Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Part 87


__ADS_3

Gisel tersenyum sendiri sambil terus membolak balikan tangan kirinya. Gisel menatap cincin yang melingkar indah di jari manisnya. Tidak menyangka semua ini akan terjadi.


FlashBack ON


"Baiklah langsung kita mulai saja acara pertunangan ini. Sebelum nya tepuk tangan semuanya" Seorang MC telah membuka acara pertunangan Doni dan Sella


Prok Prok Prok


Terdengar semua tamu undangan bertepuk tangan dengan senyuman bahagia. Apalagi untuk Sella dan Doni. Tapi tidak dengan Gisel, Dia hanya bisa tersenyum di paksakan.


"Baiklah sekarang waktunya acara yang di nanti nanti yaitu acara tukar cincin " kata MC lagi


"Mari kita panggil pasangan paling romantis di hari ini yaitu Doni dan....." MC menggantungkan ucapan nya


Doni berjalan ke arah MC dan berbisik di telingan MC itu. Dan MC pun hanya tersenyum.


"Doni dan Gisel" teriak MC


Uhuk Uhuk


Gisel yang sedang minum bersama Syaida dan Salwa langsung tersedak. Hampir saja Dia menjatuhkan gelas yang sedang di pegangnya.


Salwa dan Syaida pun tersentak kaget mendengar ucapan MC. Mereka menatap pada para suami yang terlihat tenang tanpa ekspresi apapun.


"Untuk Gisel silah kan maju ke depan" kata MC


"Gisel... Gisel....Gisel..." seperti paduan suara para tamu meneriaki nama Gisel agar segera maju ke depan untuk bertukar cincin dengan Doni.


Gisel, Salwa dan Syaida masih diam mematung. Mereka belum mengerti apa maksud dari semua ini.


"Ayo Gisel silahkan maju ke depan" kata MC lagi


Gisel masih diam tanpa berniat melangkah kan kakinya. Doni yang melihat Gisel malah bengong tanpa mau berjalan ke arahnya akhirnya pun mengalah Dialah yang berjalan menghampiri Gisel. Semua mata kini tertuju pada Doni yang sudah berada di depan Gisel.

__ADS_1


Doni berjongkok dengan melipat satu kakinya lalu Dia mengeluarkan kotak cincin warna merah dan membukanya di hadapan Gisel.


"Gisella Marquez Will You Merry Me " kata Doni dengan sangat romantis


Gisel sampai menutup mulutnya dengan kedua tangan nya. Matanya sudah berkaca kaca. Apakah ini mimpi? Tentu saja tidak, Gisel tidak bermimpi. Ini nyata, Doni benar benar melamarnya.


"Gisel maukah kau menjadi istri dan ibu dari anak anak ku? Menjadi pendamping hidupku sampai maut memisahkan kita" kata Doni lagi


"Terima...Terima..Terima.." paduan suara para tamu kembali berteriak teriak


Dengan meyakinkan perasaan nya Gisel pun menganggukan kepala seiring air mata menetes di pipinya. Doni tersenyum dan langsung menyematkan cincin berlian itu di jari manis Gisel.


Doni pun berdiri dan menyerahkan kotak cicin itu pada Gisel agar Gisel memasangkan nya di jari manis nya. Tanpa menunggu lama Gisel pun menyematkan cincin itu di jari manis Doni lalu Dia menghapus air mata bahagianya.


Prok Prok Prok


Gisel hanya tersenyum dengan air mata masih menetes dipipinya. Doni pun menghapus air mata Gisel dengan lembut.


" Kamu jahat... Hiks.. Udah bohongin aku.. Hiks Hiks " Gisel masih memukul mukul dada Doni


Doni tersenyum " Maafin aku sayang, aku sengaja mau buat kejutan buat kamu. Udah dong jangan nangis. Masa malah nangis"


FlashBack OF


"Assalamualaikum " Suara Doni yang baru memasuki rumah Syaida menyadarkan Gisel dari lamunan nya


"Waalaikumsalam " ucap mereka yang ada di ruang tamu


Doni tersenyum dan berjalan ke arah mereka di ikuti Sella lalu duduk di samping Gisel yang beberapa jam lalu telah resmi menjadi tunangan nya. Sementara Sella duduk di sofa tunggal.


Merasa kesal karna telah di kerjai oleh Doni Syaida dan Salwa berdiri dan berjalan ke arah Doni. Dengan kompak mereka menjewer telinga Doni.


"Awwww ampun Ka, Dhe. Ko malah di jewer si" teriak Doni

__ADS_1


"Makanya jadi anak itu jangan suka bohongin orang." kata Salwa kesal


"Dasar kaka gak ada akhlak, bohongin kita semua" kata Syaida makin kencang menarik telinga Doni


"Awww.. Dhe lepasin ihh.. Sakit tahu " teriak Doni


Sementara yang lainnya hanya menahan tawa melihat Doni di omeli Syaida dan Salwa. Tapi justru dengan seperti ini mereka terlihat sangat dekat dan saling menyayangi. Mereka benar benar terlihat seperti saudara kandung.


"Doni bisa jelasin Ka" kata Doni


Salwa dan Syaida pun melepaskan tangan mereka di telinga Doni. Salwa dan Syaida kembali duduk di samping para suami mereka.


"Jadi Sella ini adaalah rekan kerja Doni dan Dia juga udah nikah" jelas Doni


"Nikah?" kata Salwa dan Syaida bersamaan


"Tenang Ka, dhe. Biar aku jelaskan dulu" kata Doni


"Sella emang sudah nikah beberapa bulan yang lalu. Aku sengaja mengajak Dia untuk pura pura jadi pacarku suapaya aku tahu bagaimana persaan Gisel sama aku"Doni menarik nafas


"Aku merasa kesal karna Gisel selalu terlihat biasa aja ketika aku menceritakan akan melamar Sella. Awalnya aku hanya ingin memancing Gisel aja dengan bilang akan melamar Sella. Tapi melihat reaksi Gisel yang biasa aja membuat aku merencanakan ini semua" kata Doni


"Aku juga udah nanya sama Bang Satya dan Bang Gio dan mereka bilang kalau Gisel memang menyukai ku cuma Dia tidak mau mengakui nya. Bang Gio juga bilang kalau Gisel sampai nangis waktu di kamar bersama Syaida dan itu membuat aku yakin kalo Gisel juga menyukai ku" jelas Doni lagi


"Dasar ya, sekarang karna kalian sudah bertunangan lebih baik kalian cepat menikah" kata Salwa


"Iya, biar gak jadi fitnah dan berujung dosa nanti nya" Syaida menimpali ucapan Salwa


Doni pun mengangguk sambil melirik Gisel yang hanya tersenyum padanya.


Bagaimana kejutan nya? Hehe


Jangan lupa Like, Komen dan Vote yang banyak 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2