Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 (Part 10)


__ADS_3

Rachel sudah berada di parkiran kampus bersama Tania. Mereka sedang menunggu kakanya Tania untuk minta izin karna harus pergi ke rumah Radit untuk mengerjakan tugas.


'Semoga bukan Riza, semoga saja Seno' Rachel


Sebenarnya Rachel belum siap bertemu lagi Riza setelah kejadian kemarin malam. Entah kenapa Dia menjadi gugup jika harus bertemu dengan Riza.


"Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam " Tania dan Rachel menoleh


Deg


'Bener kan malah Riza yang dateng. Haduhh gue harus gimana ni?' Rahcel


"Bang aku ada tugas bereng dan mau di kerjakan di rumah Radit" kata Tania


"Sama siapa aja?" tanya Riza melirik Rachel sekilas


"Rachel, aku, Dika, Santi sama Radit" jelas Tania


Riza menatap Rachel yang hanya diam tanpa mau menyapa nya.


"Kerjakan di rumah kita saja" kata Riza tegas masih menatap Rachel yang memaling kan wajahnya


"Tapi Bang aku sama Rachel udah janjian sama Radit kalo ngerjain nya di rumah Dia" kata Tania


"Kamu tinggal telpon yang lainnya dan menyuruh datang ke rumah kita. Ayo masuk" Riza membuka pintu mobilnya


Mau tidak mau Tania pun masuk diikuti Rachel.


"Gimana dong Hel?" Tania menoleh ke belakang dimana Rachel duduk


"Biar aku telpon Radit dulu" Rachel mengeluarkan ponselnya dan menelpon Radit


"Hallo Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


"Dit kita kerjakan tugas nya di rumah Tania aja. Tania gak di izinin sama abangnya"


"Ohh gitu ya Hel, ya udah nanti kita nyusul ke rumah Tania, lo kirim alamatnya"


"Siap"


"Abangnya galak ya Hel, ko sampe gak izinin Tania untuk ngerjain tugas di rumah gue?"

__ADS_1


"Hahaha. Lo liat aja nanti ya"


"Ya udah kalo gitu nanti kita kesana. Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


Rachel menutup telpon nya masih dengan wajah menahan tawa saat mendengar ucapan Radit.


'Emang abangnya Tania galak. Banget malahan, nyebelin lagi' Rachel


Riza menatap Rachel dari kaca sepion di atas dengan tatapan tidak suka. Entah kenapa melihat Rachel tertawa dan tersenyum saat menelpon laki laki lain membuat Riza emosi.


'Ada apa sama gue?' Riza


"Gimana Hel?"tanya Tania


"Tenang semua beres, nanti mereka ke rumah kamu" kata Rachel


Sesampainya di pekarangan rumah Tania, Riza dan Rachel langsung turun dari mobilnya. Mereka berjalan masuk ke dalam rumah.


"Assalamualaikum" kata Mereka


"Waalaikumsalam. Kalian sudah pulang, loh Rachel ikut juga " kata Salwa


"Iya Bunda, soalnya mau ngerjain tugas bareng" Rachel mencium tangan Salwa


"Iya sayang, sekarang Bunda masak dulu ya buat siapin makan malam buat kalian. Pasti sampai malam kan?" kata Salwa


"Iya Bun, soalnya tugas nya juga lumayan banyak" jelas Rachel


"Riza ke kamar dulu Bun" Riza mencium pipi Salwa lalu pergi ke kamarnya


Kini mereka telah berada di ruang keluarga. Radit dan yang lainnya pun sudah datang, mereka pun langsung mengerjakan tugasnya. Cukup lama mereka fokus pada tugasnya. Kini semua tugas telah terselesaikan, mereka pun bisa bernafas lega karna semuanya sudah selesai.


"Akhirnya selesai juga, bisa botak pala gue kalau harus terus terusan di kasih tugas sama si dosen killer" gerutu Santi


"Haha bener banget lo San, dasar dosen killer udah botak galak lagi" kata Rachel


"Hahaha" semuanya tertawa dengan bahagia


Salwa, Satya dan kedua anaknya hanya tersenyum melihat muda mudi yang sedang tertawa bahagia karna menggosipkan seorang dosen.


"Rachel itu orang nya memang ceria benget ya, makanya banyak di sukain orang lain untuk jadi teman" kata Satya


"Iya Mas, buktinya Tania aja suka banget sama Rachel, Dia selalu saja cerita tentang Rachel" kata Salwa

__ADS_1


"Rachel cantik ya Bun" Seno melirik Riza untuk melihat ekspresi wajahnya


"Iya cantik banget, udah gitu ramah lagi. Bunda pengen deh kalo Rachel jadi menantu Bunda" kata Salwa tanpa sadar


"Kalau gitu biar Seno aja yang nikahin Rachel Bun" kata Seno


Ukhuk Ukhuk


Riza tersedak air liurnya sendiri mendengar ucapan Seno. Salwa dan yang lainnya hanya tersenyum melihat reaksi Riza karna mereka tahu apa yang di maksud oleh Seno.


"Lo kenapa Za?" tanya Seno mencoba menahan senyumnya


"Gak papa" jawab Riza datar


"Beneran lo gak papa?" tanya Seno menaik turunkan alisnya


Riza tidak menjawab hanya menatap Seno dengan tatapan membunuhnya. Salwa dan Satya hanya tersenyum melihat anak anak nya yang seperti tom and jerry yang kadang akur kadang bertengkar mulu.


"Udah ayo kita makan malam dulu sudah waktunya makan malam" kata Salwa berdiri dan berjalan pada anak anak yang sedang bercanda ria


"Anak anak ayo kita makan dulu" ajak Salwa yang di jawab anggukan oleh semuanya


"Terimakasih Tante" kata mereka serempak


Mereka pun berjalan ke arah meja makan dan duduk di kursi yang tersedia. Mereka makan malam dengan tenang, tapi ada yang gelisah yaitu Rachel yang sedari tadi ditatap oleh Riza dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


Selesai sarapan mereka pun kembali kumpul di ruang keluarga. Sementara teman teman Tania dan Rachel langsung membereskan barang barang nya karna sekarang mereka akan pulang.


"Kita pamit ya Tante" pamit mereka


"Rachel kamu pulang sama siapa?" tanya Salwa lembut


"Rachel pulang sama saya Tan" jawab Radit


Salwa mengangguk mengerti


"Biar gue aja yang anter Rachel" kata Riza tiba tiba


Semua menatap Riza dengan tatapan berbeda beda.


"Gak papa ko Ka, biar gue aja yang anter Rachel lagian gue kan sekalian pulang. Kalo Ka Riza yang anter nanti harus bolak balik" kata Radit


"Iya biar gue bareng Radit aja" kata Rachel


'Gue belum siap kalau harus satu mobil sama lo setelah kejadian kemarin malam' Rachel

__ADS_1


Riza mendengus kesal mendengar ucapan Rachel. Akhirnya Rachel pun pulang bersama Radit.


Vote yang banyak ya hehe 😁😁


__ADS_2