Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 (Part 17)


__ADS_3

Kini Rachel sudah berada di dalam mobil Riza. Tadi setelah berpamitan pada Radit Rachel langsung menemui Riza yang menunggunya di parkiran.


"Cieee yang di tembak sama Radit " kata Riza sinis


Rachel menoleh ke arah Riza "Apaan si Za"


"Gue juga gak tau kalau Radit bakalan nembak gue" kata Rachel


"Ck udah pacaran tapi gak ada romantis romantisnya"kata Riza kesal


Rachel mengerutkan keningnya "Apa maksud lo?"


"Dimana mana orang pacaran manggil apa sama pacar nya?" tanya Riza menatap sekilas pada Rachel lalu kembali fokus pada jalanan di depan nya


"Ya kalau orang pacaran itu biasanya manggil sayang, honey, Beby, Dear,dan... Tau ah banyak kali"kata Rachel tanpa beban


"Ya udah kalau gitu panggil aku Dear mulai saat ini" kata Riza


"Hahaha" malah tertawa lucu


"Kenapa ketawa?" tanya Riza menatap tajam pada Rachel membuat Rachel langsung bungkam


"Hehe gak papa ko" kata Rachel menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal


"Coba panggil aku Dear" pinta Riza


"Hah" Rachel malah terbengong


"Cepet kenapa malah bengong?" kata Riza kesal


"Eh Iya, Dear" jawab Rachel gugup


"Sekali lagi" kata Riza tersenyum licik


"Dear" kata Rachel menunduk malu


"Nah gitu dong, mulai saat ini panggil aku Dear dan ngomongnya harus sopan gak boleh gue lo" kata Riza yang di jawab anggukan oleh Rachel


Riza tersenyum puas melihat wanita yang dicintai nya kini sudah menjadi miliknya dan Riza tidak akan melepaskan nya sampai mereka bisa menikah nantinya.

__ADS_1


......................


Seno melajukan mobilnya menuju apartemen nya. Dia baru saja selesai makan siang di restoran. Seno terus melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sampai tiba tiba ada seseorang yang menyebrang di depan mobilnya.


Seno segera mengerem mobilnya hingga orang itu hanya terbentur sedikit di kakinya sehingga terjatuh. Seno pun segera keluar mobil dan menghampiri orang itu.


"Sorry gue gak sengaja"kata Seno


"Tidak papa, saya yang salah" jawabnya tanpa melihat ke arah Seno


Seno mengerutkan keningnya saat melihat wanita berhijab itu meraba raba jalan seolah mencari sesuatu dan Seno baru menyadari kalau wanita itu memakai tongkat khusus untuk tuna netra yang menggelinding agak jauh dari nya.


Seno pun mengambil tongkatnya dan memberikan nya pada wanita itu.


"Terimakasih " kata nya seraya berdiri


"Iya, maaf sekali lagi. Kamu gak papa kan?" tanya Seno


"Tidak papa ko. Kalau begitu saya permisi dulu" katanya ramah


"Tunggu, nama gue Seno" kata Seno


"Saya permisi ya, Assalamualaikum" pamitnya


"Eh tunggu, biar ku antar" kata Seno memegang tangan Faiha yang hendak pergi


"Tidak usah, saya bisa sendiri" kata Faiha tersenyum


'Manis banget' Jiwa playboy mulai muncul


Seno mengatupkan kedua tangan nya di depan dada walau Dia tahu kalau Faiha tidak bisa melihatnya.


"Pleass, anggap saja ini sebagai permintaan maaf ku" kata Seno


Faiha berfikir sebentar sampai akhirnya Dia mengangguk. Seno langsung menuntun nya ke arah mobilnya dengab senyuman mematikan nya.


"Silahkan Tuan Putri" kata Seno sambil membuka kan pintu mobil


Faiha hanya tersenyum malu dan masuk ke dalam mobi Seno.

__ADS_1


"Jadi kita kemana ni?" tanya Seno setelah duduk di depan kemudi


"Lurus saja nanti ada gang kecil berhenti disana" kata Faiha


Seno mengangguk lalu melajukan mobilnya. Ternyata tidak terlalu jauh untuk sampai di tempat tujuan.


"Gang yang ini, yang di samping nya ada sekolah TK?" tanya Seno karna takut salah


Faiha mengangguk "Iya, sekali lagi terimakasih karna sudah mengantar saya pulang"


"Iya sama sama, oh ya kalau boleh aku mau ikut ke toilet nya boleh?" tanya Seno


Faiha hanya mengangguk dan segera keluar dari mobil. Seno tersenyum senang saat Faiha mengizinkan nya ikut masuk ke dalam gang tempat tinggalnya.


Seno mengerutkan keningnya saat melihat Faiha masuk ke salah satu rumah kecil tapi sangat terawat. Rumah yang hanya seluas dapur rumah nya, malah lebih luas dapur rumah nya.


"Assalamualaikum " Faiha masuk ke dalam rumah diikuti Seno


"Waalaikumsalam " seorang gadis remaja keluar dari kamarnya dan segera menghampiri mereka


"Kaka baru pulang" Dia menyalami Faiha


"Iya, Rev" jawab Faiha


Seno hanya melihat interaksi keduanya.


"Oh ya Revi kenalkan ini Seno yang tadi mengantar kaka" kata Faiha


"Seno" mengulurkan tangan nya


"Revina" menjabat tangan Seno


"Revi tolong kamu antarkan Ka Seno ini ke kamar mandi ya" kata Faiha


Revina mengangguk lalu berjalan ke belakang diikuti Seno yang sebenarnya tidak ingin ke kamar mandi. Ini hanya akal akalan saja biar bisa tahu tempat tinggal Faiha.


"Disini toilet nya Ka, maaf kalau tidak nyaman" kata Revina yang di jawab anggukan oleh Seno


Setelah Revina masuk ke dalam rumah. Seno hanya diam lalu Dia segera kembali masuk ke dalam rumah. Seno tak sengaja melihat foto dua orang gadis remaja.

__ADS_1


"Inikan Rachel, kenapa foto nya bisa ada disini" gumam Seno melihat foto itu lalu menyimpan nya kembali di tempat asalnya.


__ADS_2