Istri Kecil Milik Mas Ganteng

Istri Kecil Milik Mas Ganteng
BAB 13 WALLPAPER PONSEL


__ADS_3

Kedua mata Nissa terbelakang lebar saat melihat wallpaper ponsel Zen. "Kyaaa ... anak ku mesum sejak dini." Pekik Nissa terkejut.


Nissa harus mendapatkan sebuah klarifikasi yang jelas dari anaknya, bisa-bisanya foto wallpaper ponsel Zen adalah foto Zen bersama Ruby dengan adegan sedang berciuman. Benar-benar tidak habis pikir Nissa dengan anak lelaki satu-satunya itu. Kan bahaya kalau foto seperti ini di lihat ayah Ruby. Bisa hancur anak lelaki Nissa di tangan Arjuno, apalagi keduanya nampak tidak pernah akur jika setiap kali bertemu.


Tidak ingin mengulur waktu, Nissa langsung membuka aplikasi galeri. Tidak ada foto perempuan dewasa di sana. Hanya foto-foto dokumen, foto Selfi Zen dan yang paling menonjol adalah foto mereka belasan tahun yang lalu di sebuah pantai bersama si kembar.


Begitu banyak foto yang ternyata banyak di abadikan Zen. Apa lagi foto Zen bersama Ruby. Kini Nissa semakin sadar kalau anaknya sangat menyukai Ruby.


Ingin sekali Nissa membuka ponsel lawas Zen, tapi waktunya sudah tidak mungkin. Nissa segera mengembalikan ponsel dan bingkai foto tadi pada tempatnya, dan bergegas menuju sofa sambil menunggu anak lelakinya.


Tidak lama kemudian, pintu ruang kerja terbuka, menampilkan anak lelaki Nissa yang tampan dan rupawan.


"Nda. Sejak kapan nda datang kesini?" tanya Zen karena terkejut.


"Barusan, Nda ingin makan siang dengan anak nda yang ganteng."


"Tumben sekali, pasti ada apa-apa ya Nda?"


"Nggak baik begitu sama orang tua dek." Meski memang kenyataan, tentu saja Nissa harus mengelak dari tuduhan anaknya.


"Ck. Nda ini, Zen itu sudah dewasa. Masih saja Nda panggil Zen, adek." Tutur Zen kesal.


"Dewasa dari mana? Nikah juga belum berati Zen masih bocil."


"Nikah terooosss ..." Sindir Zen sambil melangkah menuju meja kerjanya.

__ADS_1


Nissa menatap lekat Zen sambil mengamati ekspresi wajah Zen. Zen langsung meletakkan tablet di atas meja lalu mengambil ponselnya. Seketika itu senyum Zen langsung mengembang. Tanpa di sadari Zen kalau ia di dalam pantauan Nda nya.


Zen masih terpaku dengan wallpaper ponselnya sendiri. Benar-benar kejadian tidak terduga sebuah potret Zen kecil mengecup bibir Ruby. Dulu, saat akan mengajak selfi Ruby, dalam hitungan ketiga Zen hendak mencium pipi Ruby yang sangat menggemaskan. Tapi siapa yang menduga, dalam hitungan ke tiga, bibit Zen bukannya mendarat pada pipi Ruby, melainkan bibir mungil Ruby. Itu semua karena Ruby menoleh untuk menatap Zen.


Beruntung saja tidak ada yang tahu adegan sekilas itu, terutama Arjuno. Kalua sampai Arjuno tahu, sudah pasti Arjuno mengubah Zen menjadi remahan rempeyek sejak dulu.


"Ayo makan dulu, Nda sudah kelaparan nunggu karena ingin makan bersama anak nda yang jomblo."


"Biar jomblo yang penting happy Nda." Zen langsung menghampiri Nissa setelah meletakkan ponselnya di atas meja.


"Happy tapi ngempet, cemen banget sih dek." Cibir Nissa sengaja mengejek anaknya sendiri.


"Harus ngempet lah Nda, namanya juga harus nunggu." Sepertinya Zen terpancing dengan omongan Nissa.


"Jelas saja Zen nunggu Ru..." Zen menatap Ndanya yang menunggu ucapannya hingga selesai.


"Ru? Ru apa?"


"Rupanya menunggu jodoh datang itu harus sabar ya Nda."


"Apa sesulit itu dia berkata jujur pada Ndanya sendiri?" batin Nissa. "Ayo sini makan siang dulu, Nda suapi."


Zen langsung merebut sendok di tangan Nissa. "Biar Zen yang suapi Nda."


"Duh romantisnya," puji Nissa. "Anak siapa sih ini?"

__ADS_1


"Nda lupa sama anak sendiri."


.


.


.


"Ayy ... Ayy ..." Nissa berjalan kesana kemari mencari wujud sang suami. "Bi, bapak dimana?" tanya Nissa pada salah satu ART nya.


"Kalua nggak salah, bapak tadi sedang di halaman rumah Bu."


"Oh ya sudah, terimakasih bi."


Nissa langsung keluar rumah, menuju pos scurity. Mau di cariin tujuh keliling di dalam rumah tentu saja tidak akan ketemu, kalau yang di cari sedang asik main catur.


"Ayy ..."


"Njeh Bu ..." jawab Yusuf mengguraui Nissa.


"Ayo kita pulang ke Malang sekarang juga."


Bersambung ...


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya para kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️

__ADS_1


__ADS_2