
Satya sedang berkumpul dengan keluarganya. Anak dan menantunya menginap di rumah nya setelah acara pernikahan Tania. Suasana rumah terasa ramai apalagi dengan kekocakan Rachel dan adiknya Revina yang baru saja datang bersama Devan.
"Ka Tania kapan pulang dari hotel nya?" tanya Revina polos
"Ya nantilah dhe, kan mereka lagi asyik main di ranjang" kata Riza santai
"Hah?" Revina hanya melongo mendengar ucapan abstrak dari kaka iparnya itu.
Rachel mencubit pinggang suaminya itu "Jangan ngomong yang aneh aneh Dear. Walaupun tampilan nya kaya gitu Revi tetep aja gadis polos"
"Hahaha iya lo Za, gak di rem tuh mulut kalo ngomong" kata Seno
"Sudah sudah jangan ribut lagi, sekarang kita makan siang dulu" kata Salwa
Mereka pun akhirnya makan siang bersama. Sungguh kebahagiaan yang tidak bisa diucapkan dengan kata kata. Berkumpul dengan keluarga, makan bersama dan bercanda tawa sungguh sangat menyenangkan.
......................
Di kamar hotel sepasang pengantin baru sedang duduk di tempat tidur dengan peluh yang membasahi dahi mereka. Tania menyandarkan kepalanya di dada Arman. Kulit mereka saling bersentuhan tanpa ada penghalang apapun.
"Yank aku boleh tanya?" kata Tania sambil membuat pola tidak jelas di dada suaminya dengan telunjuknya itu.
"Hmmm" hanya itu yang keluar dari mulut Arman
"Yank" rengek Tania
Arman membuka kembali matanya yang sudah terpejam karna merasa ngantuk.
__ADS_1
"Apa honey?" tanya Arman
"Dengerin aku dulu ihhh" Tania mulai kesal
Arman mencoba membuka matanya yang memang sudah sangat mengantuk. Tapi Dia juga tidak mau membuat istrinya kesal.
"Apa?" kata Arman
"Apa kamu pernah punya pacar? Ya selain Rachel yang pernah kamu tembak itu" kata Tania
"Hahaha, kamu kenapa menanyakan itu?" tanya Arman dengan tatapan menggoda
"Ish aku hanya mau tau aja Yank" kata Tania membenamkan wajahnya di dada suaminya.
Arman memcium puncak kepala Tania beberapa kali "Dulu aku punya pacar orang Singapore, kami berhubungan cukup lama. Aku sudah berencana menikahinya. Tapi sayang Dia malah selingkuh dan memilih pergi dengan kekasih barunya" cerita Arman
"Kau mulai berani menggodaku ya honey" kata Arman tersenyum penuh arti
"Hahaha tidak sayang, ayo kita tidur. Aku ngantuk" Tania langsung merebahkan tibuhnya di bawah selimut
'Bisa gawat kalo aku gak cepet cepet tidur. Badanku sudah remuk semua, masa iya Dia mau mulai lagi' Tania
Arman tersenyum geli melihat tingkah istri manjanya. Entah kenapa Arman sangat suka dengan sikap manja Tania padanya. Arman pun ikut merebahkan tubuhnya dan memeluk Tania dari belakang.
"I Love You " bisik Arman di telinga Tania
'I Love You Too' Tania hanya menjawab di dalam hati karna Dia sedang berpura pura tidur karna takut suaminya akan menyerang kembali.
__ADS_1
Arman semakin mengeratkan pelukan nya dan mulai memejamkan matanya. Mereka berdua pun tidur terlelepa sambil berpelukan.
......................
Riza sudah ambruk di samping istrinya setelah mereka melakukan olah raga malam. Mereka telah pulang ke rumah masing masing. Jadi Riza bisa leluasa menyumbui istrinya.
"Tidur Dear aku lelah, udah ya" kata Rachel karna tangan suaminya masih saja merayap kemana mana.
"Hmmmm" jawab Riza tanpa menghentikan tanganya yang sedang memegang kedua benda kenyal milik Rachel
'Alamat gue gak bisa jalan ni, bener bener gak ada puas nya'
Riza sudah berada di atas tubuh Rachel dan mencium keningnya. Rachel sudah tau apa yang akan terjadi selanjutnya.
"Yank aku lelah, udah dulu ya" kata Rachel menciba negoisasi
"Sekali lagi aja Dear, ya..ya... Please " kata Riza sudah meluai menciumi leher istrinya
"Ck kan udah tadi, inget loh aku lagi hamil dan gak boleh terlalu kelelahan" kata Rachel
"Aku akan pelan pelan sayang, please aku kan udah lama puasa. Sekarang kan kandungan kamu juga udah kuat. Boleh ya"Riza masih terus membujuk istrinya
Rachel hanya menghela nafas, tidak mungkin menolak karna memang suaminya sudah cukup lama tak melakukan nya sejak Dia hamil.
Melihat istrinya sudah pasrah, Riza pun segera mencium bibirnya. Mereka berciuman dengan penuh cinta dan gairah. Ciuman itu turun ke arah leher dan sekitarnya.
Malam yang panjang pun baru di mulai. Bukan hanya pengantin baru yang sedang di selimuti gairah dan cinta tapi pengantin yang sudah hampir dua tahun menikah pun juga tidak mau kalah.
__ADS_1