Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 (Part 57)


__ADS_3

Seminggu lebih Fernan di rawat di rumah sakit dan sekarang Dia sudah di perbolehkan pulang. Seno pun telah memberi tahu semua anggota keluarga nya tentang keluarga Faiha ini.


Faiha dan Seno mengantar Fernan ke rumah nya. Sekalian Fernan ingin memberi tahukan tempat tinggalnya pada anak semata wayang nya.


"Ayo masuk Fa" Oma Mirna menggandeng tangan cucunya


Faiha menatap tidak percaya pada rumah orang tuanya yang sangat mewah. Banyak pelayan juga di sana, bahkan rumah ini lebih besar dari rumah Satya Ayah mertuanya.


"Mari duduk Nak" ajak Fernan yang sudah lebih dulu duduk di sofa


Faiha pun duduk di samping suaminya. Oma Mirna dan Fernan duduk di hadapan mereka.


"Jadi gini Fa, Seno ada yang ingin Ayah bicarakan pada kalian" Fernan mulai buka suara


"Ada apa Yah? Bicara saja" kata Faiha


"Ayah sudah membicarakan ini pada suami mu Seno, dan Dia juga setuju Fa dengan usul Ayah" jelas Fernan malah membuat Faiha makin bingung


"Jadi Ayah dan suami mu sudah sepakat akan menyatukan perusahaan kita. Dan nanti akan kami beri nama Fendra.Corp singkatan dari keluarga Mahendra dan Fernan Husen" jelas Fernan


Faiha hanya mengangguk "Terserah kalian saja"

__ADS_1


"Hmmm. Fa apa anak kalian sudah tahu jenis kelamin nya?" tanya Fernan


"Belum Yah, nanti aja kalau udah 8 bulan baru kelihatan" jawab Faiha


"Gini ya, Ayah langsung to the point aja. Kalau anak pertama kalian adalah laki laki maka Ayah minta izin untuk merawatnya setelah Dia berusia 5 tahun. Ayah ingin mendidik cucu Ayah agar menjadi orang yang hebat dan juga Ayah kan tidak merasakan mengurus seorang anak jadi Ayah minta izin dari kalian" jelas Fernan


"Iya Fa, kalian kan bisa bikin lagi masih muda ini" kata Oma Mirna menimpali


"Kalau Faiha terserah Mas Seno aja, asalkan Faiha dan Mas Seni masih bisa ketemu anak kita" kata Faiha mencoba mengerti apa yang di inginkan Ayahnya


"Tentu saja kalian boleh menemuinya kapan pun. Kalau mau kalian bisa tinggal di sini agar bisa serumah sama putra kalian nanti" kata Fernan


"Tapi kan belum tentu anak kami laki laki Yah" kata Faiha


"Jadi bagaimana?" tanya Fernan


Faiha hanya melirik suaminya, Seno mengerti kalau istrinya meminta pendapat nya.


"Baiklah Yah, saya percaya sama Ayah kalau Ayah bisa mendidik anak kami menjadi orang hebat seperti Ayah" kata Seno akhirnya


Fernan tersenyum senang "Terimakasih Sen, Ayah janji akan membuat putra kalian menjadi orang hebat"

__ADS_1


Seno dan Faiha hanya tersenyum.


......................


Di rumah Satya sedang di hebohkan oleh kabar yang baru saja di dengar dari Seno. Rachel dan Riza baru saja datang karna hari weekend seperti biasa mereka akan berkumpul di rumah Satya. Tapi kali ini Seno dan Faiha tidak bisa ikut.


"Ayah gak nyangka bakal besanan sama Fernan Husen. Keluarga terpandang itu, ahh sungguh ini seperti mimpi"kata Satya


"Iya Yah, gak nyangka banget kalau Faiha anak nya Fernan Husen. Udah gitu kata Seno perusahaan mereka akan di gabungkan. Wahh bisa jadi kerjaan bisnis perusahaan mereka" kata Riza


"Iya Za, kalau gak salah Fernan itu temen kuliah nya Papi Gio waktu di luar negri" kata Satya yang mengingat kalau Gio pernah cerita punya teman namanya Fernan


"Kalau Fernan yang sama sih itu juga" kata Satya lagi


Riza hanya mengangguk "Oh iya Yah, tadi Seno bilang di telpon kalau minggu depan keluarga kita di undang makan malam di rumah keluarga Husen. Ya ada syukuran kecil kecilan gitu sekalian 4 bulanan kehamilan Faiha" jelas Riza


"Ya sudah kita kesana nanti" kata Satya


Mereka pun melanjutkan obrolan mereka seputar bisnis dan lain lain. Sampai waktu makan malam mereka pun makan malam bersama.


Di rumah keluarga Husen juga sedang makan malam dengan canda tawa. Sungguh kehangatan keluarga seperti ini tidak pernah lagi Fernan rasakan setelah Dia berpisah dari mendiang ibunya Faiha. Tanpa terasa air mata bahagia pun mengalir begitu saja.

__ADS_1


...----------------...


Hay semuanya, mungkin kalian akan merasa aneh karna tiba tiba Fernan meminta untuk mengurus anak Faiha dan Seno. Tapi inilah alur untuk saya ciptakan di novel baru saya. Di mana anaknya Seno dengan didikan sang kake yang harus di hadapkan pada dua pilihan yang sulit. Nanti baca saja ya jika novel nya sudah saya rilis. Saya akan menyelesaikan novel ini dulu. Terimakasih untuk yang masih setia dengan karya saya.🤗🤗😍😍


__ADS_2