
Di Jakarta.
Zayn langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang setelah selesai melakukan video call degan keponakan terkecilnya, Queen. Tangan Zen meraba dadanya sendiri merasakan detak jantungnya yang masih bertalu-talu.
"Detaknya sama seperti waktu itu," Zen kembali mengingat wajah gadis yang menjadi teman dekat keponakannya. "Kenapa bisa suaranya sama persis dengan Ruby?"
Zen kembali menghidupkan layar ponselnya. Senyumnya langsung mengembang saat melihat layar wallpaper. "Maaf ya, aku sampai mengira-ngira orang lain itu kamu," Zen menghela nafasnya. "Aku jadi menyesal tidak melihat mu waktu itu, By," lagi-lagi Zen hanya bisa menghela nafasnya. "Sejujurnya aku ingin sekali melihat bagaimana wajah mu saat itu, tapi baru mendengar suara mu saja jantung ku sudah lari maraton di dalam sini, aku takut pingsan jika aku memaksakan diri ku untuk melihat mu, By."Zen hanya bisa terkekeh geli karena merasa dirinya terlalu lebai.
.
.
.
Di Malang.
Ruby dan Queen langsung keluar dari dalam mobil setelah mereka sampai di rumah Queen yang baru beberapa tahun terakhir ini menjadi tempat tinggalnya.
"Assalamualaikum ..." Salam Queen dan Ruby bersama saat memasuki rumah.
"Waalaikumsalam ..." Jawab Reina dan Hendri.
"Loh, mama sama papa mau keman?" tanya Queen karena melihat orang tuanya sudah terlihat rapih.
Ruby langsung mencium punggung tangan Reina dan Hendri bergantian setelah Queen.
"Papa sama mama ada undangan pernikahan, sayang." Jawab Hendri.
"Ooohhh ... di mana pa?"
"Di Surabaya, mau ikut?"
"Enak juga Queen nonton sama Mai, pa!"
__ADS_1
"Pasti kalian mau ngedrakor lagi kan?" tebak Reina yang sudah hapal dengan kebiasaan Queen dan Ruby.
"Seratus buat mama," ucap Queen.
"Ya sudah, kalian naik ke atas sana," ucap Reina.
"Ayo Mai," Queen menarik tangan Ruby.
"Kami ke atas dulu. Om dan Tante, hati-hati di jalan." ucap Ruby.
Hal itu membuat Hendri dan Reina melongo. Bukan anak mereka yang mengatakan hati-hati, tapi malah Ruby.
"Ingin rasanya aku barter itu anak," gumam Reina. Tidak heran dengan kelakuan anak terkecilnya yang begitu menggemaskan.
"Ngapain di barter sayang. Jadikan mantu saja." Ucap Hendri secara asal.
"Ide bagus mas," Reina menanggapi serius.
"Mas sendiri yang ngajak aku mikir jadikan Ruby mantu." Reina melangkah cepat mengikuti sang suami.
.
.
.
"Mau di kamar apa di ruang tengah Mai?" tanya Queen setelah mereka keluar dari lift. Tanda sampai di lantai dua. Dimana kamar Queen dan Divya berada di sana.
"Di ruang tengah saja lah, kalau di kamar nanti kita mengantuk."
"Ya sudah aku ke kamar ambil laptop dulu."
Jangan dikira Ruby dan Queen akan belajar bersama. Karena pada kenyataannya, kedua remaja itu kini sedang menonton drama Korea kesukaan mereka berdua. Ditemani dengan berbagai macam camilan dan minuman segar.
__ADS_1
Dua gadis remaja itu benar-benar meramaikan ruangan yang ada di lantai dua. Dengan gelak tawa suara mereka karena adegan lucu dari drama yang mereka tonton.
"Mai, aku BAB dulu ya."
"Ok." Ruby langsung menghentikan video drama Korea. Sambil menunggu Queen, Ruby memilih menghubungi Safir untuk segera menjemputnya.
"Ruby ..." Panggil seorang lelaki muda, bertubuh tinggi dengan raut wajah yang tampan, mirip seperti papanya.
"Eh, kak Vian." Ruby tersenyum ramah dan mulai merasa canggung karena tidak ada Queen.
"Queen di mana?"
"Ke kamar kak, buang air," Ruby melirik ponselnya untuk segera mengirim pesan ke safir agar menjemputnya tepat waktu.
"Sedang berbalas chat dengan siapa?"
"Safir, kak."
"Emmm ... Boleh aku minta waktu kamu By. Aku ingin bicara sesuatu."
Ruby langsung meletakkan ponselnya di atas meja. "Kakak mau bicara apa?"
"Kita cari tempat lain untuk bicara."
Karena Vian memaksa mengajak Ruby berbicara di halaman belakang, akhirnya Ruby mengikuti maunya Vian.
Sudah beberapa menit berlalu. Ruby dan Vian duduk di kursi halaman belakang. Ruby melirik Vian yang nampak gugup sendiri. Kakinya terus saja bergerak dan kedua tangannya mengepal erat seolah sedang mengumpulkan keberanian.
"Kak Vian ingin bicara apa sebenarnya?"
Bersambung ...
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya para kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️
__ADS_1