Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 (Part 19)


__ADS_3

"Jadi lo gak mau tinggal disini lagi gitu?" tanya Riza menatap Seno


Seno menggeleng "Bukan gitu Za, tapi ada yang harus gue urus dulu disana. Jadi gue harus tinggal di apartemen dulu untuk sementara sampai masalah gue selesai"


...'Sampai gue tau ada hubungan apa mereka sama Rachel' Seno...


"Ahh bilang aja kalau ada cewe cantik disana. Iya kan?" Riza menendang kaki Seno yang duduk di samping nya


Seno menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "Hehe tau aja lo"


"Dasar playboy cap teri lo" kata Riza tersenyum meledek


"Heh biarin aja yang penting gue gak jomblo awet kaya lo" kata Seno bangga


"Heh Bang siapa bilang kalau Bang Riza yang tampan ini jomblo" kata Tania semangat membuat semua orang menoleh ke arah nya karna memang Riza belum cerita pada siapapun kecuali Tania.


"Hah beneran dhe" Seno langsung pindah tempat duduk menjadi di dekat Tania


Tania mengangguk " Iya Bang"


"Siapa pacarnya dhe?" tanya Seno penasaran


"Cewenya itu sering kesini ko Bang" kata Tania memberi teka teki pada semuanya


"Siapa si Tan" kata Seno mulai tidak sabar


"Rachel" jawab Tania santai


"Hah" Seno sampai terbengong


Sementara Satya dan Salwa hanya tersenyum. Karna jujur mereka sangat suka dengan sifat Rachel yang apa adanya dan juga soleha. Walaupun kadang kadang Rachel itu suka blak blak kan tapi itulah sifat Rachel yang apa adanya.


"Katanya benci, akhirnya lo embat juga Za" kata Seno mengejek


"Diam lo" Riza memberikan tatapan membunuhnya


"Benar kamu pacaran sama Rachel Za?" tanya Salwa lembut


Riza hanya mengangguk dengan tersenyum kaku.


"Bunda izinin kamu pacaran, tapi ingat kamu jangan sampai melebihi batas" kata Salwa menasehati


"Tuh dengerin" kata Seno tersenyum puas karna Riza mendapat nasehat dari sang Bunda.


"Kamu juga Seno, apalagi kamu yang suka bergonta ganti pasangan. Mau sampai kapan kamu seperti itu?" kata Salwa menatap Seno

__ADS_1


"Iya Bunda" jawab Seno lemas


"Hahaha, makanya jangan suka ngeledek orang" Riza tertawa puas


Sandi, Satya dan yang lainnya hanya bisa tersenyum bahagia melihat anak anak nya.


......................


Besok pagi nya Rachel sudah berada di kampus. Dia tidak menunggu Riza karna kemarin saja Dia hampir mati berdiri di seroboti fans nya Riza dengan berbagai pertanyaan yang membingungkan.


"Huh aman" kata Rachel sudah duduk di mejanya


Sementara itu Riza sedikit uring uringan saat mendapat pesan dari Rachel kalau Dia tidak usah menjemputnya.


' Baru aja pacaran udah susah ketemu' Riza


Tania hanya tersenyum melihat kelakuan kalanya itu.


' Sekali nya jatuh cinta langsung bucin kau Bang' Tania


Kini mereka sudah sampai di kampusnya. Mereka berjalan beriringan menuusuri lobi kampus. Sebenarnya Tania tidak ingin berjalan beriringan kaya gini sama kakanya karna yah alasan nya sama seperti Rachel.


"Bang, sana duluan aja ke kelas" kata Tania


Tania melongo melihat Riza yang menggerutu demi wanita, jelas bukan sifat Riza selama ini.


"Gini aja, nanti aku ajak Rachel main ke rumah. Kalau abang nemuin Rachel sekarang, yang ada bikin heboh satu kampus" kata Tania membujuk kakanya


Riza menghembuskan nafas kasar "Baiklah dhe"


"Oke kalau gitu adhe ke kelas dulu ya. Assalamualaikum " Tania menyalami tangan Riza


"Belajar yang bener. Waalaikumsalam " Riza mencium puncak kepala adik kesayangan nya itu


Semua yang melihat adegan itu hanya menatap iri. Untung saja mereka sudah tahu kalau Tania adalah adiknya Riza dan Seno.


"Assalamualaikum Hel" kata Tania


"Waalaikumsalam " jawab Rachel


Tania menghembuskan nafas kasar saat Dia duduk di mejanya. Rachel mengerutkan keningnya melihat Tania yang terlihat sedang menghadapi masalah besar.


"Kenapa Tan? Ada masalah?" tanya Rachel


"Ini lebih dari masalah Hel" kata Tania serius

__ADS_1


Rachel menatap Tania serius "Ada apa? Masalah apa?"


"Masalah rindu yang melanda" jawab Tania santai


Rachel makin bingung dengan ucapan Tania "Maksudnya?"


"Ck kamu tau gak Hel, Bang Riza itu uring uringan dari tadi gara gara kamu gak mau di jemput sama Dia" jelas Tania kesal


"Hahaha" Rachel tertawa terbahak bahak


"Kau ini malah ketawa" kata Tania kesal


"Abisnya cerita kamu lucu si" kata Rachel masih dengan tawa kecil


"Pokonya nanti kamu harus ikut ke rumah ku. Bisa ngamuk Bang Riza kalau kamu sampai gak mau ke rumahku" kata Tania memaksa


"Baiklah" jawab Rachel


Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Kini Rachel dan Tania sudah berada di parkiran menunggu Riza yang masih di kelasnya. Tak lama kemudian Riza pun datang menghampiri mereka.


"Dhe kamu duduk di belakang ya" kata Riza


"Iya Bang, aku ngerti ko" Tania pun masuk ke kursi belakang mobil Riza


Rachel dan Riza pun masuk ke kursi depan. Riza masih memasang wajah kesalnya pada Rachel.


"Kenapa kamu tidak mau aku menjemputmu?" tanya Riza


"Kan aku udah bilang, kemarin aku di keroyok sama fans kamu dengan berbagai pertanyaan karna ada yang melihat aku keluar dari mobilmu" jelas Rachel


"Ck makanya kita harus umumkan hubungan kita biar mereka gak akan gangguin kamu lagi" kata Riza


"Jangan Dear, bisa bisa mereka ngamuk beneran sama aku" kata Rachel was was


"Bukan nya kamu bisa bela diri kenapa harus takut?" Riza menatap sekilas pada Rachel lalu kembali fokus pada jalanan di depan nya.


"Ck ya kan kalau lawan nya cuma satu atau dua. Ini satu kampus, bisa babak belur" kata Rachel kesal


"Salah siapa punya wajah ko ganteng amat, jadikan di rebuti banyak wanita" gumam Rachel memalingkan wajahnya ke jendela mobil


"Apa?" tanya Riza yang tidak jelas mendengar ucapan Rachel


"Gak papa" jawab Rachel


Tania hanya bisa menahan tawa melihat perdebatan pasangan yang sedang di mabuk cinta itu.

__ADS_1


__ADS_2