Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 ( Part 34)


__ADS_3

Setelah kurang lebih satu minggu Faiha di rawat di rumah sakit. Kini Dia sudah boleh pulang. Pas pertama kali Faiha lihat wajah wajah yang selalu menyayangi nya, Faiha benar benar sangat bahagia. Apalagi saat melihat Seno yang ternyata sangatlah tampan.


Seno membawa Faiha ke rumah Satya, karna hari ini adalah hari weekend jadi mereka memutuskan untuk berkumpul di rumah, Devan juga ikut berkumpul di rumah Satya.


"Rachel gak kesini Za?" tanya Seno


"Bentar lagi, katanya mau ajak teman nya" jawab Riza


Tak lama kemudian Rachel pun datang bersama Santi dan Revina dan mereka pun ikut bergabung di sana.


"Oh ya San, kenalin ini Faiha pacarnya Seno" kata Rachel


"Hay Santi" mengulurkan tangan nya


"Faiha" menjabat tangan Santi dan tersenyum manis


"Waduh parah Say" kata Santi heboh


"Parah apaan si?" tanya Rachel bingung


"Dua cowo populer kampus sudah punya pasangan, kalau Devan juga udah punya pacar. Ahh bisa pada bunuh diri tuh para ledys.. Hahaha" kata Santi yang selalu sewot


"Hahaha, heh Markonah lo fikir mereka gila apa sampe harus bunuh diri segala" kata Rachel


"Heh dasar sahabat durjanah lo, ngatain sahabat sendiri" kata Santi kesal


Perdebatan mereka membuat tawa yang ada disana pecah. Mereka memang selalu kocak kalau bertemu.


"Hadeuhhh kalian itu ya sama sama cerewet kaya mak lampir tau gak" kata Revina menepuk jidatnya


"Reviiiii" teriak Rachel kesal


"Apa? Apa??" bukan nya takut Revina malah makin nyolot

__ADS_1


"Dasar adik gak ada akhlak ya" umpat Rachel kesal


"Lo kenapa Hel? kayanya sensi banget hari ini?" tanya Santi


"Lagi PMS Ka, kaya gak tau aja kalau kaka lagi PMS pasti udah kaya macan betina. Wihhhh garangnya" kata Revina meledek sang kaka


"Wah bener bener lo pad" Rachel sudah sangat kesal


"Hahahaha" mereka tertawa melihat wajah kesal Rachel sementara Faiha hanya tersenyum


"Oh ya Faiha lo tinggal dimana?" tanya Santi


"Jangan sok akrab deh lo" kata Rachel sinis


"Heh nenek rombeng, gue bukan sok akrab tapi gue emang solid orang nya. Gak kaya lo yang jutek nya minta ampun. Untung deh ada yang mau sama lo" kata Santi


"Biarin aja jutek gini gue masih laku, gak kaya lo jomblo karatan" kata Rachel yang kembali mengundang tawa semua orang


"Sialan lo, untung aja lo beruntung Za gak dapet tonjokan dari Rahcel" kata Santi


"Lo gak tahu si, dulu pas SMA kalau ada yang godain Rachel pasti kena tonjok tuh cowo. Ahh pokonya parah deh " kata Santi


"Hahahaha.. Ka Rachel kan cewe bar bar limited edition" kata Revina


"Hahaha iya Re, kamu emang the best" kata Santi


Rachel sudah cemberut kesal karna di ledekin oleh sahabat dan juga adiknya. Kalau bukan di rumah calon mertuanya udah pengen ngelakban tuh mulut Santi dan Revina biar gak ngoceh terus.


"Kalian ini ya, kalau ketemu pasti ribut" kata Tania baru bersuara karna dari tadi sibut tertawa melihat perdebatan mereka


"Ya udah, gue cabut ya" kata Santi


"Mau kemana lo?" tanya Rachel

__ADS_1


"Tuhkan giliran yang satu pergi pasti kangen, tapi kalau ketemu ribut mulu" kata Revina


"Hahaha, gue mau nemenin nyokap ke salon. Ahh males gue, tapi kalau gak diturutin bisa ngomel 7 hari 7 malam" kata Santi


"Hahaha, ya udah salam sama tante" kata Rachel


"Iye, gue cabut ya. Assalamualaikum " pamit Santi


"Waalaikumsalam " jawab mereka


Setelah kepergian Santi mereka kembali mengobrol dan sesekali tertawa bahagia. Salwa yang melihat itu merasa sangat betsyukur karna keluarganya hidup dengan rukun dan setiap permasalahan bisa mereka selesaikan dengan damai.


"Ada apa sayang"


Satya baru saja keluar dari kamar nya dan melihat Salwa berdiri tal jauh dari pintu kamar sambil tersenyum.


"Mas, gak papa ko" Salwa tersenyum dan menghampiri suaminya


Mereka duduk di sofa kamar dengan Salw menyandarkan kepalanya di dada Satya.


"Mas aku bahagia bisa melihat anak anak kita bahagia" kata Salwa


"Iya Sayang, aku juga bahagia. Ini semua buah dari ketulusan mu selama ini" kata Satya


"Iya Mas aku benar benar bersyukur bisa memiliki anak anak seperti mereka dan juga suami seperti mu" kata Salwa


"Aku apalagi Sayang, aku benar benar sangat bahagia sekarang. Terimakasih sudah mendampingiku selama ini dan sudah memberiku kesempatan kedua waktu itu. Jika kamu waktu itu tak memberiku kesempatan lagi, aku gak tau akan seperti apa hidupku sekarang" kata Satya


"Alhamdulillah kita bisa lewatin semuanya ya Mas, terimakasih untuk semuanya" kata Salwa


Satya tersenyum dan mencium bibir Salwa. Kini kebahagiaan nya semakin lengkap dengan kehadiran anak anak nya dan para calon menantu mereka nantinya.


Sebuah ketulusan dan keikhlasan tidak akan pernah sia sia. Semuanya akan berubah menjadi kebahagiaan yang utuh asalkan kita benar benar tulus dan ikhlas mencintai seseorang. Seperti apa yang Salwa alami. Ketulusan cinta Salwa kini membuahkan hasil yang sangat membahagiakan.

__ADS_1


Baca juga KUINGIN BAHAGIA



__ADS_2