
Satya sedang duduk berhadapan dengan ayah nya Salwa di kafe miliknya. Satya sengaja menyuruh karyawan nya untuk menutup kafe nya sementara. Sehingga sekarang hanya ada mereka di dalam kafe.
"Katakan" Satya memasang wajah datar nya
"Hahaha. Sabar lah sebentar Tuan" kata Ayah nya Salwa
"Katakan" Satya mengulangi ucapan nya dan menatap tajam ke arah ayah Salwa.
Ayah nya Salwa merasa nyali nya mulai menciut hanya dengan tatapan membunuh dari Satya.
"Saya mau kau melunasi hutang saya" kata nya tanpa rasa malu
Satya memicingkan matanya, ingin sekali Dia tertawa terbahak bahak melihat seorang ayah yang menyelamatkan anaknya hanya demi uang.
"Berapa?" tanya Satya dingin
" 580 juta" katanya lagi
"Kenapa anda mempunyai hutang sebanyak itu?" tanya Satya datar
"Saya kalah berjudi dan uang hasil penjualan rumah almarhum ibunya Salwa juga sudah habis untuk judi dan sekarang mereka mengancam saya" jelasnya
"Hahaha" Satya tidak bisa menahan tawanya lagi
__ADS_1
"Kau benar benar manusia tidak tahu malu. Kau menyelamatkan anak mu tapi kau mau aku bayarkan hutang mu. Apa kau tidak malu" kata Satya
"Ya sudah jika kau tidak mau membayarkan hutangku maka aku tidak akan mendonorkan tulang sumsum belakang untuk Salwa." tersenyum sinis
"Dan jika nanti Salwa bisa sembuh maka kau harus menceraikan Salwa" katanya lagi yang berhasil membuat Satya menggeram kesal
"Jangan pernah kau berbicara seperti itu" kata Satya setengah berteriak
"Sampai kapan pun saya tidak akan pernah menceraikan Salwa" Satya mengeluarkan cek dan menulis nominal disitu.
"Ini untuk mu. Lakukan lah apa tugasmu dan jangan mengganggu keluarga saya lagi. Saya sudah memberikan lebih dari yang kau inginkan" kata Satya menyerahkan cek
Ayah Salwa segera menerima nya dengan perasaan bahagia namun juga takut melihat wajah Satya yang dingin dan datar.
" 1 M" gumam ayah Salwa
Satya berdiri dan berjalan ke luar kafe tanpa menghiraukan ucapan Ayah Salwa. Bagaimana mungkin Satya memliki ayah mertua yang mata duitan ? Tapi untuk Satya sekarang hanya Salwa bisa sembuh dan berkumpul bersama nya dan anak mereka. Satya akan menebus semua penderitaan Salwa dan semua kesalahan nya dengan memberikan kebahagiaan untuk Salwa dan Riza anaknya.
"Satya" seseorang berlari ke arah Satya
Satya yang hendak masuk ke mobil nya langsung menutup kembali pintu mobil miliknya dan menoleh ke arah sumber suara.
"Bella" kata Satya kaget
__ADS_1
"Iya ini aku, bagaimana dengan keputusan mu? kenapa kau tidak menghubungi ku? Aku sudah memberimu waktu loh" Bella tersenyum licik
"Hahaha. Kau memang bodoh Bella. Harusnya kau fikir pakai otak mu yang kosong itu! Jika aku tidak menghubungi mu maka aku tidak membutuhkan mu" kata Satya dingin
Bella diam mencoba mencerna semua kata kata Satya. Apakah rencana nya akan gagal? Lalu bagaimana dengan anak ini? Bahkan Sandi tidak ada kabar sampai sekarang. Fikiran Bella melayang kemana mana.
"Tapi kan Sat aku su...."
"Cukup Bella! Aku harus menemui istri tercinta ku" Satya langsung memotong ucapan Bella dan masuk ke dalam mobilnya.
Satya melajukan mobil nya menuju rumah sakit. Satya melihat wajah kecewa dan marah dari Bella, tapi entah kenapa Satya malah merasa bahagia melihat kekecewaan di wajah Bella.
Satya sudah sampai di rumah sakit, Dia berjalan menyusuri lorong rumah sakit menuju ruangan tempat Salwa di rawat.
Sesampainya di depan ruangan Salwa, Satya segera masuk dan seperti biasa Dia akan mencium kening istrinya lalu duduk di kursi samping ranjang pasien. Satya menggenggam tangan Salwa dan mencium nya berkali kali.
"Bertahan lah Sayang. Kamu akan segera sembuh. Riza telah menunggu kamu sayang. I Love You " Bisik Satya ditelinga Salwa
Entah keajaiban apa tiba tiba jari jemari Salwa bergerak membuat Satya tersentak kaget. Satya mencium tangan Salwa dan tersenyum haru melihat reaksi yang di berikan Salwa saat Satya mengucapkan kata I Love You.
"Sayang aku tahu kamu pasti mendengar semua ucapan ku. Salwa Nur Hassanah aku mencintaimu. Sangat mencintai mu" ucap Satya lagi
Dan kali ini setetes air mata meluncur dari sudut mata Salwa. Satya tersenyum dan segera menghapus air mata Salwa. Satya mencum kedua mata dan pipi Salwa lalu kening dan bibir nya.
__ADS_1
Setelah puas berbicara dengan istrinya Satya pun keluar ruangan untuk pulang dulu ke apartemen dan akan kembali ke rumah sakit nanti malam saat Salwa akan di operasi.
Jangan lupa Vote yang banyak ya guys 😁😁