjadi tidak bergerak berkat serangan peluru api hah bertubi-tubi ia tembakan.

__ADS_1


Yang mana itu memberikan kesempatan bagi Fran dan para prajurit untuk menyerang bagian yang tidak bergerak karena lebih mudah.


Tindakan Julian dan Claire sangat membantu mereka dalam melukai Unath karena mereka tidak perlu repot-repot membuat tangan-tangan Unath tidak bergerak dan hanya tinggal menyerang nya saja.


"Sialan!!!" Unath merasakan banyak sekali rasa sakit di tangan-tangan nya.


Ia kemudian bangkit dan mendorong Fran dan para prajurit termasuk Julian menjauh dan kembali terbang di udara meskipun mereka tidak tahu bagaimana cara Unath bisa terbang.


Namun, apa yang menanti Unath adalah serangan lain dari Karina yang sudah menyiapkan mantra sihir petir yang dahsyat.


"Thunder God's Wrath." Karina memunculkan satu petir yang memiliki ukuran besar dan melancarkan nya ke arah Unath.


Semua orang bahkan Unath itu sendiri bisa merasakan betapa kuatnya sedang satu petir yang dilancarkan oleh Karina.


"Black Mana Shield." Unath membuat sebuah perisai lingkaran yang berwarna hitam transparan untuk melindungi dirinya dari serangan petir Karina.


Namun tanpa disadari oleh Unath, Julian sudah bertransformasi menjadi Giganotosaurus dan sedang membuka mulutnya lebar-lebar.


"Fire Ball." Meskipun Julian hanya menggunakan sihir bola api sederhana namun ukuran nya sangatlah besar.


Bola api Julian mengenai perisai hitam yang dibuat oleh Unath dan membuat perisai nya hancur berkeping-keping dan memberikan kesempatan bagi petir Karina.


"Sial- Arghh!!!" Sebelum menyelesaikan ucapan nya, Unath langsung berteriak karena ia terkena serangan petir Karina.


[ Iblis kelas rendah "Unath"


HP : 40%


MP : 60%


level kekuatan : 2


level mana : 5 ]


"Bahkan dengan serangan yang kuat seperti itu saja ia masih memiliki separuh HP." Julian menyipitkan mata nya.


"Jangan khawatir! Serangan ku sudah siap!" terdengar teriakan Conall dari belakang.


"Fire Hydra!" Muncul sebuah gumpalan api yang membentuk monster ular dengan yang memiliki lima kepala.


Monster api itu langsung bergerak menyerang Unath dan menyelimuti nya dengan tubuh api yang membuat Unath berteriak dengan sangat keras karena kesakitan.


Orang-orang lain juga sudah mempersiapkan mantra sihir mereka untuk berjaga-jaga jika Unath masih hidup setelah terkena serangan Conall meskipun mereka berpikir kemungkinan Unath masih hidup sangatlah kecil.


Dan benar saja, setelah beberapa detik Unath berteriak sampai membuat ruangan bergetar, suara nya perlahan-lahan mulai menghilang.


Kemudian saat Conall membuat api menghilang, terlihatlah tubuh Unath yang sudah hangus karena terbakar oleh api yang sangat panas.


"...Kita menang!!!!" Fran Berteriak diikuti oleh teriakan yang lain.


"Master!!" Claire berlari ke arah Julian dan langsung memeluk nya.


Julian juga membalas pelukan Claire karena ia bisa melihat kalau Claire sangat menghawatirkan dirinya selama pertarungan.

__ADS_1


__ADS_2