
Riza di buat pusing beberap hari ini karna keinginan Rachel yang terkadang tidak masuk akal. Karna terlalu pusing akhirnya weekend ini Riza membawa istrinya ke rumah Satya.
"Hahahaha" Salwa malah tertawa saat Riza menceritakan sikap aneh istrinya
"Kalian tuh ya, para lelaki tampan seorang CEO dan mantan CEO tapi untuk urusan wanita benar benar tidak tahu apa apa" jelas Salwa semakin membuat bingung Riza dan Satya
"Apa maksud Bunda si" kata Riza
"Ck sekarang kamu bawa Rachel ke rumah sakit biar di periksa sama dokter nanti kamu juga akan tahu jawaban nya" jelas Salwa
"Maksud Bunda Rachel sakit parah gitu?" tanya Riza berubah cemas
"Ck nanti kau akan tahu sendiri, sekarang pergilah nanti setelah kamu tahu hasilnya jangan lupa kasih Bunda hadiah. Hahaha" kata Salwa
"Ck Bunda inu masih saja bercanda. Minta hadiah nya sama Ayah saja" kata Riza kesal
"Ish kau ini, kalau Bunda minta hadiah sama Ayah yang ada bukan Bunda yang dapat hadiah tapi Ayahmu yang dapat hadiah dari Bunda" kata Salwa melirik suaminya
"Hahaha, Bunda tahu aja" kata Satya menaik turunkan alisnya menggoda sang istri
"Ck ya sudah Riza ke kamar Tania dulu mau ajak Rachel ke rumah sakit" Riza pun berlalu ke kamar Tania
Ceklek
"Dear ayo ikut aku" kata Riza berjalan ke arah Rachel dan Tania yang sedang duduk di tempat tidur
"Kemana Yank?" tanya Rachel
"Udah ayo ikut saja" kata Riza
Rachel pun turun dari tempat tidur "Ya udah aku pergi dulu ya Tan. Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam " Tania bernafas lega
"Akhirnya mereka pergi juga, Huh jangan sampe mereka lihat Mas Arman jemput aku bisa heboh nanti " gumam Tania
......................
Seno sudah bersiap untuk pergi ke rumah Ayah Bunda nya karna tadi Riza menelpon agar kumpul di rumah Satya seperti biasa.
"Sayang sudah siap?" tanya Seno pada istrinya
"Bentar Sayang" Faiha membekap mulutnya dan berlari ke kamar mandi
__ADS_1
"Mual lagi" gumam Seno yang segera menyusyl istrinya
Seno memijiat tengkuk istrinya yang masih muntah muntah di wastafel.
"Yank kita ke rumah sakit aja ya, udah beberapa hari ini kamu muntah muntah terus" kata Seno cemas
"Iya deh Mas, aku juga udah gak tahan mual banget" kata Faiha lemah
"Ya sudah sebelum ke rumah Ayah kita ke rumah sakit dulu" Seno memapah istrinya keluar dari kamar mandi
Kini Seno dan Faiha sudah berada di dalam mobil menuju rumah sakit.
Sementara itu Riza baru saja sampai di rumah sakit "Ayo turun Dear"
Rachel menatap bingung pada suaminya "Kenapa kesini Dear? Emang siapa yang sakit"
"Udah ayo turun aja dulu, nanti kamu juga tau sendiri" kata Riza
Rachel pun hanya menurut dan mengikuti langkah suaminya. Setelah mendaftar mereka pun menunggu di kursi tunggu menantikan namanya di panggil.
Di sisi lain Seno berjalan menggandeng istrinya. Dia sudah selesai mendaftar dan sekarang tinggal menunggu saja.
"Ko mereka juga ada disini sayang?" tanya Faiha
"Assalamualaikum" ucap Seno dan Faiha
"Waalaikumsalam" Rachel dan Riza menoleh ke arah mereka
"Loh kalian ngapain disini?" tanya Rachel
"Gue mau periksa Faiha, udah beberapa hari ini Dia muntah muntah terus" jelas Seno
"Ya ampun kamu kenapa Fa?" Rachel berdiri dan berjalan menghampiri Faiha lalu memeluknya
"Gak papa Hel, mungkin hanya masuk angin saja" jelas Faiha
"Rachel Maharani" panggil perawat
"Saya Sus" Rachel pun berjalan ke dalam ruangan bersama Riza
"Jadi ada keluhan apa ini Mbak Rachel?" tanya Dokter ramah
"Jadi gini Dok, akhir akhir ini istri saya itu aneh banget. Sering minta yang aneh aneh terus suka makan yang dulunya Dia gak suka dan Dia juga sering marah marah gak jelas udah gitu nangis" jelas Riza membuat Rachel tertunduk malu
__ADS_1
Rachel mencubit lengan suaminya "Kenapa di jelasin semuanya si"
"Apa sih Sayang, sakit tahu" Riza mengusap ngusap tangan nya
Dokter hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah pasien nya ini.
"Kalau boleh tahu kapan terakhir Mbak Rachel datang bulan?" tanya Dokter
"Hmmm. Kayanya udah dua bulan ini saya gak datang bulan deh Dok. Saya baru sadar" jawab Rachel
"Baiklah ayo kita periksa dulu"
Rachel pun mengikuti dokter dan berbaring di ranjang. Dokter cantik itu pun mulai memeriksa Rachel dan melakukan USG.
"Selamat Mbak, Mas. Mbak Rachel sedang hamil 6 minggu" jelas dokter
"Hamil Dok" kata Rachel dan Riza serempak
"Iya" jawab Dokter tersenyum
Rachel dan Riza saling tatap masih dengan keterkejutan nya. Beberapa detik mereka masih diam sampai mereka sadar dari keterkejutan nya.
"Alhamdulillah Ya Allah, terimakasih atas anugrahmu ini" Rachel mengusap perut ratanya
"Alhamdulillah. Terimakasih sayang sudah memberikan kebahagiaan di tengah tengah kuarga kita "Riza mencium seluruh bagian wajah istrinya tanpa memperdulikan ada dokter disana
Selesai di periksa mereka pun keluar dan sekarang giliran Faiha yang di periksa. Seno sudah menjelaskan apa yang di alami istrinya.
Dokter pun mulai memeriksa Faiha dan melakukan USG sama seperti Rachel.
"Selamat ya sebentar lagi kalain akan menjadi orang tua" jelas Dokter
"Apa? Maksud Dokter istri saya hamil?" tanya Seno tak percaya
Dokter mengangguk "Iya Mas, istrinya sedang hamil 5 minggu"
"Alhamdulillah Ya Allah. Terimakasih sayang" Seno menciumi seluruh bagian wajah istrinya
Faiha hanya tersenyum bahagia sampai air matanya menetes karna terlalu bahagia.
'Ohh hari ini banyak sekali adegan romantis di ruangan ku. Huaaaa jiwa jomblo ku memberontak' Dokter wanita itu hanya bisa menjerit dalam hati
Bagaimana? Semoga suka ya 🤗🤗
__ADS_1
Vote nya jangan lupa. Mampir juga di karyaku yang lain. KU INGIN BAHAGIA.