Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Part 94


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat, hari ini keluarga Salwa sudah berada di dalam mobil untuk menghadiri pesta pernikahan Gisel dan Doni. Terlihat senyuman bahagia dari mereka.


"Nanti di sana kamu jangan terlalu lelah ya sayang " kata Satya lembut


Salwa mengangguk " Iya Mas"


Salwa mengelus perutnya yang semakin membuncit itu. Satya tersenyum melihat istri dan anak anak nya bahagia. Beruntung nya Satya masih punya kesempatan untuk membuat mereka bahagia.


Sesampainya di tempat tujuan, Satya dan Salwa langsung menuju pelaminan untuk mengucapkan selamat pada kedua mempelai tidak lupa dengan kedua anaknya yang di tuntun oleh Satya.


"Selamat ya Gisel" Salwa memeluk Gisel


"Semoga menjadi keluarga Sakinah, Mawadah dan Warohmah" kata Salwa lagi


"Terimakasih Ka" kata Gisel


"Selamat Doni" Salwa menyalami Doni


"Makasih Ka" jawab Doni


"Selamat Sel, Doni" Satya menyalami Doni dan Gisel bergantian


"Makasih Ka"


"Makasih Bang"


Selesai mengucapkan selamat pada kedua mempelai yang sedang berbahagia ini. Mereka pun langsung pergi ke salah satu meja yang ternyata disana ada Gio dan juga Syaida tak lupa Devan juga.


"Assalamualaikum " kata Salwa dan Satya


"Waalaikumsalam " jawab Mereka serempak

__ADS_1


"Kaka udah dateng" Syaida memeluk kakanya


"Iya dhe, baru saja datang" ucap Salwa membalas pelukan sang adik


"Ayo makan dulu Ka" ajak Syaida


"Tolong ambilkan buah saja dhe" kata Salwa


Syaida mengangguk lalu Dia segera mengambilkan buah buahan untuk sang kaka. Sementara Gio dan Satya sedang asyik mengobrol dan anak anak juga sedang asyik bermain.


"Ini Ka" Syaida memeberikan sepiring kecil buah buahan


"Terimakasih dhe" jawab Salwa sambil memakan buah buahan itu


"Sama sama, emang nya kaka belum bisa makan nasi?" tanya Syaida


Salwa menggeleng " Belum dhe, kaka cuma bisa makan makanan ringan. Belum mau makan makanan berat seperti nasi, kentang dan yang lainnya"


"Sayang, kita pulang yu" ajak Satya


"Hmmm, iya Mas" jawab Salwa


Setelah berpamitan pada kedua mempelai dan juga pada Gio dan Syaida. Mereka pun kembali pulang karna Satya tidak mau istrinya kelelahan jika berlama lama berada di tempat pesta seperti itu.


......................


Malam harinya adalah malam paling membahagiakan bagi sepasang pengantin baru ini. Doni dan Gisel sudah berada di dalam kamar hotel dan juga sudah pada mandi dan ganti pakaian.


"Sayang apa kamu sudah siap?" Doni menyeringai


"Si..Siap apa Don?" tanya Gisel gugup

__ADS_1


Merasa gemas dengan istrinya, Doni pun langsung mencium bibir Gisel dengan sangat halus dan lembut. Mata Doni terbelalak saat Gisel membalas ciuman nya dengan sangat ganas. Doni mengikuti permainan istrinya itu .


Dengan perlahan pakaian yang di gunakan Gisel sudah Doni lepas dan melemparnya ke sembarang arah. Ciuman itu terhenti saat keduanya mulai tersengal kehabisan nafas.


"Udah pinter ciuman ya" Doni menoel hidung mancung Gisel


"Hehe, biasa nonton drakor jadi sedikitnya tahu" jawab Gisel


"Terus kenapa tadi pura pura polos? Padahal aku tahu kamu bukan gadis polos" kata Doni


"Ya kan biar kamu gemas sama aku. Aku kan mau seperti Syaida dan Ka Salwa yang terlalu polos" kata Gisel cengengesan


"Dasar kamu ini" Doni mencubit gemas pipi Gisel


"Hahaha" Gisel hanya bisa tertawa


Doni kembali melancarkan aksinya dengan menciumi seluruh lekuk tubuh istrinya itu. Doni juga memainkan puncak benda kenyal milik Gisel membuat Gisel melengug nikmat.


Malam yang panjang baru di mulai, suara desahan dan erangan memenuhi kamar hotel pengantin baru ini.


......................


Di suatu kamar juga terdengar suara desahan setelah menyelesaikan kegiatan malam nya. Suami istri ini baru saja menyelesaikan aksi malam nya.


"Terimakasih sayang" bisik Satya di telinga Salwa


"Hmm" Salwa tidak menjawab, Dia segera menutupi tubuhnya dengan selimut dan tertidur


Satya hanya tersenyum melihat istrinya kelelahan akibat ulahnya. Satya pun memeluk Salwa dari belakang dan ikut terlelap.


Insya Allah satu episode lagi novel ini akan tamat dan akan di susul season duanya. Jika kalian ingin ada season 2 nya maka saya akan membuat season 2. Tapi jika memang novel nya sudah tidak menarik lagi maka saya tidak akan melanjutkan season 2 karna harus ada semangat dari kalian para pembaca untuk menyemangati saya.

__ADS_1


Salahkan komen !!


__ADS_2