Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 (Part 42)


__ADS_3

Semua masih berkumpul diruang tamu rumah Satya. Masih dengan kehebohan kaka beradik Rachel dan Revina yang masih belum percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.


"Sekarang ceritakan kenapa lo ada disini? Dan kenapa lo bisa berubah kaya gini?"tanya Rachel masih penasaran


"Ck gue baru pulang minggu lalu dari Amerika dan soal gue yang berubah yang emang gue mau berubah dong" jelas Arman


"Terus kanapa Ka Arman janjian sama Ka Tania?" tanya Revina menatap curiga pada Arman


"Udahlah banyak banget pertanyaan kalian. Sekarang gue yang tanya kenapa lo berdua ada disini?" tanya Arman penuh selidik


"Ini sumi gue" Rachel merangkul tangan Riza yang duduk di samping nya


"Ini pacar gue"Revina pun melakukan hal yang sama pada Devan


Ukhuk Ukhuk


Bukan nya senang Arman malah terbatuk batuk "Beneran lo udah nikah Hel? Ada gitu cowo yang mau sama lo?"


Bugh


Rachel melempar bantal sofa tepat mengenai wajah Arman membuat semua orang terbengong melihatnya.


"Heh Arman maulana lo fikir gak ada yang suka sama gue? Lo aja dulu suka sama gue " kata Rachel kesal


"Hahahaha Ka Dewi Gita ngambek dong kalau suaminya suka sama Kaka" kata Revina meledek


"Hel gue dulu pernah suka sama lo karna dulu gue kelilipan batu bata" Arman tersenyum mengejek


"Armannn, lo bener bener ya" teriak Rachel geram


"Hahahaha, dasar cewe bar bar" kata Arman


"Udah ah gue mau jalan sama Tania yang lemah lembut gak kaya lo" kata Arman masih senang meledek Rachel


"Jangan harap gue kasih restu gue ya. Tania itu adik ipar gue dan gue gak restuin Tania sama lo. Kalo lo mau gue restuin lo harus panggil gue Kaka ipar" kata Rachel tersenyum puas

__ADS_1


"Terserah gue gak peduli, Om Tante saya izin ngajak Tania jalan ya" kata Arman tanpa menghiraukan ucapan Rachel


Bugh


"Hel lama lama gue bisa geger otak" Arman mengambil bantal sofa yang kembali di lempar Rachel padanya.


"Sudah kenapa kalian dari tadi berantem terus" kata Salwa lembut


"Maaf Tante, karna memang begini kalau ketemu cewe bar bar gak jelas" kata Arman tersenyum


"Armannnn" Rachel sudah sangat geram


"Hahaha" Revina dan Faiha hanya tertawa kecil melihat kelakuan Rachel dan Arman yang seperti kucing dan anjing


"Dear udah dong, kamu ini marah marah mulu" Riza akhirnya buka suara karna sudah merasa jengah melihat perdebatan antara istrinya dan Arman.


"Dianya yang ngeselin Yank, kalau bukan sahabat sendiri udah aku bogem dari tadi" geram Rachel


"Hah lo dulu udah pernah bogem gue Hel" kata Arman santai


"Om tante saya izin ya bawa Tania jalan" kata Arman


"Boleh tapi jangan pulang ke malaman" kata Satya


"Jangan buat macem macem sama adhe gue " kata Seno datar


"Siap, kalian tenang aja gue bakal jagain Tania" kata Arman


"Bagus, gue percaya sama lo" kata Riza


"Oke Bang" jawab Arman


"Apaan lo panggil suami gue Bang, sama gue nggak ada hormat hormatnya lo" kata Rachel kesal


" Lo mau gue panggil Abang juga" kata Arman santai

__ADS_1


"Arman maulana" teriak Rachel


"Udah Ka cepetan pergi sebelum macan kembali bangun" teriak Revina yang di sambut gelak tawa semuanya


"Iya Re, tante Om kita pamit ya" kata Arman


"Bunda, Ayah, Bang Tania pergi dulu ya" kata Tania


"Iya hati hati sayang" jawab Salwa


"Kalau Dia macem macem bilang sama kita" kata Seno dingin


"Iya Dhe" Riza menimpali dengan wajah datar nya


"Iya Bang" jawab Tania


"Tenang aja Bang, gue bakal jagain adhe kesayangan kalian" jawab Arman


"Assalamualaikum " kata mereka sambil menyalami Satya dan Salwa secera bergantian


"Waalaikumsalam" jawab mereka


Kini Tania dan Arman sudah berada di dalam mobil. Keduanya hanya saling diam dengan saling curi pandang.


"Kayanya abang abang mu Over banget ya Tan" Arman membuka pembicaraan


Tania menoleh dan tersenyum "Emang kaya gitu mereka, mungkin karna aku anak perempuan satu satunya di keluarga ku"


"Iya, apa lagi tuan putrinya cantik kaya gini" goda Arman


"Apa si kamu" Tania memukul pelan tangan Arman yang sedang menyetir


"Hahaha" Arman malah tertawa


Mereka pun mengobrol dengan sesekali di selangi gelak tawa. Arman ternyata sangat humoris dan supel jadi gampang sekali akrab dengan siapapun.

__ADS_1


__ADS_2