Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season (Part 6)


__ADS_3

Riza berjalan menyusuri lobi kampus menuju parkiran. Jam pelajaran nya sudah selesai. Seno dan Devan sudah pulang lebih dulu.


Riza mengambil kunci mobilnya dari saku jaket nya. Saat Riza sudah membuka pintu mobil, Riza tidak jadi masuk karna melihat Rachel yang sedang berjalan bersama Tania dan satu teman nya lagi. Riza pun berjalan menghampiri mereka.


"Assalamualaikum " sapa Riza


"Waalaikumsalam " serempak mereka menoleh pada Riza


"Ya ampun... Ya ampun.... Hel dada gue sesek ni... Beneran ini Ka Riza yang populer itu" kata Santi teman nya Tania


Rachel menoyor kepala Santi " Lebay lo, kaya lihat oppa korea aja. Lihat beginian aja lebay banget"


Riza menatap tajam pada Rachel dan di balas mata melotot dari Rachel yang mengisyaratkan 'apa lo?' arti tatapan Rachel.


"Adhe pulang bareng abang?" tanya Riza


"WHAT" teriak Santi membuat semuanya terkejut


"Apaan si San" kata Tania


"Tadi Ka Riza bilang apa? Dia ngajakin lo pulang bareng Tan?"kata Santi sewot


Tania dan Rachel menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Santi yang kelewat lebay.


"Iyalah, kan Dia abang nya Tania " kata Rachel santai


"APA?" teriak Santi lagi


Tania dan Rachel sampai menutup telinganya karna merasa sakit dengan teriakan Santi.


"Santi lo tuh kenapa si? Hobi banget teriak teriak" kata Rachel


"Iya. udah kaya kaleng rombeng aja" kata Tania


"Hehe, sorry guys. Gue kan kaget pas denger kali Ka Riza ini adalah kaka nya Tania" kata Santi cengengesan


"Iya Bang Riza ini emang abang aku. Tapi aku mohon kamu jangan kasih tau orang lain ya karna bisa gawat kalau fans nya Bang Riza tahu kalau aku adhenya" kata Tania


Santi mengangguk dengan wajah masih melongo tidak percaya karna bisa berada sedekat ini dengan Riza, cowo terpopuler di kampus bersama dua saudaranya yaitu Devan dan Seno.


"Ya udah kalo gitu aku pulang dulu ya. Assalamualaikum " pamit Tania

__ADS_1


"Waalaikumsalam " jawab Rachel sementara Santi masih diam mematung


"Tunggu " teriak Santi ketika sudah sadar dari keterkejutan nya


Tania menoleh " Apa lagi Santi?"


Santi berlari ke arah Tania dan Riza "Hmmm"


"Boleh minta foto gak sama Ka Riza" kata Santi memohon


Rachel sampai melongo melihat tingkah Santi.


"Lo gila apa San, minta foto sama orang kaya gini. Kalau sama Lee Jong Sook baru gue mau minta foto" kata Rachel heran


Riza hanya menatap tajam pada Rachel karna merasa terhina dengan ucapan Rachel barusan.


"Sini kalo mau foto boleh ko. Lagian kalau nunggu Lee Jong Sook datang ke Indonesia nanti umur lo keburu tua" kata Riza melirik pada Rachel


Rachel melotot pada Riza karna tahu maksud dari ucapan Riza barusan adalah untuk menyindirnya.


"Beneran boleh Ka" kata Santi dengan tatapan berbinar


"Terimakasih ya Ka" kata Santi tersenyum senang


Riza hanya mengangguk lalu berjalan dan masuk ke dalam mobil menyusul Tania yang sudah masuk duluan ke dalam mobil.


Tak


Rachel menjitak kening Santi karna merasa gemas sama teman nya ini.


"Awww.. Apaan si Hel? Sakit tahu" Santi mengelus ngelus kening nya


"Ck lo kenapa lebay banget si jadi orang. Masa sama orang kaya gitu doang minta foto" kata Rachel heran


Santi menggeleng " Emang susah ya kalau temenan sama cewe bar bar kaya lo. Gak bisa bedain mana cowo ganteng and keren sama cowo biasa aja"


"Ck cowo sombong kaya gitu di bilang keren" kata Rachel berlalu pergi meninggalkan Santi yang masih asyik melihat hasi fotonya dengan Riza


"Cowo ganteng mah bebas mau sombong atau gak juga. Yang penting gue udah punya foto sama cowo terpopuler di kampus Hel" kata Santi masih fokus pada ponselnya


"Hell" panggil Santi masih tetap fokus pada ponselnya

__ADS_1


"RACHEL" teriak Santi saat menyadari kalau Rachel sudah pergi meninggalkan nya


"Jadi dari tadi gue ngomong sendiri gitu. Kaya orang gila. Awasss ya lo Rachel" Santi menggerutu kesal


......................


"Assalamualaikum " Riza dan Tania memasuki rumahnya


"Waalaikumsalam. Kalian sudah pulang " Salwa menghampiri kedua anaknya


Riza dan Tania pun menyalami Bundanya lalu mereka pun duduk di sofa ruang keluarga. Riza merebahkan tubuhnya di sofa dengan satu tangan menutupi matanya.


"Seno mana?" tanya Salwa


"Bunda kaya yang gak tahu Seno aja, Dia pasti jalan dulu sama koleksi wanitanya " jawab Riza masih dengan posisi yang sama


"Sampai kapan anak itu akan berubah ya" kata Salwa lebih kepada diri sendiri


"Bunda tenang aja, Seno masih punya batasan ko. Walaupun Dia suka gunta ganti wanita tapi Dia tidak melakukan lebih selain kiss mungkin" jelas Riza


Salwa tersenyum " Seenggak nya Seno masih bisa jaga sikapnya pada setiap perempuan yang menjadi pacar nya"


"Iya Bunda"


"Ya sudah Riza ke kamar dulu ya Bun" Riza bangun dan berjalan ke arah kamarnya


Tak berapa lama Satya pun datang dari kantornya. Dia mengucap salam dan langsung menciumi seluruh wajah istrinya.


"Mas nanti anak liat" kata Salwa menahan suaminya yang terus memeluk dan mencium nya


"Biari aja sayang. Abisnya aku kangen banget sama kamu" kata Satya


"Ck baru juga beberapa jam, masa udah kangen lagi" kata Salwa


"Karna setiap detik pun aku selalu kangen sama kamu sayangku " kata Satya kembali mengecup bibir istrinya


"Yu kita ke kamar" ajak Satya


Salwa hanya mengangguk dan mengikuti suaminya ke kamar mereka.


Vote nya jangan lupa ya guys 😁😁

__ADS_1


__ADS_2