Istri Kecil Milik Mas Ganteng

Istri Kecil Milik Mas Ganteng
BAB 86 BELUM INGIN MEMILIKI ANAK!


__ADS_3

Entah berapa kali Ruby mengscroll layar ponselnya naik turun. Membaca berulang kali, walau sebenarnya ia sudah paham. Hanya saja poin terakhir yang membuat Ruby ragu, karena belum pernah melakukannya.


Sangking fokusnya, Ruby tidak menyadari kalau Tiara sudah duduk di sampingnya dan ikut membaca hasil pencarian ilmu di Google.


"Kamu lagi bulanan By?"


Pertanyaan Tiara tentu saja mengejutkan Ruby. Menyadarkan Ruby dari kekalutan pikirannya saat ini.


"Eh, iya kak," Ruby mematikan layar ponselnya dan tersenyum canggung pada Tiara.


"Sejak kapan kamu bulanan?" jadi kepo Tiara. Apa lagi Tiara tahu kalau pasangan suami istri yang sudah kadaluarsa baru melakukan malam pengantin.


"Sejak lima hari yang lalu."


Tiara langsung mengira-ngira kapan dirinya mengantarkan Ruby membeli baju peluruh iman. Membuat Tiara paham kenapa Ruby membaca artikel di jejaring sosial.


"Kakak kasih tahu By, apa yang pasti di sukai suami kalau kita lagi bulanan. Tapi, By jangan kaget ya?"


Ruby tentu menatap Tiara serius dengan rasa penasarannya. "Memangnya apa kak?"


Tiara terkekeh geli. Melihat Ruby yang polos seperti ini, Tiara seolah melihat dirinya dulu. Saat pertama kali menikah dengan suaminya.


Suami Tiara yang duda jelas sangat berpengalaman dalam hal urusan ranjang. Dan mengutarakan kemauannya secara langsung.

__ADS_1


Berbeda dengan Zen yang jelas perjaka tulen. Sekalipun sudah dewasa, Zen pasti takut jika terlalu sat set membuat Ruby syok.


"Sini Kakak bisiki," Ruby tentu mendekatkan telinganya pada Tiara.


"Hah!" Ruby tercengang menatap Tiara tidak percaya setelah Tiara berbisik. "Yang benar saja Kak?"


Tiara cekikikan melihat wajah Ruby. "Kalau beberapa poin yang kamu baca sudah pasti kalian lakukan. Tapi kalau yang terakhir dan usulan dari Kakak, pasti kamu belum coba kan?"


Dengan wajah polosnya, Ruby menggelengkan kepalanya pelan.


"Bagi Kakak, yang seperti itu sudah seperti makanan setiap hari kalau masalah begituan mah By. Kakak juga dulu seperti By, polos dan lugu hanya ikut saja apa yang di mau suami. Walau awalnya Kakak nggak nyaman. Eh sekarang Kakak juga yang ketagihan," tutur Tiara tanpa filter.


"Astagfirullah ... Kak Tiara bener-bener nodai kepolosan Ruby."


"Hih Kakak pagi-pagi sudah bikin By ngeres otaknya."


"Biar kamu lulus aku training By."


Obrolan antara Ruby dan Tiara harus terputus karena semua mahasiswa sudah memenuhi kelas. Dan tak lama kemudian, dosen mata kuliah memasuki kelas.


"By, Kakak mau ke rumah sakit dulu ya. Jam kuliah ke dua, baru Kakak ke kampus lagi."


"Kakak mau ngapain ke rumah sakit?"

__ADS_1


Wajah Tiara tiba-tiba berubah menjadi bersemu merah. Nampak jelas pancaran kebahagiaan. "Suami Kakak mau ajak Kakak program kehamilan. Seneng banget Kakak By. Padahal Kakak kira suami Kakak akan selamanya nggak mau punya anak dari Kakak."


"Alhamdulillah, semoga semuanya di permudah ya kak."


"Aamiin," Tiara mengambil ponselnya di dalam tas, karena merasakan getaran. "Suami Kakak pasti sudah menunggu di parkiran. Kakak duluan ya By."


"Hati-hati Kak."


Ruby hanya bisa melihat punggung Tiara yang semakin menjauh. Perempuan berjilbab itu jadi mengingat obrolannya bersama Zen beberapa hari lalu.


"Kenapa ucapan Mas Zen malam itu, terkesan seperti belum ingin memiliki anak?" batin Ruby. Entah kenapa, melihat Tiara yang bahagia karena akan program hamil membuat Ruby menjadi iri.


"Kenapa mematung di sini?"


Ruby yang tiba-tiba saja mendapatkan rangkulan dari seorang lelaki. Tentu saja Ruby reflek menyiku perut seseorang yang telah berani merangkulnya secara asal. Setelah itu Ruby memelintir tangan yang mendarat di pundaknya.


Dug


"Awww ..."


Bersambung ...


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya para kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya

__ADS_1


__ADS_2